« Keluar! | Depan | Ultah #4 BloggerNgalam »

Tentang Kontes Komodo

Analogi sederhana:

Ketika di suatu kampung datang orang tak dikenal, menawarkan kepada setiap warga kampung suatu kontes Keluarga Terbaik, dengan syarat setiap keluarga yang ikut kontes tersebut harus membayar sejumlah uang. Penyetor terbanyak adalah pemenang kontes Keluarga Terbaik.

Dana setoran dikumpulkan dari sumbangan setiap anggota keluarga, sebanyak-banyaknya melalui SMS premium.

Jika anda menjadi anggota keluarga yang ikut kontes, apa yang anda lakukan?

A. Ikut menyumbang 
B. Menasehati anggota keluarga lain untuk tidak ikut kontes konyol ini 


Dengan pola pikir "ah murah saja, toh kalo menang ikut bangga", besar kemungkinan anda pilih A.

Jika memilih B, bukan berarti tidak sayang keluarga. Justru sebaliknya, karena tidak rela melihat keluarga anda dibodohi. Meskipun murah, tetapi tetap saja itu bisnis pembodohan.

Penyelenggara kontes bukan siapa-siapa, hanya pribadi yang pede mengadakan kontes, dan kita tetap bisa menjadi keluarga yang baik tanpa ikut lomba konyol itu. Meskipun kontes tersebut didukung oleh mantan wakil ketua kampung.

Ketika ada anggota keluarga berusaha mengajak kembali ke pemikiran yang benar, tidak berarti mengundang keributan. Namun itu kembali ke level pemahaman masing-masing juga.

Sayang keluarga bukan dengan cara membiarkan keluarganya dibodohi.

Informasi lebih lengkap bisa dibaca di:
FAQ Tentang New7Wonders


Ada 3 komentar

Graha Nurdian pada October 31, 2011 10:31 AM menulis:

Memang sungguh menyedihkan tentang adanya kontes ini, pada beberapa blog yang saya google dengan kata kunci n7w pernah menyebutkan bahwa indonesia pernah dipaksa untuk menjadi host final acara tersebut yaitu penganugerahaan award dengan membayar sekian juta USD untuk biaya lisensi dan tetek bengek dengan biaya sendiri dan apabila menolak diancam dikeluarkan dari kompetensi. Namun pada akhirnya pemerintah mengirimkan surat protes dan akhirnya tidak jadi dikeluarkan dari persaingan tersebut.

Semoga semakin banyak orang yang sadar dan tidak tersesat dalam event n7w ini.

Balas Komentar Ini
Nuno pada November 21, 2011 3:13 PM menulis:

Oooo, Gitu ya, ya memang masalah komodo tergantung pemikiran kita.. terimakasih infonya

Balas Komentar Ini
PALING SUPER AMPUH pada December 16, 2011 11:04 AM menulis:

Waah Mantep Tenan Pak dhe !!!!!!

Blog ini cukup ramai sekali,penataannya juga cukup bagus ditambah dengan artikel yang bagus pula,sungguh sangat sempurna !!! Salam Kenal !!!
Jangan lupa berkunjung ke blog saya
Terima kasih.

Balas Komentar Ini

Isi Komentar




  Isi Smiley


Pencarian

Komentar Terbaru

February 2016

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29          

Kategori

Arsip

Aryo Sanjaya

Tinggalkan Pesan

Kisah Mahesa Jenar

Kisah dari Tanah Jawa, tentang perjalanan diri Mahesa Jenar.
Download:
Naga Sasra & Sabuk Inten
atau di sini:
download dari SaveFile.com
Theme by: Magic Paper
Didukung oleh
Movable Type 5.01


Aryo Sanjaya

Sindikasi