« Bekam | Depan | Oleh-oleh Legen »

Kebanyakan Muatan


Persaingan provider seluler di Indonesia menurutku sudah semakin ngawur saja. Bukan masalah iklan yang saling serang (gak dewasa banget) dan harga yang semakin semrawut (selalu ada yang disembunyikan), namun yang lebih ngawur lagi adalah pada kesiapan infrastruktur mereka.

Dengan iklan yang berusaha menarik sebanyak mungkin pelanggan, namun tidak diimbangi dengan kesiapan jaringan. Ibarat kondektur bis yang menaikkan penumpang sebanyak-banyaknya, tidak perduli penumpang yang kejepit berdiri berdesakan di dalamnya. Parah.

Karena aku menggunakan produk Indosat dan Telkomsel, jadi hanya 2 provider itu yang aku bandingkan. Namun tidak menutup kemungkinan provider yang lain juga sama parahnya.

Mentari dan Im3, untuk melakukan dialing saja sulit todemax *hei, istilah ini sudah lama ndak muncul*
Saat dial selalu diawali error: Network busy. Dibutuhkan lebih dari 10 kali dial untuk melakukan panggilan. Bayangkan saat itu sedang berusaha menelepon dukun bayi.

Begitu juga saat menerima panggilan. Ibuku sering protes kenapa ditelpon sulit sekali, sedangkan menelepon ke operator lain mudah. Padahal kita sesama pengguna Mentari, dan aku selalu berada di wilayah dengan sinyal kuat Indosat.

Itu baru 2.

Yang ketiga adalah soal bonus pulsa 5000 setelah pemakaian 5000, seperti pernah aku bahas di sini. Akhir-akhir ini semakin sering mengganggu saja, it's annoying. Seringkali saat sedang berbicara penting, mendadak terputus. Diulangi lagi juga sulit.

3 itu aja dulu, sebenarnya masih ada yang lain lagi sih.

Untuk nomor Simpati, mestinya ada kelemahan juga, namun tidak aku jabarkan di sini karena sekarang sedang menunggu kedatangan kiriman kaos dari Telkomsel.

*berlalu*



Ada 10 komentar

nengbiker pada April 21, 2008 2:06 PM menulis:

telkomsel suda nurunin tarif tapi sinyal masih baek-baek aja kok. ga kayak im3 klo nelpon tiap 10 menit putus. trus xl network busy mulu. flexi uda pke yg classy juga sinyalnya byar pet. axis gprsnya putus2 mulu.
jadi tetep. hidup telkomsel.

Aryo:
Yoih, BRTI dan YLKI mestinya bertindak, jangan biarkan pelanggan menjadi korban kerakusan provider.

Balas Komentar Ini
idiluam pada April 21, 2008 2:10 PM menulis:

hmmm, berasa di milis Telkomsel ;))

Aryo:
kasihdaah...

Balas Komentar Ini
vnz pada April 21, 2008 6:21 PM menulis:

Postingan ngarep kaos :-"

Balas Komentar Ini
sluman slumun slamet pada April 22, 2008 12:26 AM menulis:

tetep setia sama telekomsel
:d
tuban ada 3gnya lho...
lainnya beloom..........
jadi pingin pake flash kayak jauhari
:D

Balas Komentar Ini
anton ashardi pada April 22, 2008 7:30 AM menulis:

postingan ini bisa kali diforward ke YLKI, tapi pake atas nama sopo?

Balas Komentar Ini
silent pada April 22, 2008 6:32 PM menulis:

#Anton: Ya nama yang punya blog lah ;))

Balas Komentar Ini
dian pada April 23, 2008 8:58 AM menulis:

katanya mau membandingkan 2 provider, Indosat dan Telkomsel. tapi kuk yang dibahas cuma 1. huhuhu... ;))

Balas Komentar Ini
Jauhari pada April 23, 2008 3:58 PM menulis:

Secara saya *ah sudahlah

Balas Komentar Ini
ferdhie pada April 24, 2008 8:54 AM menulis:

@dian:
Telkomsel itu
- tarif super mahal
- corporate spammer, sering banget SMS promo berkedok sender telkomsel/simpatizone. Mo berhenti jd member simpatizone? Silahkan ke grahapari. Wat!!! padahal pas daftar ga perlu kesana.
- gprs mayan lah, better than isat & xl. kecuali masalah error "https not supported" saat browsing ke gmail. Apa wap proxy telkomsel menolak protokol https karena sniffing nya ngga sukses!! entahlah, klo mo lancar, matikan proxynya.
- coverage lumayan

Balas Komentar Ini
hehe pada April 24, 2008 4:17 PM menulis:

asline aku yo arep kasi komentar..tapi wedi ambe keris nogo sosro ne heheheh lek teh botol sosro aku mau :-)

Balas Komentar Ini

Isi Komentar




  Isi Smiley


Pencarian

Komentar Terbaru

February 2016

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29          

Kategori

Arsip

Aryo Sanjaya

Tinggalkan Pesan

Kisah Mahesa Jenar

Kisah dari Tanah Jawa, tentang perjalanan diri Mahesa Jenar.
Download:
Naga Sasra & Sabuk Inten
atau di sini:
download dari SaveFile.com
Theme by: Magic Paper
Didukung oleh
Movable Type 5.01


Aryo Sanjaya

Sindikasi