" /> Mahesa Jenar: September 2005 Archives

Depan | October 2005 »

September 29, 2005

Complicated Day

Hari ini, aku flu (4 hari), sariawan (3 hari)

Ditelp sama emak, diingatkan tentang banyak hal. Hiks, banyak yang dah -sengaja- terlupakan.

Bengkerengan sama Nia. Huh, kumat lagi jiwa kekanak-kanakan...

Diberi hadiah sama bos, soale rajin masuk. Hmm, ... masak sih aku rajin.

Diajak chat sama dee-rahma-virly... bisa ngurangi ketegangan saraf di otakku satu-satunya.

September 27, 2005

Dua Sayap Putihku

Kuusap dua sayap putihku
lelah selepas arungi siang
Dahaga merasuk merajam sukma
ingatkan diriku siapa yang raja

Lemah kini dunia kutatap
Geram kulihat wajah pecundang
Berlindung pada takdir sia-sia
Sembunyi di balik aturan
yang mereka sebut agama

Banggakah Dia padamu
saat kau hatur sembah pada rajamu
sambil kau peluk Lawwamah bersamamu

Bukan tentang apa yang Dia mau
Bukan tentang apa yang kau mampu
hanya tentang
Sang pencatat amal bukanlah dirimu

Raja Sial


Selama karirnya di MotoGP, Sete Gibernau dikenal sebagai rival terberat Cak Val. Berkali-kali Sete mampu menyaingi dominasi Cak Val. Istilahnya, dia itu musuh bebuyutane Cak Val.

Dia sering berada di depan Cak Val, menghalangi, mendahului, pokoknya menandingi lah.

Tapi herannya, poin Sete sangat jauh di bawah Cak Val!

Jawabannya adalah, karena dia sering sial.

Dia pernah hampir jadi juara lomba, tapi karena serempetan dengan Cak Val, dia jadi nomor dua.

Dia pernah memimpin lomba selama beberapa lap, tapi karena jalan licin, dia jatuh. Buk.

Dia pernah mendominasi perlombaan, memimpin selama beberapa lap, tapi di lap terakhir dia disalip Cak Val, karena ban dia udah habis terkikis aspal.

Dia pernah memimpin lomba dengan kecepatan yang yahud, Cak Val cuma ada di nomor dua. Tapi lalu bensinnya habis (electronic fuel controllernya rusak, tepatnya), sehingga gak jadi menang. Cak Val nomor satu lagi.

Yang di Sepang kemarin, dia baru saja mau masuk lap kedua, malah jatuh tersungkur bersama Shinya Nakano. Poin nol lagi.

Duh, ada apa dengan Sete ya?

My Lovely Tiger

Pandangi dirinya

Tampakkan senyum padanya

Usap tepat pada tankinya

Dia yang pernah menemaniku cari pekerjaan, melamar pekerjaan, interview, sampe pulang pergi kerja. Dan menemaniku bolos kerja, dan akhirnya menemaniku menemui manager untuk dipecat.

Dia menemaniku bertemu cewek, kenalan dengannya, pdkt, sampe jadian. Dan pernah menemaniku selingkuh, lalu menemaniku saat putus dengan cewek itu.

Dia pernah membuatku seakan hidup kembali, juga pernah membawa diriku hampir mati di sisi aspal.

Aku gak bisa banyak berjanji padamu, karena berulang kali janji itu selalu palsu.
Janji beli knalpot, belum juga jadi.
Beli lampu depan, beli spion baru, isi air aki, isi minyak rem, semua masih omong kosong.

Mandikan dirimu juga jarang, terlebih sekarang musim hujan, hiks.

Maafkan aku my love, tapi satu hal yang kuingin kamu tau, aku tetap berusaha membahagiakanmu.

Dunia Makin Pengap

Ketika aborsi jadi dilegalkan
Ketika ATM kondom mulai direalisasikan
Dan alasan pembenar itu semua unlimited disediakan
Akankah nafasmu masih selega saat ini?

Aduh, akankah aku masuk golongan orang sial,
yang menemui akhir zaman?

Mimpi Basah, dari Setan?

Pernah dengar tentang mimpi basah?
Pernah ngalami? bolak-balik?

Secara ilmiah, hal itu dapat diterangkan sebagai suatu ... lupa, googling aja deh.

Kalo di masyarakat, kebanyakan itu dijadikan pertanda kalo mimpi basah, berarti tanda kedewasaan. Gak peduli dia masih bloon dan cengoh, kalo udah mimpi basah, ya dewasa. Grrr...

Ada juga yang bilang, kalo mimpi basah itu adalah bonus dari Tuhan. Jadi tanpa melakukan 'itu' tapi sudah tau rasanya 'begitu'. Kan gak dosa. Meski mandi tetep wajib.

Nah, ini yang menarik. Ada yang bilang, mimpi basah itu pemberian setan.
Pernah liat film2 di Amrik sana? sering ada sekelompok pemuda pemuja narkoba, menculik seseorang yang lalu disuntik dengan narkoba. Gratis, untuk saat itu.
Nah, karena sudah tau rasanya, dan juga pengaruh zat adiktif, besoknya si korban akan cari sendiri.

Bagi yang udah pernah mimpi basah, boleh jujur, berapa lama efek dari mimpi itu mempengaruhi otakmu?
Bisa jadi seharian besoknya, selalu terbayang (bahkan terasa?) akan kejadian dalam mimpi.
Atau udah gak ngefek apa-apa?

September 26, 2005

Kutukan Tanpa Alasan

Biasane kutukan itu diberikan kepada seseorang yang telah melakukan suatu kesalahan... tapi, untuk laptopku ini, hmm... gak tau kutukan apa.

Ketika aku sedang asyik berkomputer, semua lancar-lancar saja. Tapi jika ada tangan lain yang ikut memegang laptopku, entah megang mouse apalagi keyboard, langsung deh, crash.


Udah dibuktikan, pertama neea, trus beberapa kali siswaku, trus penyu dua kali... Kena apa ya?
Ini gambarnya juga ngaco, gak mau ditampilkan... jadi aku ambil langsung dari situsnya... huh, dasar hotlinker...

Aku udah nyari info di website resminya, tapi tetep aja gak nemu solusi. Hm, ... ada yang bisa basa jepang gak?

Tadi semua aplikasi boros memori udah kulenyapkan, nampaknya sih dah ok-ok aja. Semoga.

Indon Banget

Classical reason (alasan klise) atau apapun namanya, bisa jadi tidak terlalu diperhatikan oleh kalangan ulama dan politikus. Hm, emang ga ada urusane sih...

Tapi bagi aku, hal itu bisa sangat... gak enak di dengar... meski itu enak dilakukan, nah lho...

Misalnya, ketika kamu telat untuk datang mengajar, lalu ada suara berbisik: 'Tenang aja pak Aryo, mereka yang butuh anda, jadi pasti ditunggu...'

Gak enak kan?

Ketika aku mengcounter dengan kalimat: 'itu tanggung jawab, bukan tentang siapa yang butuh', ... lalu suara tadi berkata:
'Ah, mereka juga mungkin telat...'

Nah, gak enak lagi...

Kalopun mereka telat, itu urusan mereka dengan nurani mereka, bukan malah jadi pembenar dari kesalahan kita, gitu mestinya...

Hmmm, indon banget deh...

Secure Position

Meski hanya finish pada posisi kedua, Cak Val mencatatkan dirinya sebagai juara dunia MotoGP 2005. Jadi, sisa race yang masih 4 kali lagi ini, bagi Cak Val adalah bonus poin.

Pertarungan kemaren sebenernya ndak terlalu seru... Cak Val juga ndak terlalu ngoyo. Justru lawan-lawan mereka yang pating plencing (hmm, belum nemu istilah indonesianya). Gibernau, belum juga masuk lap kedua, udah gugur duluan. Bahkan dia ngajak Shinya Nakano turut serta bersama dirinya.

Marco Melandri, yang sempat cedera dan dapat jahitan karena kecelakaan pada sesi sebelumnya, memang sempat mencapai posisi kedua, lalu turun-turun, dan finish pada posisi kelima.

Cuma Loris, sang juara pertama di race itu, yang melaju tanpa tanding, sejak awal sampai finish. Bravo for Ducati, and for the Bridgestone...

Bagi penggemar Cak Val, gak usah takut kehilangan greget dari MotoGP, yang dikarenakan Cak Val udah pasti juara dunia. Karena selama ini, bagi Cak Val, balapan gak cuma finish duluan, tapi ada art of winningnya.

So, kita tunggu next race yang bisa jadi lebih seru lagi. Hm...

September 24, 2005

My Wishlist

Anybode, somebode...
Yang punya CC, tolong belikan dung, DieCast di bawah ini:

Ini linknya

Bukan minta atau ngutang, tapi pinjam... hm... atau tolong belikan, ntar uangnya aku ganti di sini, pake cash... soale situs-situs yang jual itu, semua pake CC. Gak ada yang mau transfer bank, atau pake Western Union...

Kalo bisa, pake rupiah aja ya... dengan kurs yang bisa disesuaikan, ok?

Kebodohan Terstruktur

Setelah nyekrip sekian lama, energi coding masih menyala di sekitar tubuh ini... tapi karena tugas di kantor udah ok, akhirnya aku menyalurkan energi itu untuk ngecek script PHP di webku sendiri...

Setelah periksa sana-sini, akhirnya aku nemu hal yang perlu dibenarkan di webku, yaitu adanya tag-tag HTML dalam postingan komentar pengunjung.

Terpikir membuat script, yang akan memperbaiki tag-tag ngaco itu, dan dalam beberapa baris, yakinlah aku bahwa itu dah selesai.
Tapi herannya, dengan tanpa melalui SOP yang ada, aku langsung running script itu di web, yang lalu dengan lincah memperbaiki tag error.

Akan tetati, datanya gak jadi bener, malah ... kosong...

Kalo saat ini anda berkunjung ke webku, semua komentar di sana, yang muncul cuma nama, email dan tanggalnya... sedangkan isinya, has gone... :(

Udah berusaha restore, dengan ngemel pak admin... dan ... beberapa langkah lanjutan, sesuai SOP...

Okeh, sedang berusaha... :)

Teknologi gak Ramah Lingkungan

Udah tau BlogMap?

ck, itu lho, buat nampilkan peta lokasi anda, dan nampilkan siapa aja blogger yang ada di sekitar anda.

Idenya bagus, teknologinya juga.

Tapi sayangnya, implementasinya yang gak memuaskan.

Coba anda kunjungi ini, alamate http://www.feedmap.com/, lalu submitkan blog anda. Taruhannya: 20% berhasil, 70% gagal, dan 50% adalah luck.

Kalo dilihat dari pesan error yang diberikan oleh script, kelihatan banget kalo teknik scriptingnya kurang matang. Error yang unhandled mestinya diperbaiki, bukan malah ditampilkan...

Btw, idenya bagus, semoga diperbaiki di kemudian hari. Bravo Ted.


September 23, 2005

Kehidupan Digital

Setelah beli jam digital di Toga Mas kemaren, semakin melengkapi kehidupan digitalku.

Jamnya bagus, transparan, futuristik, warna millenium (sok tau, soale warnae perak sih)... Setiap selang satu jam selalu bunyi TIT, dan tiap jam 8 pagi bunyi TIT TIT TIT (waktunya siap-siap kerja)...

Jam itu lumayan berguna, tapi belum mampu menggeser tuntas jam analog di tanganku.

Tidak seperti keyboard yang udah menggeser bolpen di tanganku. Asli, aku sekarang kalo nulis jadi kayak tanda tangan, urek-urekan...

Sekarang kalo belanja juga udah gak pake uang... bukan ngerampok, nyolong, atau kartu kredit... tapi pake debit BCA. Hehehe, nyu, ra sido nggawe CC tah?

September 22, 2005

Spiritualisme di TV

Kian hari, stasiun TV banyak menayangkan acara yang bersifat agamis. Dan masih sama dengan yang pernah rame kemarin, yang menayangkan hal-hal mistis (PnP/Uji Nyali/dll), sasaran dari acara-acara ini adalah umat muslim.

Secara teori, semua acara di TV adalah untuk menaikkan rating, yang berimbas pada keuntungan dari iklan. Namun dengan muatan agamis seperti itu, tentu dampaknya tidak berhenti pada pendapatan iklan saja.

Mungkin aku gak bisa komentar banyak tentang acara TV dengan jenis ini, karena sudah lama sekali aku gak nonton TV dengan menghadap. Selama ini aku cuma melirik TV yang ada di belakangku.

Dari beberapa acara jenis ini yang aku tahu, antara lain adalah Rahasia Ilahi (IndoSIAR), Kuasa Ilahi (SCTV), Insyaf (TransTV), dan ....
Tayangan agamis ini beragam pemaketannya, dan muatannya, namun secara garis besar adalah untuk tujuan syiar, dan menarik perhatian penonton.

Tayangan ini menurutku bisa jadi pisau bermata dua, bagi masyarakat. Jika pengemasannya tidak melalui langkah yang bener-bener valid, justru malah melenceng dari tujuan semula.
Misalnya, demi membuat acara menjadi sangat menarik, pada akhirnya ditampilkan nilai mistis/keajaiban yang tidak proporsional, meski gak terkesan dibuat-buat.

Proporsional di sini, maksudnya adalah, jangan sampai umat Islam yang belum paham benar dengan dasar agama, menjadi salah pemahaman, karena terpengaruh dengan tayangan tersebut.
Contohnya, penggunaan jimat penolak syetan, wirid dan amalan-amalan kesaktian, yang perlu penjelasan lebih mendalam untuk menggunakannya, tidak cukup hanya dari tayangan itu saja.

Dari yang pernah aku tonton dari awal sampai akhir, tayangan Rahasia Ilahi menurutku menampilkan tayangan yang proporsional, dan apa adanya. Dan yang membuat aku kerasan nonton acara ini adalah efek-efek serta screen playing yang udah profesional, dan bagus banget. Ular berkepala manusia, manusia berkepala srigala, dll, yang meski masih agak kikuk, tapi lebih bagus dari efek grafik di Tuyul dan Mbak Yul.

Gitu aja, met nonton, semoga anda diberkati. Amin...

Look at me, ... i'm jazzer... II

Seorang Jazzer berkata padaku: 'sebutkan satu musik jazz yang kamu tau?'

(kalimatnya udah di-translate ke bahasa Indonesia)

Aku bilang: banyak, sampai gak hapal (emange lagi kuis?)

Paling-paling nama artisnya, seperti Louis Amstrong, ... Norah Jones... hmm... Queen?

Sama juga, kalo aku ditanya musik R&B yang aku tau, ... banyak, tapi gak apal...

Kalo musik Rock juga banyak, dan kebetulan aku pake kaos Helloween, jadi aku ingat Helloween, lagunya Forever And One, Secret Alibi, dan Power...
Linkin Park: My December ... , Crawling, ...

Musik Campursari, hm, aku ingat si Didi Kempot dengan Sewu Kuto, Terminal Tirtonadi, Tanjungmas, ... Nurhana dengan Bojo Loro, Ojo Lamis, dll...

SWGTL!

Sama dengan posting versi sebelumnya, semua musik sama, dan gak ada yang membuat lebih hebat jika mendengarkan salah satunya, gitu loh...

Open your eyes, your mind, and your heart
(Nescafe)

Menembus Tantangan

Kebiasaan yang hampir jadi keharusan bagiku adalah, tidak berhenti naik motor untuk ngiyup, jika dalam perjalananku ketemu hujan.

Aku udah lupa sejak kapan hal itu dimulai, ... sejak punya motor, mungkin...

Kalo ada yang nanya, kenapa kok begitu, biasane aku menjawab (tapi tidak mengena): aku merasa ditantang oleh hujan, apakah berani terus atau tidak...

Untuk jangka pendek, biasane cuma basah dikit-dikit... tapi kalo udah jarak jauuhh, seperti dulu waktu kerja di Gondanglegi, aku kehujanan sampe basah kuyup, sak CD-ku pisan...

Itu dulu... teman...

Mulai hari ini, ehm, tepatnya tadi jam 3-an sore, aku beli mantel hujan, di swalayan Sardo.

Bukan, bukan karena aku nyerah dengan prinsipku... karena mantel ini bukan untukku... tapi untuk laptopku. Dia udah 2 kali kehujanan... hm, 3 kali ding... satunya gak sengaja.

Jadi kupikir, kalo beli mantel buat laptopku, terus nanti aku pakainya gimana? masak cuma laptopnya aja yang pake mantel?

Target & Bugs

Hari ini ditegur sama bos, karena banyak sekali bugs yang ditemukan dalam script buatan kami :(

Untuk bugs yang bersifat 'beda maksud' dengan pihak editor, mungkin masih bisa dimaklumi, karena memang terjadi perbedaan pandangan.

Yang paling parah, adalah untuk bugs yang terjadi, yang karena script belum dicoba!!!
Kok bisa?
Endak begitu... uwes dicoba, cuma waktu nyoba, gak ditemukan error...

mbuh...

Sementara itu kita terkesan mengejar speed. For what?

What should i do?

September 20, 2005

Penyesalan dan Tanggungjawab

Seseorang mengirimkan link ini padaku:

http://www.aborsi.org/

Setelah menelusuri keseluruhan halaman dalam website itu, aku jadi tau bahwa aborsi adalah tindakan bangsat!!!

Bukan berarti sebelum membaca penjelasan itu, aku setuju dengan aborsi.

Sebelumnya, aku memandang aborsi dari sisi sebab-akibat. Bahwa orang melakukan aborsi adalah bentuk orang yang tidak mau menanggung akibat, yang jelas-jelas telah dilakukannya.
Tidak hanya dalam hal aborsi, tapi dalam hal apapun. Berbuat sesuatu tapi tidak mau menanggung akibatnya.
Dari sudut pandang ini saja, jenis orang yang melakukan aborsi, adalah jenis yang bangsat!

Lalu ditambah dengan kejadian saat aborsi, yang begitu kejammm... masih pantaskah orang seperti ini disebut sebagai khalifah di muka bumi?

Dee, thanks for this link :)

September 19, 2005

Rossi Nabrak Melandri?

Akhir cerita yang memprihatinkan, Melandri dan Rossi jatuh bersamaan, dalam posisi 3 dan 4...

Sebelumnya Rossi berada pada posisi start ke-11, dan hanya dalam 4 putaran lap, mampu melampaui 7 pembalap di depannya, sehingga dia pada posisi 4, tepat di belakang Biagi, Capirosi, dan Melandri (ketiganya salip-salipan dengan acak).

Karena Rossi bisa menjadi juara dunia meski hanya finish pada posisi 4, maka dia gak terlalu bernafsu nyalip mereka. Doi bertahan aja di posisi itu.

Tetapi, pada beberapa lap berikutnya, Melandri melakukan kesalahan, sehingga berada pada posisi 3, tepat di depan Rossi.

Karena kecepatan mereka seimbang, sehingga beberapa tikungan ke depan, mereka sering berhimpit. Dan, pada suatu kesempatan, Melandri mau keluar lintasan (dari sisi kiri mau ke kanan) untuk menyalip yang di depannya. Sedangkan Rossi tetep bertahan di jalurnya (nututi Melandri). Akhirnya mereka serempetan dan nggeblak bareng...

Bagi pemirsa di TV, melihat kalo kecelakaan itu gara-gara Rossi yang mau nyalip dari sisi dalam, dan nabrak Melandri...

Banyak tim lain yang protes pada kelakuan Rossi ini.

Entah mana yang benar, tapi yang jelas, this is race... a fast game... full of risk... kalo gak pengin jatuh ya jangan ngebut, kalo gak pengin ngebut ya pelan aja, kalo pelan ya boleh dong disalip, kalo ternyata jatuh, ya itu resiko...

Ada yang bilang, karena Melandri di depan, itu hak dia untuk cepat atau pelan, Rossi mesti ngikut aja... kok bisa?

Justru teori itu bisa dibalik: karena Rossi ada di belakang, itu hak dia untuk nabrak, Melandri musti terima aja... gimana?

Ketika Pelanggan jadi Raja

Hukum ekonomi berkata: "Raihlah untung sebanyak mungkin dengan modal sesedikit mungkin"

Dan itu memang benar, secara hukum ekonomi, dan berlaku hampir di seluruh daerah.

Tapi ketika suatu saat hal tersebut melanggar moral, manakah yang lebih didahulukan?

Aku merasa exciting ketika berhasil konek internet dengan hp, dengan menggunakan nomor cadangan. Dan setelah berlanjut sekian lama, terpikirlah cara menggunakan modal sesedikit mungkin. Akhirnya sukses, dengan modal satu perdana, dapat internetan sepuasnya.

Puas?

Secara ekonomi, ya...

Secara teknis, iya...

Secara moral?

Hm.... emang gak boleh ya?

Sekarang pun aku posting ini dengan koneksi gratisan, dengan nomer kiriman dari saudara BNL, dengan argumenku adalah, salah sendiri operator gak mbatesi akses internet gratis.

Atau ini hanya taktik mereka?

Don't know... pelanggan adalah raja...

September 15, 2005

Seni = Budaya = Agama ?

Sluku-sluku bathok
Bathoke ela-elo
Si Romo menyang solo
Leh olehe payung kutho
Tak gendher lho-lho lobah
Wong mati ora obah
Yen obah medeni bocah
Yen urip goleko duwit

---------------------------------

Bagi sebagian masyarakat Jawa, lagu kanak-kanak yang udah mulai kuno dan usang tersebut, masih dikenal sebagai lagu permainan (dinyanyikan saat bermain).
Sekilas, tidak ada kesan dan pesan yang terkandung dalam tiap bait lagu tersebut, karena tidak banyak yang tau tentang sejarah penciptaan lagu tersebut.
Konon (ga ada bukti dan pembuktian) bahwa lagu itu diciptakan oleh salah satu ulama, anggota Walisongo. Kalo bukan Sunan Kudus ya sunan Drajad, aku lupa ceritanya. Keduanya dikenal sebagai seniman pencipta lagu untuk syiar.
Mereka biasa membuat suatu kesenian, yang di dalamnya terkandung ajakan, sehingga masyarakat tertarik untuk mau memahami ajaran Islam, sehingga lebih mudah untuk menyebarkan ajaran ini.

Kesan yang 'ndeso' pada lagu tersebut, justru membuat lagu tersebut diterima kalangan bawah.

Tidak pasti apa arti makna lagu tersebut. Menurut cerita yang pernah aku dengar, lagu tersebut merupakan kiasan dari dzikir.

Benar atau salah, i'm not sure...

CodeHolic

Pagi-pagi, VB
Siang dikit, Access
Lebih siang dikit, ASP.NET
Siang banget, Delphi
Sorenya PHP
Menjelang malem, CFM
Malem sampe dini hari, HTML

Coder Juga Manusia

Belantara modul dan include kita telusuri
Berbagai event dan submit kita alami
Lebih 1000 looping kita lewati
Dengan tombol Run semua kita mulai

Meski harga minyak melambung tinggi
Coder tetap rendah hati
Sabar meniti baris per baris
Sekedar mencari titik koma
yang mestinya ada di luar tanda petik

Suram wajahmu
Kusut rambutmu
Menjelang jam setengah satu

Kopi dingin sebagai dopingan
Ngerjai teman meja sebelah sebagai hiburan
Nutup telinga sebagai perlindungan
Dari acara TV yang sok terkenal

Ingin kuteriakkan
Coder juga manusia

September 14, 2005

Jilbab

Andaipun tiada mentari di angkasa
hari ini sudah seterang do'a
silau putih jilbab mengikisi jiwa
yang pasti rapuh dan penuh dosa

September 13, 2005

Niru-niru

Emang kesannya niru, padahal emang iya...

Header blog ini sekarang menggunakan random image, mirip kayak di jar.xxx.net. Idenya memang bukan dari situ, dan caranya juga bukan, mangkanya gak niru-niru banget...

Kalo yang di jar.xxx.net menggunakan random style, sedangkan meski dengan nama script yang sama (random_image.php) tapi output dari script yang digunakan di sini adalah langsung image, bukan style.

Begini isinya:

$hereis = getcwd();

$listfile = array();

$rd = opendir($hereis);
while ($nf = readdir($rd))
{
if (substr($nf, 0, 4) == "bnr_")
$listfile[] = $nf;
}

shuffle($listfile);

if (count($listfile))
$img = LoadJpeg($listfile[0]);
else
$img = LoadJpeg("");

header("content-type: image/jpeg");
imagejpeg($img);

?>

Jadi kalo script ini dipanggil berulang-ulang, maka yang tampil adalah gambar yang berbeda-beda. Jangan protes, karena isinya baru dua banner :)

Rossi Sanjaya

Penggemar MotoGP sekalian, kapan nonton bareng nih? kok di Malang sepi2 aja seh...?
Sedangkan dulu di Demak, selalu ada acara nonton MotoGP bersama, para pemuda sekampung... hm, tapi pemuda sekampung cuma ada 2 :)

Anyway, setiap kali nonton MotoGP, hampir bisa dipastikan, bayang-bayang cak val (panggilan akrab Valentino Rossi) akan mendominasi.
Tidak perduli bagaimana situasi sirkuit, panas/hujan, panjang/pendek, ruwer/mudah, cak val tetap jagonya.

Bisa dibandingkan, ketika musim hujan, cak berno, begitu Sete Gibernau biasa dipanggil, dikatakan sebagai jagonya, dan Alex Barros sebagai rajanya, tapi tetep aja mereka kalah sama cak val.

Pada lintasan yang ruwet, Melandri disebut sebagai jagoannya, tapi tetep aja cuma jadi nomor dua di lintasan ruwet, sedangkan nomer satunya tetep dipegang cak val.

Yang paling parah cuma di sirkuit Laguna Secca, cak val nomor dua, nomor satunya diambil tuan rumahnya, Nicki Haiden... yah, gak cuma cak val, hampir semua pembalap dari luar AS, mengalami gangguan iklim. Malah pembalap Ducati ada yang sampe kena diare segala, cuih...
Nomor tiga juga dipegang orang AS, Collin Edward, yang kebetulan satu tim dengan cak val.
Kalo orang AS masih kalah dengan cak val, sedangkan gangguan iklim sangat berat, betapa canggihnya cak val, ya kan?

Dah, besok nonton di mana ya?

Anti Mandi

Abis jalan-jalan ke KL.com, malah nemu sesuatu yang menyebalkan...

http://www.kapanlagi.com/a/0000002126.html

Mandi, Bikin Segar dan Sehat!
Menurut penelitian terbaru mandi ternyata ... bla bla bla ...

"Parjo ra tau adus..."

kujawab: "Siapa bilang, wong ketika aku lahir... brojol, trus dimandikan sama dukunnya. Nah, minimal kan aku udah pernah mandi 1 kali..."

Anyway, teman, rajinlah mandi, karena hal tersebut sangat baik untuk kesehatan tubuh.

Gegemane Lingso

"Jalannya program adalah sesuai dengan apa yang kamu lakukan, bukan sesuai dengan apa yang kamu harapkan"

"Piye iki jo, padahal iki kudune mlakune ngene...?"

Hmm, udah banyak berulang kali, kudengar kalimat itu... dan ... mungkin ke depan nanti masih akan mendengar pertanyaan itu lagi...

September 12, 2005

Look at me, ... i'm jazzer...

"Parjo iku lho, senengane india..."

Kalimat itu udah aku dengar sejak semester 1 ! bahkan kalo mau buka arsip lama, udah dari SMA aku kena kalimat itu.

Kalo dihantam dengan kalimat 'SWGTL', mungkin bisa meredam kalimat di atas. Tetapi dengan keprihatinan yang mendalam dalam jiwaku (uhuk...) kenapa sih mesti ada dikotomi jenis musik?

Bagi yang tau Aryo, pasti tau bahwa musik yang disenenginya (gak sekedar punya), jauh lebih banyak daripada india. Hampir semua aliran, ada, dan seneng. Linkin Park, Helloween, Rhapsody, Glenn, Padi, Dewa, Sheila, Didi Kempot, Nur Hana, Opick, Langgam, Dandanggulo, Raihan, Rhicard Mark, MLTR, Mohabbatein, India.*, Dangdut.*, Pop.*, Rock.*, dll, dst... dan aku enjoy dengan itu.

Justru aku kasihan ketika ada temen yang nutup telinga, mukanya pucat pengin muntah, ketika mendengar aku ngeplay musik india...

Di lain pihak, ada yang mengangkat dada, ketika sedang mendengar musik jazz... (hmm... nyindir? iya sih, tapi gak cuma buat seorang)

Teman, aku juga seneng jazz, jadi, SWGTL ;p

Intinya, nikmati musiknya, bukan gengsi dan sensasinya, ok...

September 10, 2005

Basa Basi Bosok

Judul itu istilah yang aku dapat dari seseorang, ... terajana...

Yup, basa-basi, kadang emang udah basi, bosok lagi...

"Kamu gak usah jemput, aku jalan kaki aja..."

"Ya udah aku pulang aja, di sini nanti aku mengganggu kamu..."

Adat ketimuran?
Ah, aku merasa orang timur (apapun istilahnya), aku lahir di sini, Demak, Jawa Tengah, tapi adat seperti itu, justru menghambat sopan dan santun.

Kok bisa?

Iya lah, wong megelne gitu (bagi aku)

Misalnya ada seseorang curhat ke temennya:
"Menurutmu, aku mesti gimana ngadepi masalah ini?"

Orang (yang ngaku orang timur) akan menjawab:
"Ya menurutku itu sih terserah kamu"

DUARR...

Aku pengin ngajak makan orang yang menjawab begitu ketika diajak curhat...

Kalo tentang terserah sih, ya terserah pada aku, itu jelas... tapi kan sebagai manusia, ada batasan kemampuan melihat suatu masalah, sehingga butuh masukan dari manusia lain, yang mungkin lepas dari pengetahuanku...

Ya, uwes... basa-basilah terus... bosok maren!

September 9, 2005

Kidung Purwajati

1.Ana kidung rumeksa ing wengi,teguh ayu luputa ing lara,luputa bilahi kabeh,jin setan datan purun, paneluhan tan ana wani, miwah panggawe ala, gunane wong luput, geni anemahan tirta, maling adoh tan ana ngarah ing kami, guna duduk pan sirna.

2. Sakehin lara pan samja bali, sakehing ama sami miruda, welas asih pandulune, sakehing bradja luput, kadi kapuk tibanireki, sakehing wisa tawa, sato kuda tutut, kayu aeng lemah sangar songing landak, guwaning mong lemah miring, mjang pakiponing merak.

3. Pagupakaning warak sakalir, nadyan artja mjang sagara asat, satemah rahayu kabeh, dadi sarira aju, ingideran mring widhadari, rinekseng malaekat, sakatahing rusuh, pan dan sarira tunggal, ati Adam utekku Bagenda Esis, pangucapku ya Musa.

4. Napasingun Nabi Isa luwih, Nabi Yakub pamiyarsaningwang, Yusuf ing rupaku mangke, Nabi Dawud swaraku, Yang Suleman kasekten mami, Ibrahim nyawaningwang, Idris ing rambutku, Bagendali kulitingwang, Abu Bakar getih, daging Umar singgih, balung Bagenda Usman.

5. Sungsumingsun Fatimah Linuwih, Siti Aminah bajuning angga, Ayub minangka ususe, sakehing wulu tuwuh, ing sarira tunggal lan Nabi, Cahyaku ya Muhammad, panduluku Rasul, pinajungan Adam syara", sampun pepak sakatahing para nabi, dadi sarira tunggal.

6. Wiji sawiji mulane dadi, pan apencar dadiya sining jagad, kasamadan dening Dzate, kang maca kang angrungu, kang anurat ingkang nimpeni, rahayu ingkang badan, kinarya sesembur, winacaknaing toja, kinarya dus rara tuwa gelis laki, wong edan dadi waras.

7. Lamun arsa tulus nandur pari puwasaa sawengi sadina, iderana gelengane, wacanen kidung iki, sakeh ama tan ana wani, miwah yen ginawa prang wateken ing sekul, antuka tigang pulukan, mungsuhira lerep datan ana wani, teguh ayu pajudan.

8. Lamun ora bisa maca kaki, winawera kinarya ajimat, teguh ayu penemune, lamun ginawa nglurug, mungsuhira datan udani, luput senjata uwa, iku pamrihipun, sabarang pakaryanira, pan rineksa dening Yang Kang Maha Suci, sakarsane tineken.

9. Lamun ana wong kabanda kaki, lan kadenda kang kabotan utang, poma kidung iku bae, wacakna tengah dalu, ping salawe den banget mamrih, luwaring kang kabanda, kang dinenda wurung, dedosane ingapura, wong kang utang sinauran ing Yang Widdhi, kang dadi waras.

10. Sing sapa reke arsa nglakoni, amutiha amawa, patang puluh dina wae, lan tangi wektu subuh, lan den sabar sukur ing ati, Insya Allah tineken, sakarsanireku, njawabi nak - rakyatira, saking sawab ing ilmu pangiket mami, duk aneng Kalijaga. Kuwasaning Artadaya

11. Sapa kang wruh Artadaya iki, pan jumeneng sujanma utama, kang wruh namane Artate, masyrik magrib kawengku, sabdaning kang pandita luwih, prapteng sagara wetan angumbara iku, akekasih Sidanglana, Sidajati ingaranan Ki Artati, nyata jati sampurna.

12. Ana kidung reke Ki Artati, sapa wruha reke araning wang, duk ingsun ing ngare, miwah duk aneng gunung, Ki Artati lan Wisamatti, ngalih aran ping tiga, Artadaya tengsun araningsun duk jejaka, mangka aran Ismail Jatimalengis, aneng tengeahing jagad.

13. Sapa kang wruh kembang tepus kaki, sasat weruh reke Artadaya, tunggal pancer lan somahe, sing sapa wruh panu......sasat sugih pagere wesi, rineksa wong sajagad, ingkang....iku, lamun kinarya ngawula, bratanana pitung dina....gustimu asih marma

14. Kang cinipta katekan Yang Widhhi, kang..... madakan kena, tur rineksa Pangerane, nadyan..... lamun nedya muja samadi, sesandi ing nagara, .....dumadi sarira tunggal, tunggal jati swara, .....aran Sekar jempina

15. Somahira ingaran Panjari, milu urip lawan milu pejah, tan pisah ing saparane, paripurna satuhu, jen nirmala waluya jati, kena ing kene kana, ing wusananipun, ajejuluk Adimulya Cahya ening jumeneng aneng Artati, anom tan keneng tuwa

16. Tigalan kamulanireki, Nilehening arane duk gesang, duk mati Lajangsukmane, lan Suksma ngambareku, ing asmara mor raga jati, durung darbe peparab, duk rarene iku, awajah bisa dedolan, aranana Sang Tyasjati Sang Artati, jeku sang Artadaya

17. Dadi wisa mangka amartani, lamun marta temah amisaya, marma Artadaya rane, duk laga aneng gunung, ngalih aran Asmarajati, wajah tumekeng tuwa, eling ibunipun, linari lunga mangetan, Ki Artati nurut gigiring Marapi, wangsul ngancik Sundara

18. Wiwitane duk anemu candi, gegedongan reke kang winrangkan, sihing Yang kabesmi mangke, tan ana janma kang wruh, yen weruha purwane dadi

21. Sagara gunung myang bumi langit, lawan ingkang amengku buwana, kasor ing Artadajane, sagara sat lan gunung, guntur sirna guwa pesagi, sapa wruh Artadaya, dadya teguh timbul, dadi paliyasing aprang, yen lelungan kang kepapag wedi asih, sato galak suminggah.

22. Jin prayangan pada wedi asih, wedi asih sagunging drubigsa, rineksa siang-dalune, ingkang anempuh lumpuh, tan tumama mring awak mami, kang nedya tan raharja, sadaya linebur, sakehing kang nedya ala, larut sirna kang nedya becik basuki, kang sinedya waluya.

23. Gunung guntur penglebur guweki, sagara sat bengawan sjuh sirna, kang wruh Artadaya reke, pan dadi teguh timbul, kang jumeneng manusa jati, ngadeg bumi sampurna, Yang Suksma sih lulut, kang manusa tan asiha, Sang Yang Tunggal parandene wedi asih, Yang Asmara mong raga.

24. Sagara agung amengku bumi, surya lintang mjang wong sabuwana, wedi angidep sakehe, kang kuwasa anebut, dadya paliyasing prang dadi, paser panah sumimpang, tumbak bedil luput, liwat sakatahing braja, yen linakon adoh ing lara bilahi, yen dipun apalena.

25. Siang dalu rineksa Yang Widhhi, sasedyane tinekan Yang Suksma, kinedepan janma akeh, karan wikuning wiku wikan liring puja samadi, tinekan sedyanira, kang mangunah luhung, peparab Yang Tigalana, ingkang simpen kang tuwayuh jroning ati, adoh ingkang bebaya.

26. Sakehing wisa tan ana mandi, sakehing lenga datan tumama, lebur muspa ilang kabeh, duduk tenung pan ayu, taragnyana tan ana mandi, sambang dengan suminggah, samya lebur larut, ingkang sedya ora teka, ingkang teka ora nedya iku singgih lebur sakehing wisa.

27. Yen kinarya atunggu wong sakit, ejin setan datan wani ngambah, rinekseng malaekate, nabi wali angepung, sakeh ama pada sumingkir, ingkang sedya mitenah, miwah gawe dudu, rinu sak maring Pangeran, iblis na’nat sato mara mati, tumpes tapis sadaya.

Dandang gulo

Lir sarkara, wasianing jalmi
Ambudiya budining sasatnya
Memayu yu buwanane,
Ing reh hardaning kawruh,
Wruhing karsa kang ambeg asih,
Sih pigunane karya,
mBrasta ambeg dudu,
Mengenep nenging cipta,
Wruh unggayaning tindak kang ala lan becik,
Memuji tyas raharja (Kusw)

September 8, 2005

Sangkan Paraning Dumadi

Aku... aku... aku.. ak ... ak. a.. a....

Ingatkah kamu, sehari sebelum kelahiranmu?

Darimana dirimu berasal?

Cambah di rawon nguling? yang dimakan bapakmu lalu menjadi sperma, dan akhirnya menghamili emak?

Atau dari jus wortel yang diminum emak, lalu menjadikanmu tercipta setelah dibuahi bapak?

Wallahu a'lam...

Atau... just like what they said: kamu berasal dari alam Roh

Di manakah itu? siapakah yang pernah ke sana?

Allah berfirman, bahwa alam Roh adalah rahasia dan hanya Dia yang menguasainya (lupa ayatnya, otak ga pernah dicuci nih)

Jadi, sudah pasti, kita berasal dari kehendakNya...

Lalu, ketika tewas, memasuki alam barzah lalu akhirat, siapa yang kita tuju...?

Adakah yang tau?

Entah, mungkinkah Einstein tau?

Wallahu a'lam...

Yang pasti, kita menuju ke tempat yang telah Dia janjikan, surga atau neraka

Ke tempat yang telah disediakanNya

TempatNya

Asal dan Tujuan kita, adalah Dia

Sangkan lan Paraning laku, marang Dumadi

Sangkan Paraning Dumadi

Manunggaling Kawula Gusti

Aku ini adalah diriMu
Jiwa ini adalah jiwaMu

Rindu ini adalah rinduMu
Darah ini adalah darahMu

itu katanya syair Dewa

Coba kita kembali ke Layer 0

Bagian manakah dari dirimu yang bukan dariNya?

Tapi jangan kotori Nur Ilahi dengan bejatnya nafsumu

Karna itu sucikanlah,
dan tegapkan langkah,
untuk menuju status,
Manunggaling Kawula Gusti

Awal Adalah Akhir

Manusia berasal dari alam Arwah (Roh)
Lalu ditiupkan kedalam alam Arham (Kandungan)

Ketika manusia lahir, adalah titik awal dari alam Dunia
Sekaligus mengakhiri alam Arham
Itu disebut hidup

Ketika manusia mengakhiri hidup, adalah akhir Dunia baginya
Dan memasuki alam berikutnya, alam barzah
Itu disebut mati

Perpindahan alam ini, selalu terjadi, dan pasti terjadi terhadap semua manusia
Bahkan yang berumur panjang layaknya Nabi Isa sekalipun

Lalu, dalam 24 sehari, berapa % kamu ingat, bahwa perpindahan ke alam barzah adalah tepat setelah alam sekarang ini, dan itu tidak lebih dari 50 Tahun lagi !!! ... bagi angkatan 97, :-)

Pencarian

Komentar Terbaru

October 2025

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31  

Kategori

Arsip

Aryo Sanjaya

Tinggalkan Pesan

Kisah Mahesa Jenar

Kisah dari Tanah Jawa, tentang perjalanan diri Mahesa Jenar.
Download:
Naga Sasra & Sabuk Inten
atau di sini:
download dari SaveFile.com
Theme by: Magic Paper
Didukung oleh
Movable Type 5.01


Aryo Sanjaya

Sindikasi