" /> Mahesa Jenar: February 2008 Archives

« January 2008 | Depan | March 2008 »

February 22, 2008

Shoutbox


Iseng lagi :P

Atas permintaan beberapa pengunjung, shoutbox di kolom kanan blog ini saya sediakan untuk umum.

Jika berminat, silakan kirim email ke: aryo@mahesajenar.com atau tulis saja pesan di shoutbox situ.

Fitur:
  • gratis
  • tanpa iklan atau backlink
  • jumlah pesan tak terbatas (yang membatasi adalah kemampuan blog ini menampung data)
  • smilies
  • control panel untuk manajemen pesan
  • navigasi berhalaman
  • notifikasi ke email
  • etc

Kekurangan:
  • spam blocker: saat ini hanya menggunakan keyword filtering. ke depannya nanti dapat menggunakan captcha, atau ip banning, atau akismet api, atau apalah nanti yang diperlukan  :D
  • desain tampilan kaku. itu juga hasil menjiplak punyane cBox ;))
  • website locking (agar shoutbox hanya dapat ditampilkan di web pemilik saja), belum berjalan. ternyata tidak semua browser mendukung HTTP_REFERER.
  • beberapa yang belum kepikir :P

Gitu aja deh.

February 21, 2008

Ditawari Nikah

Sore tadi:

"Kriingg..."
"Kriingg..." *pura-pura, lha HP-ku selalu silent kok*

Aku angkat:
"Halo mak" ternyata emak yang telp.
-[cut... sesi basa-basi]-

"Bapakmu nemu cewek, kowe gelem rabi saiki pora?" kata emak, aksen Jateng
"Lah, sumonggo, kulo manut mawon" jawabku patuh
"Tapi bocahe isek SMP"

jeglerr...

-[cut... sesi basa-basi lagi]-

// ini draft tanggal 19_05_2006, sempat dipublish bentar

February 19, 2008

Random Ayat

Update: 25 Oktober 2008: Widget dapat diambil di Widget Center.

*** Update: 10 Juli 2008: Autorefresh sudah berfungsi kembali.
*** Autorefresh mengambil sejumlah ayat untuk ditampilkan secara bergantian.
*** Semakin banyak yang diambil, semakin banyak randomnya.
*** Contoh URL menentukan jumlah yang diambil:
*** http://www.mahesajenar.com/scripts/ayat.js?t=10&n=30
*** Mengambil 30 ayat acak untuk ditampilkan. Min=5, Max=100


Meyambung artikel tentang Berbagi Resource, rupanya banyak sekali pengguna yang tertarik memasang widget tersebut di blog mereka. Saya tidak tahu jumlah pasti penggunanya, tapi dulu sewaktu saya memasang logger pengaksesnya, jumlahnya membludak. Alhamdulillah kalau bisa dimanfaatkan.

Dari beberapa masukan, ada yang menginginkan agar ayat yang tampil bisa autorefresh. Ok, saya tambahkan fitur tersebut. Berikut tag yang harus dipasang:

<script type="text/javascript" src="http://www.mahesajenar.com/scripts/ayat.js?t=10"> </script>

Nilai t adalah jumlah berapa detik sekali ayat akan direfresh. t bisa disebutkan bisa juga tidak, yang artinya akan menjadi statis seperti sedia kala.

Kemudian untuk 'mengundang' kembali para user yang sudah terlanjur menggunakan widget ini, agar mengetahui adanya fitur tambahan, maka di setiap tampilan ayat akan saya tambahkan link ke entri ini dengan judul 'fitur baru'.

Untuk menghilangkan link tersebut, dan masih ingin menggunakan fitur yang lama, perlu tambahkan attribut f=1, misalnya:
 
<script type="text/javascript" src="http://www.mahesajenar.com/scripts/ayat.js?f=1"> </script>


Sedangkan untuk blog atau website yang tidak mengijinkan pemasangan Javascript (misalnya Wordpress dan Multiply) saya sediakan Random Ayat dalam bentuk image, yang bisa direfer dari blog masing-masing.

Berikut ini adalah codenya:

<img src="http://www.mahesajenar.com/scripts/ayatimg.php?
c=35&text=000000&bg=ffffff&border=000000&sc=000088">

(disambung jadi satu baris)


Keterangan:
  • c adalah lebar karakater maksimal, yang bisa juga berarti lebar gambar (autosize). Silakan disesuaikan dengan kebutuhan lebar masing-masing. Lebar minimal adalah 10 karakter. Jika tidak disebutkan maka nilainya adalah 30.
  • text adalah warna tulisan. Misalnya diisi FFFFFF untuk putih, FF0000 untuk merah, dan seterusnya. Silakan menggunakan FrontPage atau Dreamweaver untuk memilih code warna HTML tersebut.
  • bg adalah warna background. Sama seperti code text, harus menggunakan code warna HTML.
  • border adalah warna border, juga dalam code warna HTML.
  • sc adalah warna untuk nama Surah-nya. Jika tidak disebutkan maka akan menggunakan warna sama dengan warna tulisan.

Contoh hasil:




Demikian, semoga bisa dimanfaatkan ;)

Programmer Cacat Yang Inspiratif


Menurut katanya™ orang-orang:
manusia itu diibaratkan sesuatu yang utuh, yang jika memiliki kekurangan di suatu hal, maka memiliki kelebihan di hal yang lainnya

Banyak kisah nyata, dimana seorang penyandang cacat ternyata di beberapa bidang sangat terampil, lebih terampil daripada orang 'normal'.

Entah hal tersebut karena kondisi keterpaksaan, ataukah memang sesuai dengan katanya orang-orang di atas itu.

Di luar itu semua, saya kembali teringat dengan salah satu dosen mata kuliah Perancangan Sistem Informasi, bapak Ir. Kukuh Adi Setianto, MT.

Beliau memiliki cacat di kaki, sehingga untuk berjalan saja harus menggunakan kedua penopang kaki. Sering terlihat beliau berjalan tertatih, dengan keringat bercucuran, mengapit tas besarnya berisi laptop, memasuki ruang kuliah dengan kedua penopang kakinya.

Meski dengan kondisi seperti itu, perkuliahan beliau berjalan dengan optimal dan berbobot, mahasiswa yang biasanya jarang di kursi depan, saat di perkuliahan beliau bakalan berebut di kursi depan. Beliau sangat menguasai teknologi informasi.

Bahkan di luar jam kuliah, beliau masih bersedia memberi pelajaran tambahan atas permintaan mahasiswa. Salah satunya adalah oleh kita, kelas C S1 angkatan 1997.

Organisasi SCeN, adalah berawal dari pelatihan jaringan komputer yang beliau berikan. Saat itu karena presentasi ilmu networking yang beliau sampaikan sangat menarik, membuat kita ketagihan dengan networking, dan akhirnya mendirikan organisasi itu.

Saat selesai pelatihan, beliau tidak bersedia dibayar, namun karena jasa beliau sangat penting dalam SCeN, kita memaksa memberikan imbalan. Dan hasilnya sangat mengejutkan, yakni terjadi kesalahpahaman di antara para dosen lain, mengira beliau memanfaatkan mahasiswa. Dan ujungnya, beliau keluar dari kampus :(

Apapun itu, beliau adalah dosen yang sangat ahli di bidangnya (baik dalam menyusun materi maupun penyampaiannya), juga sebagai programmer, systems analyst, dan salah satu yang berperan dalam aplikasi perhotelan yang terkenal: MYOH (Manage Your Own Hotel).

Salut.

Liputan Di Jawapos



February 18, 2008

Hijrah


Kata Hijrah (هِجْرَة) berarti Pindah.

Secara sejarah Islam, kata tersebut merefer pada peristiwa perpindahan Nabi Muhammad SAW dari Mekkah menuju Yasrib, yang kemudian dikenal sebagai Madinah.
Peristiwa tersebut akhirnya menjadi tonggak dimulainya kalender Islam, yakni Hijriyah.

Perpindahan tersebut adalah demi perubahan yang lebih baik. Meskipun dipandang dari beberapa sisi, prosesi hijrah juga berarti meninggalkan kemapanan yang sudah dipegang, meninggalkan rumah dan harta kekayaan yang pernah dikumpulkan. Ditambah lagi di tempat tujuan tidak ada jaminan akan mendapatkan tempat penghidupan yang lebih layak.

Namun perubahan harus dilakukan. Sebagaimana firmanNya:

Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum sehingga mereka merubah apa yang ada pada diri mereka sendiri." (Ar Ra'd: 11)




Tidak sedikit contoh orang-orang besar, kesuksesannya berawal dari titik perpindahan (hijrah). Nabi Musa AS hijrah dari negeri Firaun bersama kaumnya.
Nabi Ibrahim AS membangun peradabannya saat pindah ke Kan'an.
Nabi Yusuf AS memulai kebesarannya setelah berpindah ke Mesir.

Dalam perkembangannya, hijrah tidak harus berpindah tempat, melainkan juga merubah sistem, pola pikir, dan segala sesuatu yang memang harus dirubah.

Banyak sekali contoh pengusaha sukses, yang menjadi besar setelah berani merubah cara kerjanya, bahkan mengganti bidang usahanya. Kalau pernah membaca buku-buku tentang motivasi, hampir semuanya menyertakan perubahan sebagai salah satu kuncinya.

Bapak saya adalah salah satunya, yang bagi saya beliau adalah contoh nyata entrepreneur sejati. Beliau mengawali karir di negeri orang, dengan hanya berbekal jualan kerupuk goreng, dan sekarang perusahaan beliau sudah menjadi tambatan mata pencaharian ratusan kepala keluarga.

Masalahnya, bukan perkara yang mudah untuk berubah, untuk meninggalkan (sekali lagi) kemapanan yang sudah diraih, demi sesuatu yang masih 'remang-remang'. Dibutuhkan tekat yang kuat, niat yang mantap, mental yang siap untuk menghadapi hal baru di luar kemapanannya.

Banyak yang takut berubah. Lebih enak dan nyaman mempertahankan apa yang sudah didapat, daripada beresiko kehilangan segalanya.

Saya dulu pernah berhijrah, sewaktu terjadi pertentangan kepentingan, antara tetap tinggal di kemapanan keluarga, atau kabur dengan segala resikonya.

Akhirnya saya memilih memulai dari 0 di Malang.


February 14, 2008

Hujan Spam


Entah karena apa, beberapa hari ini spammer seakan doyan banget datang. Kalo spam email sudah dapat diatasi oleh Gmail, meskipun masih ada beberapa yang lolos. Tapi spam ke blog ini nyaris semuanya lolos. Setiap beberapa menit ada spam yang berhasil masuk.

Akismet sang pelindung seakan tidak sanggup lagi membedakan mana spam dan yang bukan.

Mencari plugin antispam yang handal juga tidak mudah, tidak semudah mencari plugin untuk Wordpress. (ini bukan curhat mau ganti Wordpress, karena MovableType tetap yang guebanget :-" )

Akhirnya kemarin mencoba menaikkan Spam Score Threshold (satuan tingkat keamanan) di blog ini, dan hasilnya: spammer tetap bisa masuk sedangkan para pengunjung komentarnya ditolak.

Aku baru menyadarinya setelah 1 hari penuh tidak ada komentar yang masuk (meskipun biasanya juga sepi sih), dan setelah aku mencoba mengisi komentar, lha kok juga ditolak.


Jadi untuk yang sudah berkomentar tapi ditolak, mohon dimaafkan, ganti rugi dapat diambil di rumah masing-masing.

Sekarang SST sudah dinetralkan lagi, dan siap menghadapi spammer dengan cara manual: dihapus satu-satu.

Namun yang tidak bisa dipasangi Akismet adalah spam dari operator mobile, Indosat juga semakin gencar memberikan SMS spam. Dalam 1 hari bisa ada 2 SMS spam.

Here we go:

Voucher 50rb buat kamu! Mau? Ketik REG KGJ ke 3433. Khusus utk 40 pengirim pertama GRATIS-TANPA DIUNDI! Dptin juga info bola terbaru & terlengkap saat ini

Raih Tour ke Disneyland Hongkong ber-2 utk 3 plgn, Merchandise Disney. Ketik: REG DMS kirim ke 3789(Rp500+ppn). Stop: UNREG DMS ke 3789. Info:021-45842174

Mau Jalan2 Gratis ke Paris atau Uang Jutaan Rupiah? langsung aja ketik REG NT ke 9910(Rp1000+ppn) & jawab kuisnya. Stop: UNREG NT ke 9910. Info: 021-30155225

Aktifkan i-ring Nia Ramadhani menyapa untuk ngedate di HPmu. Ketik SET NR3 ke 808(Rp7000+ppn). Raih 3 HP N70. Stop:UNREG ke 808. CS:02178831001

Dptkan Hadiah Motor Pulsar, Laptop,LCD TV,PS3,15HP dll!! Cara: REG SPY ke 9700 (Rp500+ppn) s.d 17Mar08.Stop: UNREG SPY ke 9700. Ikuti kuisnya. Info:021-30066700

Proses isi ulang pulsa Anda sebesar Rp. 75000 telah selesai. Total pulsa Rp 75024 dan berlaku sampai 24Mar08

Yang terakhir itu mungkin bukan spam, tapi setiap mengisi selesai pulsa, notifikasi itu dikirimkan sebanyak 4 kali. Doh.

Jadi intinya: die spammer die!


Sudut Pandang


Alkisah di suatu kantor, si A adalah pekerja yang disiplin dan konsisten. Salah satu mottonya adalah "kalau datangnya ke kantor sudah telat, nanti pulangnya tidak boleh telat"

Si A memiliki 1 atasan dan 3 pengawas. Dalam strukturnya, A mendapatkan tugas secara langsung dari atasannya, namanya S.
Namun dalam prakteknya, 3 pengawas (B, C, D) juga ikut memberikan tugas tambahan. Juga kadang diberikan tugas tambahan oleh S melalui salah satu dari 3 pengawasnya.

Jika digambarkan, skemanya seperti ini:

  1. S memberi perintah ke A, lalu A laporan ke S, (B, C, D tidak perlu tahu)
  2. B memberi perintah ke A, lalu A laporan ke B, (S, C, D tidak perlu tahu)
  3. C memberi perintah ke A, lalu A laporan ke C, (S, B, D tidak perlu tahu)
  4. D memberi perintah ke A, lalu A laporan ke D, (S, B, C tidak perlu tahu)
  5. S memberi perintah ke B/C/D untuk diteruskan ke A, dan A laporan balik ke B/C/D untuk diteruskan ke S.

Dari sudut pandang S, A hanya mengerjakan poin #1 dan #5 saja.
Sedangkan dari sudut pandang 3 pengawas, A hanya mengerjakan tugas yang diberikan olehnya, atau yang dari poin #5 saja.

Sedangkan dari sudut pandang pegawai lain, A datangnya telat terus. Kok enak.


February 11, 2008

Surat Terbuka Kepada Kapolres


Kepada Yth,
Bapak Kapolres kota Mimpi

Maafkan atas kelancangan saya mengirimkan surat ini kepada anda, meskipun saya tahu betapa sibuk kegiatan anda saat ini.

Saya yakin anda sedang sibuk memimpin bawahan anda, jajaran kepolisian kota Mimpi, yang akhir-akhir ini semakin gencar membawa perubahan-perubahan positif.

Penangkapan 8 kawanan perampok yang selama ini menggegerkan kawasan kota Mimpi bagian selatan, adalah kado istimewa untuk kota Mimpi, seperti yang pernah anda janjikan.
Ditambah lagi semakin maraknya patroli di daerah-daerah rawan, membuat warga lemah seperti saya merasa lebih aman.

Meskipun untuk beberapa teman yang tidak mempunyai SIM selalu keberatan jika harus berpapasan dengan bawahan anda.

Tidak hanya tindakan kriminal, bawahan anda juga semakin gencar memberantas hal-hal negatif di masyarakat, bahkan yang sekilas terlihat sepele namun sebenarnya berbahaya.

Misalnya penggerebekan tempat-tempat pacaran yang kelewatan, di tempat-tempat terbuka yang sepi (stadion, velodrom, lembah dieng, etc). Meskipun kadang hal seperti ini ditangani oleh Satpol PP, tapi tindakan jajaran anda juga sangat bermanfaat. Salut pak.

Meskipun masih banyak kejadian serupa yang terlewatkan. Bahkan di tempat ramai di dekat 2 pos anda, di alun-alun, yang mana mereka sama sekali tidak risih terhadap pandangan masyarakat sekitarnya. Dan parahnya, masyarakat juga mendiamkan hal seperti itu terjadi, yang bisa diartikan melegimitasi pacaran kaum muda yang kebablasan. (foto-foto ada di Radar Malang tanggal 10 Februari 2008)

Itu masih belum termasuk fenomena serupa yang lebih parah, dan dilakukan secara berjamaah. Salah satu contoh, saat malam menjelang gelap, di pelataran parkir belakang stadion Kanjuruhan, setiap radius 5 meter dalam kegelapan, ditemukan sepeda motor parkir dengan 2 muda-mudi di atasnya. Saling ber... ah sudahlah.

Baiklah pak, masalah diberantas atau tidak, akan membutuhkan banyak sekali pertimbangan dan pemikiran, dari berbagai kalangan dan kepentingan. Hanya dari diri saya pribadi, tolong jangan terlalu dibebaskan tindakan kelewatan semacam itu. Mereka adalah penerus bangsa, bukan? Paling tidak, sebagai calon penghasil calon penerus bangsa.

Namun dari berbagai macam gebrakan polisi di atas, satu hal yang saya mohon segera diatasi pak polisi, yakni semakin banyaknya mobil-mobil yang menggunakan lampu berwarna putih terang kebiruan (xenon), namun tidak sesuai yang seharusnya. Ini sangat menyilaukan pengendara yang kebetulan (dan pasti) berpapasan, pak.
Saya sudah puluhan tahun menjadi sopir pak, sudah terbiasa dengan sorotan lampu, baik yang normal (lowbeam) maupun yang menusuk (highbeam), baik kala cuaca cerah maupun saat selesai hujan. Sorotan dari sepeda motor maupun dari bus malam.
Tapi sorotan dari lampu berwarna putih ini terasa lebih menusuk mata. Entah apakah semua jenis xenon memang seperti itu, ataukah mereka yang salah pasang?

Mungkin mereka merasa lebih mewah dengan lampu seperti itu, dan juga merasa lebih terang benderang. Tapi pengguna jalan bukan cuma satu arah kan, pak?

Kalau dalam satu minggu sejak surat ini bapak terima, dan belum ada tindakan dari kepolisian untuk memberantas lampu xenon yang menyilaukan ini, maka saya akan bertindak sama, yaitu memasang lampu berwarna putih juga.
Oh iya, apakah bapak tahu di mana belinya?

Demikian surat ini saya buat, kurang dan lebihnya mohon dimaafkan.

Tertanda,

Saya

February 8, 2008

Telkom Malang Masuk KlikBCA

Mungkin sudah lama ya?

Aku taunya baru tadi, sewaktu mendapatkan tagihan bulanan, ada kotak baru dengan tulisan seperti ini:

PEMBERITAHUAN

PEMBAYARAN JASA TELKOM SUDAH DAPAT DILAKUKAN MELALUI INTERNET BANKING BANK MANDIRI, BCA DAN BNI 46

*ketik ulang*

Dan sewaktu mencoba membayarnya lewat KlikBCA, ternyata berhasil:

Lihat Gambar

Beberapa bulan yang lalu fasilitas pembayaran telpon memang sudah ada di KlikBCA, namun khusus untuk area Malang (atau Jatim?) masih belum bisa dilakukan.
Padahal pembayaran PLN sudah lama dapat dilakukan melalui KlikBCA, berkat integrasi loket pembayaran secara online, yang salah satunya digerakkan oleh tim SIP3 Malang, hihihi.

Aku memang lebih senang membayar secara online, karena:
[1] memanfaatkan kemudahan teknologi
[2] tidak harus membayar parkir. membayar secara online memang dikenakan biaya administrasi, tapi besarnya gak beda jauh dengan biaya parkir (Rp. 2.000 vs Rp. 1.500)
[3] mengirit BBM, yang mana jumlahnya lebih dari Rp. 500 ;)
[4] menghindari (dan mengurangi) kemacetan
[5] dst

Yeah, meskipun membayar secara manual (datang langsung ke loket) juga membawa banyak dampak positif, misalnya:
[1] bersosialisai, bisa kenalan sama penjaga loket, tukang parkir, dan sesama pelanggan yang antri membayar
[2] mengetahui perkembangan kota Malang. Sudah lama tidak jalan-jalan ke kota nih.
[3] dst


Pencarian

Komentar Terbaru

October 2025

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31  

Kategori

Arsip

Aryo Sanjaya

Tinggalkan Pesan

Kisah Mahesa Jenar

Kisah dari Tanah Jawa, tentang perjalanan diri Mahesa Jenar.
Download:
Naga Sasra & Sabuk Inten
atau di sini:
download dari SaveFile.com
Theme by: Magic Paper
Didukung oleh
Movable Type 5.01


Aryo Sanjaya

Sindikasi