« Anonymity | Depan | Bandwidth Limit Exceeded »

Saridin

Saat era Wali Songo, di suatu daerah di pesisir utara pulau Jawa, tepatnya di daerah Pati, tersebutlah seorang pemuda desa yang lugu dan bersahaja, bernama Saridin. *duh, kalimate panjang*

Nama Saridin mungkin tidak begitu tenar secara nasional, tapi sudah melegenda secara regional. Region itu adalah wilayah Demak Kudus Pati Juwono Rembang, atau yang sering dilafadzkan sebagai Anak Wedus Mati Ketiban Pedang.

Saridin seorang sakti, namun lugunya tidak ketulungan, sehingga (seakan) tidak menyadari kesaktiannya.

Dia pernah membunuh kakak iparnya, karena sang kakak sering mencuri durian miliknya. Saat itu kakaknya menyamar menggunakan pakaian harimau, sehingga Saridin tidak mengenali. Dengan sekali tombak, matilah sang ipar.
Saat ditanya oleh petugas, Saridin mengaku tidak membunuh kakaknya, melainkan membunuh harimau yang mencuri duriannya. Meskipun jika pakaian harimau dibuka, Saridin tau bahwa itu kakak iparnya.
Kalo secara hukum, Saridin tidak bersalah, karena membela miliknya, dan tidak menyadari kalo harimau itu adalah kakaknya.

Namun demikian, Saridin tetap harus dipenjara.

Untuk memasukkan ke penjara bukan hal mudah, karena Saridin ngotot tidak bersalah. Akhirnya Adipati Jayakusuma, pemimpin pengadilan, menggunakan kalimat lain, bahwa Saridin tidak dipenjara, melainkan diberi hadiah sebuah rumah besar, diberi banyak penjaga, makan disediakan, mandi diantarkan. Akhirnya Saridin bersedia.

Sebelum dipenjara, Saridin bertanya apakah boleh pulang kalo kangen anak dan istrinya. Petugas menjawab: "boleh, asal bisa"
Dan terbukti beberapa kali Saridin bisa pulang, keluar dari penjara di malam hari dan kembali lagi esok harinya.

Karena Adipati jengkel, Saridin dikenai hukuman gantung. Tapi saat digantung para petugas tidak mampu menarik talinya karena terlalu berat. Saridin menawarkan ikut membantu, dijawab oleh Adipati: "boleh, asal bisa". Dan karena ijin itu Saridin lepas dari talinya, lalu ikut menarik tali gantungan.

Adipati semakin murka, dan menyuruh membunuh Saridin saat itu juga. Sebuah tindakan putus asa seorang penguasa.

Saridin melarikan diri sampai ke Kudus, yang lalu berguru pada Sunan Kudus. Di sini Saridin tidak berhenti menunjukkan kesaktiannya, malah semakin menonjol.

Saat disuruh bersyahadat oleh Sunan Kudus, para santri lain memandang remeh pada Saridin, apa mungkin Saridin bisa mengucapkannya dengan benar.

Tapi yang terjadi sungguh di luar dugaan semua orang. Saridin justru lari, memanjat pohon kelapa yang sangat tinggi, dan tanpa ragu terjun dari atasnya. Sampai di tanah, dia tidak apa-apa. Semua pada heran pada apa yang terjadi.

Sunan Kudus menjelaskan, bahwa Saridin bukan cuma mengucapkan syahadat, tapi seluruh dirinya bersyahadat, menyerahkan seluruh keselamatan dirinya pada kekuasaan tertinggi. Kalo sekedar mengucapkan kalimat syahadat, anak kecil juga bisa.

Namun Saridin masih tetap dilecehkan oleh para santri. Saat ada kegiatan mengisi bak air untuk wudlu, Saridin bukannya diberi ember, malah diberi keranjang. Tapi dengan keranjang itu pula Saridin bisa mengisi penuh bak air.

Saat Saridin mengatakan bahwa semua air ada ikannya, tidak ada yang percaya. Akhirnya dibuktikan, mulai dari comberan, air kendi sampai air kelapa, ketika semua ditunjukkan di depan Saridin, semua ada ikannya.

Akhirnya Saridin diusir oleh Sunan Kudus, harus keluar dari tanah Kudus.

Singkat cerita (susunannya agak lupa), Saridin yang ternyata murid dari Sunan Kalijaga ini bertemu lagi dengan gurunya. Saridin diperintahkan untuk bertapa di lautan, dengan hanya dibekali 2 buah kelapa sebagai pelampung. Tidak boleh makan kalo tidak ada makanan yang datang, dan tidak boleh minum kalo tidak ada air yang turun.

Ceritanya terputus sampe di sini saja, ini sudah lebih dari 1 kaset :D

Pada akhirnya, Saridin dikenal sebagai Syeh Jangkung, yang tinggal di desa Landoh, Kayen, Pati.

Kebenaran kisah di atas aku masih belum yakin 100%, karena cerita tersebut (sebagai mana cerita yang lain) mengalir lewat cerita-cerita saat melekan (begadang) bersama orang-orang tua waktu di desa dulu, atau dari cerita kethoprak, yang sering kena bumbu di sana-sini. Misalnya kemampuan Saridin menghidupkan orang mati dengan bantuan gamping, lalu menyembuhkan putri Raja Blambangan, etc.

Juga mengenai kerbau milik Saridin, yang semula sudah mati, tapi karena (konon) Saridin memberikan sebagian umurnya pada kerbau itu, jadinya kerbau itu hidup lagi. Pada saat Saridin meninggal, kerbau itu juga mati. Lulang (kulit) kerbau tersebut diyakini memiliki kekuatan magis. Barang siapa membawanya, maka tidak akan mempan senjata. Sampai saat ini para kolektor benda antik masih banyak yang memburu kulit ini, yang bernama Lulang Kebo Landoh.

Terlepas dari kisah mistis yang terjadi, satu hal yang dapat aku tarik dari kisah Saridin, keluguan justru menghasilkan pandangan yang tulus dan murni. Tidak seperti Adipati Jayakusuma dan Sunan Kudus, yang setiap keputusannya dibarengi dengan banyak kepentingan.

Sumber lain:


Ada 136 komentar

sandal pada February 12, 2007 11:13 AM menulis:

oo, Lulang Landoh tu dari legenda Saridin yo mas?

ketika mendengar nama Saridin, teringat masa kecil pas ndengerin kethoprak liwat pengeras suara merek TOA pas ada orang nikahan :D

klo Ki Ageng Selo, masuk blog ini kapan kang? :D

Aryo: Ya, kebo dari Landoh. Mahal tuh lulangnya. Kamu punya Mbak? ;))
Emang sebagian besar cerita itu aku taunya ya dari TOA.
Ki Ageng Selo? temen Mahesa Jenar ya. InsyaAllah suatu saat deh :D

Balas Komentar Ini
Sumindro pada March 25, 2009 9:01 AM membalas sandal:

Legenda Saridin tidak sesingkat itu. Tolong paparkan yang lainnya. Saya juga penggemar legenda tersebut.

Balas Komentar Ini
jasjus pada January 13, 2010 9:49 PM membalas sandal:

kang ono crito sambungan saridin ra?? :)

Balas Komentar Ini
Aryo Sanjaya pada January 14, 2010 10:30 AM membalas jasjus:

sakjane ono seh, cuman mending dibuatkan posting tersendiri nanti :D

Balas Komentar Ini
achmad musliman pada January 12, 2011 11:36 AM membalas jasjus:

bank ada yang tau ceritanya,
mbah ma'ruf ga?....
Yang konon crita'a
beliau sebagai payungnya(tameng) orang jawa tengah waktu jaman belanda?....
Tolong dcrita'in dikit dong bank

Balas Komentar Ini
joko santoso pada June 16, 2010 6:27 PM membalas sandal:

aku punya 5 cm anda butuh????

Balas Komentar Ini
GuM pada February 14, 2007 10:19 AM menulis:

Amit mass... arek lugu numpang lewat

Aryo: Lek awakmu sih lugu = lucu tur guateli ;))

Balas Komentar Ini
SayoriPadwa pada February 14, 2007 9:15 PM menulis:

Banyak-banyak lah bercerita soal jawa karena telah banyak lahir orang jawa yang mengaku jawa tapi tak lagi jawa
laen kali boleh las mas menambahkan peta jawa, sehingga orang jawa akan tahu banyak tentang jawa dan sehingga mereka akan segera tersadar bahwasanya mereka adalah orang jawa

terima kasih

Aryo: Ya ya, banyak memang, orang yang (seakan) memandang budaya dengan cara yang lebih luas dan modern, tapi akhirnya terjebak pada kehilangan identitas diri. Misalnya lebih prefer pada budaya barat, tapi hanya meniru luarnya saja. Akhirnya jawa bukan, barat juga bukan.

Balas Komentar Ini
abdulloh pada February 20, 2007 1:04 PM menulis:

ceritanya kok sedikit ,kurang banyak ding

Aryo: Nanti kebanyakan malah malas baca :)
Btw, di atas itu ada link-link yang dapat dilihat untuk melengkapi ceritaku ini.

Balas Komentar Ini
Mbah Dipo pada February 22, 2007 5:30 PM menulis:

Kalo di kampung simbah ada yang namanya Sarindi... itu wong rapati ganep. Kalo ada yang lewat di depannya diidoni.
Tentang semua air ada ikannya itu ikan apa kang? Apa yang akhirnya disebut ikan Saridin (Sarden) itu?

Aryo: Entahlah Mbah, saya juga ndak dong dengan jenis ikannya. Kalo sarden itu di kaleng, lha ikannya Saridin ini dalam kelapa, lebih alami ;))
Btw, banyak pendapat bahwa cerita-cerita itu hanyalah simbolis belaka, jadi ada pesan yang dapat diserap. Cerita yang ngedap-ngedapi itu hanya sisi dongengnya saja.

Balas Komentar Ini
seno yudho pada February 23, 2007 6:28 PM menulis:

Wah yo cerito2X sing koyok ngene iki Mas sing tak golek'i.
Piye Mas, kados pundi kabaripun? Tepang aken pengunjung enggal.
Kadosipun njenengan meniko penggemaripun Nogo Inten nggih? Kulo nggih seneng lho, sedoyo buku karangan SH Mintarja kulo seneng, malah Nogo Inten kulo nggadah ceritane sampek pungkasane (tamat).
Ditenggo cerito lintunipun.
Nyuwun pamit nggih Mas (Mahesa ?)

Aryo:
Inggih kang, tepangaken nami kulo sanes Mahesa, tapi Aryo.
Kulo nggadahi bukunipun SH Mintardja nggih namung Nogo Sosro Sabuk Inten niki, tesih madosi lintunipun.
Matur nuwun sampun sambang wonten mriki.

Balas Komentar Ini
Dee pada March 3, 2007 8:33 AM menulis:

Sekilas kukira yang dimaksud Saridin ini yang biasanya 'dipentaskan' dengan iringan teriakan "Saridin pergi ke pasaaaaarrrr..." :D
Maaph ya, biznya ga ngerti sih soal cerita-cerita Jawa *maklum bukan orang Jawa*
Gimana kalo kita peace ajah :)>-

Aryo:
Gak konsisten. Kadang kalo ngomongin soal Balikpapan ngakunya orang Jawa. Kalo sekarang ngaku bukan Jawa.
*kirim ulang santet kemaren*

Balas Komentar Ini
janawi pada July 27, 2010 9:34 AM membalas Dee:

raroh

Balas Komentar Ini
janawi pada July 27, 2010 9:41 AM membalas Dee:

ojo ngono

Balas Komentar Ini
damarseto pada June 22, 2007 3:39 PM menulis:

Wah mas...aq tas ngerti nek kebo landoh ono hubungane karo saridin....maklum weroh-e cuman nogososro sabuk inten...heheh...

Tapi yo crito2 ngene iki sing tak golek-i...enak di woco karo iso di bayangno...hehe

nek moco silat cino susah gak iso mbayangno...gak tau nang cino soale..heheh...opomaneh koboik...heheh

Mas yen golek bukune babad tanah jowo nangdi yo? opo sampean ngerti website-e?

Balas Komentar Ini
muhammad fahruddin pada November 27, 2007 10:10 PM menulis:

saya punya temen yang dia bisa komunikasi dengan syeh jangkung dan dengan syeh jangkung udah ada janji mau menolong di bidang agama,tiap hari dia bisa komuniksai dengan syeh jangkung, dia juga pernah ambil buah kelapa dan didalamnya ada ikan, sapu tangan tulisan kalimat lailahaillah dan keris, orang pati dan sekarang tinggal di jakarta. trims

Aryo:
hati-hati, iblis bisa menipu pandangan

Balas Komentar Ini
nahromi mukarto pada January 23, 2011 6:17 PM membalas muhammad fahruddin:

penipuan hati hati

Balas Komentar Ini
paty call pada April 27, 2012 6:33 PM membalas muhammad fahruddin:

suro diro joyodiningrat lebur dening pangestuti

Balas Komentar Ini
Hanendra pada December 14, 2007 3:30 PM menulis:

MBah Din pancen tuladha kanggo kita sedaya, sederhana, rendah hati tapi berilmu tinggi.

Wong Landoh, Kayen. :)

Balas Komentar Ini
sumantri pada January 24, 2008 6:28 PM menulis:

adik saya dapat lulang kebo landoh, apa sampean bisa lihat itu asli apa tidak mas? sekarang ada di dsn Tiban, Sendang Mulyo, Minggir,Sleman DIY, matur nuwun, bisa hubungi langsung saya di 085645669587

Balas Komentar Ini
sarikom pada April 15, 2008 8:44 PM menulis:

saridin, ingat sama bukunya cak Emha A Nadjib; Mati Ketawa Ala Saridin. ada gak hubungannya saridin versi sampean sama dengan versi saridinnya Cak Nun? bahkan cerita saridin versi cak Nun juga menceritakan bahwa saridin juga pernah berguru kepada syech sunan Kudus dan diminta bersyhadat seperti di ceritakan diatas.

Aryo:
bagian bersyahadat itu memang aku dapatkan dari bukunya Cak Nun :)


Balas Komentar Ini
zazan pada May 30, 2008 2:35 PM menulis:

dasar aneh. saridi tu tetanggaku

Balas Komentar Ini
pundi pada July 11, 2008 1:45 PM menulis:

saridin adalah salah satu tokoh paporot saya. ada ga' cerita dari dia awal sampai saridin mendapat gelar Syehk JAngkung..??? nek ada cerita saridin dalam bentuk buku tolong saya dikasih tahu. atau nek bermurah hati saya dkirimi..... ^:)^

Balas Komentar Ini
Darmanto pada July 14, 2008 10:28 AM menulis:

Apa bisa dapatkan kasetnya saridin ?
Dulu yang merekam adalah Lokananta ( kalau tidak salah )

Balas Komentar Ini
Tomex, Kemiri Margoyoso pada August 5, 2008 11:58 AM menulis:

Kalo orang Sunda punya Kabayan, kita orang Pati bangga dong punya Saridin. Tokoh kontroverial yang lucu, versi cerita kethopraknya. Yok, kita angkat Mbah Dien ke pentas nasional! Tolong dong Mas, ceritanya dibuat dalam bentuk komik biar tambah siip! Thank U.

Balas Komentar Ini
wong parenggan pada September 12, 2008 3:36 PM menulis:

Mas aryo, ada cerita kaitannya dengan Syeh Jangkung yaitu ondo rande dari parenggan. Dan masih ada lagi ketika saridin di kejar oleh pasukan Adipati Joyokusuma dimana ada desa petilasan yang dilalui oleh saridin dan dinamai sesuai dengan keadaan saat itu.

Balas Komentar Ini
gewobo pada September 13, 2008 11:09 AM menulis:

jadi inget pas kecil, waktu ada yang punya gawe pasti saridin yg diputer...ada videonya ga ya... kalo mas tau link download videonya, baik saridin atao yg lainnya boleh dong...thank

Balas Komentar Ini
sofiyuddin pada September 13, 2008 11:18 PM menulis:

mas,tlg dong desa landoh di liatin semua lewat internet

Balas Komentar Ini
samsudin hidayat pada September 19, 2008 3:10 PM menulis:

O'yo omong2 nami saridin meniko kulo imut tasih isih alit, remen meriksani ketoprak lakon saridin.pripun carane angsal CD ketoprak lakon saridin meniko.

Balas Komentar Ini
NangAgus pada November 10, 2009 9:48 AM membalas samsudin hidayat:

Cobi panjenengan saged mampir blog kula
wonten ling ingkang saged donlot (ngunduh) serial ketoprak saridin. mangga

Balas Komentar Ini
sosro pada September 23, 2008 9:49 AM menulis:

mas tolong donk kasih info ke saya mengenai desa landoh, yang konon katanya saridin punya petilasan di desa landoh...(skg nama desanya jatimulyo tepatnya di kecamatan wedarijaksa kab. pati)....trus konon katanya orang sana tidak boleh nikah sama orang kudus, (tidak boleh berhubungan dengan rang/kota kudus dalam hal berbisnis maupun yang lainnya dsb...)..please mas ak butuh banget informasi itu...mas bisa kirim ke mail saya myhomesosro@yahoo.com...terimakasih,,,n saya tunggu jawabannya ya....

Aryo:
lah, malah lebih tau situ daripada saya ;))


Balas Komentar Ini
sosro pada October 22, 2008 1:09 PM menulis:

loh bener mas gak tau,...kata orang sesepuh desa nglandoh/jatimulyo emang da mitos gak boleh nikah ama orang kudus...kira2 kalo mau tau info itu musti tanya kesiapa ya mas....tolong di bantu ya...
terima kasih...

Aryo:
mungkin cerita itu ndak nyampe ke Demak :)


Balas Komentar Ini
Yoyo pada November 29, 2008 11:30 AM menulis:

Nepangaken, kula tiyang enggal wonten mriki. Kula sampun ngunduh (download???) file Nagasasra saking www.gajahsora.net. Komplit mulai MJ wonten Gunung Ijo dumugi Karebet katampi malih dening Sultan Trenggana. Lumayan dadi obat kangen. Kala rumiyin (thn 80-an)Bapak langganan Nagasasra cetakan II, terbit sewulan sepisan 160 lembar.
Katur para kadhang sedaya mbok menawi wonten informasi bab karyanipun SH Mintarja lintunipun saged "bagi-bagi" informasi-nipun.

Nyuwun gunging pangapunten menawi wonten kalepatan.

Nuwun

NB.
Aduh susah 'men. Basa Jawaku wis acak-acakan. Kesuwen ana tanah sebrang.

Balas Komentar Ini
jukeni(ken2) pada December 9, 2008 11:02 AM menulis:

temen yang ada di comen ini sudah pernah zarah kemakam embah syeh jangkung (sariden) ??
kalao mau zarah dan tidak tau alamatnya hubungin saya saja.aku asli anak daerah makam sariden dan rumahku deken makam itu.terima kasih salam tuk semuanya

Balas Komentar Ini
yuyu kankkank pada December 9, 2008 3:55 PM membalas jukeni(ken2):

Juk sorry ya? Boleh tau panjang makamnya syeh jangkung ndak? kira2 berapa meter ya???

Balas Komentar Ini
jukeni(ken2) pada December 9, 2008 11:03 AM menulis:

temen yang ada di comen ini sudah pernah zarah kemakam embah syeh jangkung (sariden) ??
kalao mau zarah dan tidak tau alamatnya hubungin saya saja.aku asli anak daerah makam sariden dan rumahku deken makam itu.terima kasih salam tuk semuanya

Balas Komentar Ini
yus surono pada December 21, 2008 8:47 PM menulis:

Mas, tol. to cdnya saridin kalau punya biar saya bisa download .saya sangatlah senang dengan saridin

yus PATI

Balas Komentar Ini
anank pada March 24, 2009 8:53 PM membalas yus surono:

nek cd ora ono nek kasete neng Toko Sumber Urip banyak

Balas Komentar Ini
R.M Prasetyo pada December 31, 2008 8:16 PM menulis:

Para kadang lan sedherek, naminipun ugi carios, nggih dereng temtu leresipun.
Ingkang paling utami saking sedoyo meniko,
kito kedah saged mundhut pesan (apa jowone yo???) saking carios2 meniko wau.
Bab kito sadoyo meniko sampun gesang wonten ing jaman nuklir, dados pitados dateng bab2 ingkang mboten logis eniko mboten relevan (iki meneh opo jowone???) malih.

ngapuntenipun, boso jowo kulo mpun dedhel dhuwel.

wassalam,

R.M Prasetyo
Salawati Island, Papua

Balas Komentar Ini
Aryo Sanjaya pada December 31, 2008 9:30 PM membalas R.M Prasetyo:

Njeh pak, sedoyo carios niku saget dipun pundut tuladanipun (niki menawi sing leres pak :D ), nanging umpami bab logis nopo mboten, niku tasik kedah dipun telusuri maleh. mergi logise menungso lak sak njerone sirahe mawon ;))

Balas Komentar Ini
syech bacri pada September 24, 2009 12:42 AM membalas R.M Prasetyo:

inggih kog jawa ne ilalng ingkang wonten aksara meniko

Balas Komentar Ini
syech bacri pada September 24, 2009 1:12 AM membalas R.M Prasetyo:

inggih kog jawa ne ilalng ingkang wonten aksara meniko

Balas Komentar Ini
tiang jawa pada January 27, 2009 10:00 PM menulis:

mas, minta mp3 ketopraknya kisah syeh jangkung donk.,susah ne carinya...

Balas Komentar Ini
ridlo pada March 24, 2009 8:45 PM menulis:

syeh jangkung to saridin smp skrng msh da,aku orang Pati yg tau smua petilasannya,kerbaunya msh ada di lapangan panggomroyom wedarijaksa itupun orang2 tertentu yg bs lht.momok adalah anak dr saridin,yg jg punya kemampuan kyk Bapaknya.keris nogososro sabuk inten cuma bisa di lihat n dipegang oleh bupati pati.

Balas Komentar Ini
guswedi pada April 22, 2009 2:04 PM menulis:

kang minta info lebih lengkap dong tentang syeh jangkung.

Balas Komentar Ini
JOEHARI pada May 7, 2009 10:08 AM menulis:

Mas klo punya cdnya saridin boleh dong minta copyannya?

Balas Komentar Ini
Ary ananto mohamad anwari mosringan tamzes pada May 14, 2009 12:47 AM menulis:

Legenda saridin adalah suatu gambaran bahwa kita harus bbakti,apa pun kata guru kita harus taat(ta'limul muta'alim).karena kalo kita gak taat pada guru dan guru gak ridho maka kita akan hidup tlunta2,spt saridin santri yg mlawan gurunya. Mari sbg generasi muda gali makna cerita saridin dg akal fikir yg jernih.

Balas Komentar Ini
Ary ananto mohamad anwari mosringan tamzes pada May 14, 2009 12:59 PM menulis:

Sekelumit tentang Kiageng selo ( RB Soghum ketika anak anak, Kiageng Selo Kertoboyo Jayeng Palugon ketika muda, Syeh Ngabdurahman nama tua nya) ,beliau putra dari RB Dhepok atawa biasa dikenal dg nama Kiageng Getaspendawa atawa Syeh Ngabdullah dgn istri putri Susuhunan ing Mojoagung.

Balas Komentar Ini
Ary ananto mohamad anwari mosringan tamzes pada May 14, 2009 1:00 PM menulis:

Sekelumit tentang Kiageng selo ( RB Soghum ketika anak anak, Kiageng Selo Kertoboyo Jayeng Palugon ketika muda, Syeh Ngabdurahman nama tua nya) ,beliau putra dari RB Dhepok atawa biasa dikenal dg nama Kiageng Getaspendawa atawa Syeh Ngabdullah dgn istri putri Susuhunan ing Mojoagung.

Balas Komentar Ini
ki daus pada May 29, 2009 2:05 PM menulis:

Anda orangn asli Pati apa man? kok tau sejarah saridin dan lain - lain . Aku asli Pati memang mengumpulkan cerita sejarah PAti dan sekitarnya

Salam kenal

Balas Komentar Ini
andang martanto pada May 30, 2009 12:24 PM menulis:

saridin adalah icon seseorang yang sempurna

Balas Komentar Ini
Kokok Purwoko pada June 1, 2009 12:31 AM menulis:

mas aryo........ yg tanya bisa mendapatkan kaset, vcd, mp3 dll (audio atau video) saridin mbok segera dijawab. trus ceritanya bgm tentang saridin masuk peti mati ? pas di pati atau di kudus ?
kemudian saridin juga ke arab hanya naik godong jati ? hebat ya keluguannya, apa masih ada orang yang sakti seperti saridin lepas percaya dak percaya pada era zaman sekarang ?
terakhir ceritanya kliatan masih buanyak yang belum tercover.
ditambahi laggi pak ???????
sukses wong pati !!!!!!!!!!!!!

Balas Komentar Ini
Kuswanto pada June 12, 2009 1:41 AM menulis:

Slm knl smuanya,ak nak ndari crt dr mulai kabupaten carang soko ¶ng garuda ak th semuanya bahkan sampai jd kabupaten pati asal muasal daerah ak th. Lha wong ak py bukunya babat pati.Begitchu coy

Balas Komentar Ini
Kuswanto pada June 12, 2009 1:48 AM menulis:

Slm knl smuanya,ak nak ndari crt dr mulai kabupaten carang soko ¶ng garuda ak th semuanya bahkan sampai jd kabupaten pati asal muasal daerah ak th. Lha wong ak py bukunya babat pati.Begitchu coy

Balas Komentar Ini
Paijo pada June 15, 2009 1:12 PM menulis:

amit-amit mas numpang lewat

Balas Komentar Ini
ary land pada June 16, 2009 9:30 AM membalas Paijo:

nggeh monggo kemawon, angsal kemutan dalan wangsule..

Balas Komentar Ini
ary land pada June 16, 2009 9:28 AM menulis:

sae mas2 sedoyo, muanteb critane.. sami kaleh srito simbah2 kulo. suwun

Balas Komentar Ini
Sunoto pada June 21, 2009 8:27 AM menulis:

Assalamu'alaikum wr wb
Mas Aryo, maaf ni.. mo tanya, klo aku kpingin download mp3 saridin ada ndak ya? dulu aku pernah dengar di kaset2 pita. sekarang sudah susah nyarinya..
Tolong ya Mas Aryo... Matur Nuwun.
Wassalamu'alaikum wr wb

Balas Komentar Ini
Heru Kalsel pada June 22, 2009 12:20 AM menulis:

Asslm. Mas Hari, Mas Ubik, Mas Ton.. Kados pundi kabaripun. Mga2 selalu sehat. Aku kangen engkung wayah muharaman. Mas, nyuwun tlg manawi wonten tiyang tirakat dhateng makam,dipun sanjangi ampun tumindak syirik. Ampun dangu2 piyambakan ing makam, katah godaane. Smanten. Suwun

Balas Komentar Ini
widi/ANTOK cah dawe kudus pada July 5, 2009 6:54 PM menulis:

PERCAYA GAK PRCAYA HARUS ....... pancen saridin hebat, smpai~2 wong kudus mangane serba daging kebo.Gak enthuk/boleh sembelih sapi kudu/harus kebo. kudus trkenal soto sate kebo dr zaman dulu mpai skrg msh dipercaya gara gara kisah saridin. Klo gak percaya cb cari orang kudus asli yang brani sembelih sapi. Krn dianggap keramat/ menjadi wadal........ salam gae bocah2 pelang margorejo dawe KUDUS.STM Nusantara lu2san 89/90

Balas Komentar Ini
akrom pada July 19, 2009 9:34 AM menulis:

seng mesti saridin kuwi wong samin opo wong sekti kok disek crito seko bapakku saridin iku wong rodo samin dekne sekti iku kerono ucapane wali sing mandi

Balas Komentar Ini
syaikh buddy pada July 23, 2009 7:43 PM menulis:

gua sih maunya sowan ke maqomnya beliau.... tapi belum tau tempatnya..... ;))

Balas Komentar Ini
syech bacri pada September 24, 2009 12:52 AM membalas syaikh buddy:

ah kokg mau berkunjung nenek moyang mu aja gak kamu kunjungi malah orang yang gak ada trah kamu susah untuk pegi kesana. lau mau tau gak ini petanyaan yang harus kamu jawab'petanyaanku jenis kau apakah kayunya nabinuh??? hayo kalau mmau tau nanti aku jawab tapi kamu jangan marah,ntar kalau tau justru malah sadarkan diri

Balas Komentar Ini
Ary ananto mohamad anwari mosringan tamzes pada October 10, 2009 8:35 PM membalas syech bacri:

Kayu yang digunakan untuk bahtera nabi nuh insyaAllah kayu koka/kauka/kaokah. Gimana syech? Salah pa betul?

Balas Komentar Ini
ondo rante pada April 16, 2011 10:27 PM membalas syech bacri:

ramutu

Balas Komentar Ini
yadi pada August 4, 2009 7:16 PM menulis:

Assalamualaikum saya anak kudus tapi bukan tepatnya kota kudus di desa dawe kalo konon malah asal muasl saridin itu dari tetangga desa saya karna nama2 desa yang pernah disinggahi saridin itu muasal ada kejadiannya dan tak lepas dari peran saridin dari semasa dia kecil sampai dewasa dan ahirnya dia menetap di pati dan konon orang kudus dg pati itu tdk cocok bukan semua orang kudus melainkan orang yang dekat dg kasunanan kudus tepatnya kalo org kudus bilang kudus kulon.
dan dari semua peristiwa saridin itu adalah pelajaran bagi saya untuk mengasah batin jiwa raga karna ada makna arti yang terpendam dan lebih bnyk lg.... wassalamualaikum.

Balas Komentar Ini
Chong tjah ngepung pada August 14, 2009 11:58 PM menulis:

Asslm.
Sedulur tuwo lan sedulur nom
maqam saridin mang d pati t4ny d kec.kayen.
Konon saridin ktnx sakti mandraguna, itu tk lepas krn dia puny guru, n paling penting dia percy adny gaib, tp dia lbh prcy pd yg mencptkan gaib. Kata org sih dia jrg salat tp k' salat, itu rahsia yg slm ni msh jd pertnyaan pd benakq.
Klo mslh saridin tu samin krn mungkin aja dia g mengenal pendidikan cb anda byngkn klo bcr ama org yg krng berpddkn g nyambung to, pasti dia ugemi apa yg dia blng trsbt n g mo ngalah jdx
wslm

Balas Komentar Ini
birkov pada August 22, 2009 2:16 AM menulis:

ada ga' cerita detail soal batok kura hisin
dan cerita keturunannya tidak boleh makan ikan cucut dan sayap ayam

Balas Komentar Ini
saridin ahmad pada September 4, 2009 12:48 AM menulis:

aq betul2 g nyangka kalo saridin punya kisah yang menarik untuk dipelajari,aq jadi bangga sendiri pas selesai baca artikel ini yah mungkin karena nama aq sama dengan jagoan ini bedanya aq ada ahmadnya di belakang:)>-,tapi aq masih penasaran dengan kelanjutan cerita ini danjuga kesaktian lain yang dimiliki oleh saridin. :-/

Balas Komentar Ini
muhammad taubah pada September 9, 2009 11:17 AM menulis:

Saridin wis ngejowantah nek ds. Jurangbahas Kec. Wangon kab. Banyumas jenenge genti dadi muhammad taubah he...3X

Balas Komentar Ini
@_Zul pada October 14, 2009 1:35 PM menulis:

kalau boleh tahu, bagaimana sebenarnya cerita desa Landoh itu sendiri?

terima kasih.
Kalau punya waktu, mohon kirimkan ke email saya.

sekali lagi terima kasih...

Balas Komentar Ini
agus setiyono pada October 31, 2009 2:17 PM menulis:

senajan sak windu luwih hijrah soko tanah jawi, sejarah pati ora bakal lali, opo maneh aku asli pati, tepate desa triguno kec. pucakwangi,,,,,,,,,,, matur nuwun sanget yen ono crito liyane

Balas Komentar Ini
aulia riezky madhila pada October 31, 2009 8:23 PM menulis:

aku siswa kelas VI SD Negeri 01 Kediri Lombok Barat,ayah bundaku dari Pati, Desa Pekalongan Kec. Winong Kab. Pati (timur pasar winong kidul), ayahku sering menceritakan cerita2 tentang sejarah Pati, seneng banget rasanya,,,,palagi nanti kalau pas pulang ke Pati bisa di ajak ke tempat2 yang punya sejarah dengan kota Pati sekarang, I Love yau Pati,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, lam kenal tuk kawan2ku, alamatku : dhilacahpati@yahoo.com

Balas Komentar Ini
aulia riezky madhila pada October 31, 2009 8:35 PM menulis:

AKU SISWA KELAS 6 SDN 1KEDIRI LOMBOK BARAT.SEKARANG USIA KU MASIH 10 TAHUN KARENA MASUK TK KECEPETAN.AYAH DAN IBUKU BERASAL DARI KAB.PATI KEC.WINONG JAWA TENGAH

ALAMAT EMAILKU dhilacahpati@yahoo.com
Namaku : aulia riezky madhila

Balas Komentar Ini
ihan pada October 31, 2009 8:43 PM menulis:

Halo teman teman..............................

Balas Komentar Ini
ihan pada October 31, 2009 8:51 PM menulis:

saya bernama ihan dan saya sekolah di pagesangan saya suka sekolah di sana

Balas Komentar Ini
Manggung W W pada November 8, 2009 1:14 PM menulis:

dulu waktu msh SD aku sempat dengerin kaser kethoprak saridin waktu mbunuh kakak iparnya itu. di tempat lek Parjo Parasi desa Pojok Pulokulon sekarang kasetnya entah masih apa ngak

Balas Komentar Ini
JOKO SUSILO pada December 7, 2009 9:32 PM menulis:

Q MAU TANYA MAS,,APA BENAR SARIDIN PERNAH MENIKAH DNGAN RATU YANG BERNAMA RETNO JINOLI?DAN KLO BOLEH TAU ADA BERAPAKAH ANAK DARI SARIDIN DAN NAMAYA SYPA JA?SELAIN MOMOK DA KAH YANG LAIN DARI ITU?

Balas Komentar Ini
Aryo Sanjaya pada December 8, 2009 9:23 AM membalas JOKO SUSILO:

Maaf saya tidak dapat menjawabnya, mungkin rekan yang lain ada yang bisa.

Balas Komentar Ini
Hengky Kurniawan Jati pada April 2, 2010 11:59 PM membalas Aryo Sanjaya:

Setahu sy emang benar Eyang Saridin menikah dgn Retno Jinoli. Sedangkan asal usul RJ ini byk yg bilang dr Mataram. Namun sebenarnya Rj ini adlh putri kerajaan Cirebon yg menolong Eyang Saridin wkt melakukan tirakat enter-enter dgn 2 btr kelapa. Dr RJ tdk memiliki anak krn RJ adlh putri bahu lawean. Jd anak Eyang Saridin cm Eyang Momok dr istri pertama. Maaf bknnya aku sok tau...

Balas Komentar Ini
Mulyanto Hakim pada December 14, 2009 10:56 PM menulis:

Menurut kethoprak, kalo nggak salah ingat:
Memang Saridin pernah menikah dengan Retno Jinoli. RJ ini ceritanya kakaknya Sultan Agung, sampai tua nggak menikah2. Setiap menikah, suaminya pasti mati.
Suatu saat Saridin mengembara ke Mataram. Spt biasa, doi selalu bikin onar. Di tempat keramaian, ada orang adu jago, lha Saridin ini malah mengadu "kelabang" lawan jago. Akhirnya si Kelabang yg menang. Karena buat kerusuhan ini, Saridin di tangkap pasukan Metaram dan dihadapkan sultan Agung. Di hadapan Sultan Agung ini kayaknya Saridin bikin akrobat lagi, yg membuat Sultan Agung terpesona dengan kesaktiannya.
Akhirnya Saridin dimintain tolong, mengobati kenapa Retno Jinoli (adik SA), kalo punya suami selalu mati. Akhirnya Saridin dengan kesaktiannya menemukan, ternyata si RJ ini diikutin "JIN" penguasa alas Roban. Singkat cerita saridin ini berhasil mengalahkan si JIN dan akhirnya di kawinkan dengan RJ. Nggak sempat punya anak, akhirnya Saridin minta ijin pulang ke Kayen dengan surat sakti dari sultan agung, biar nggak ditangkap bupati Pati...

Begitu yg saya tahu dari kethoprak pak

Salam kenal
Mulyanto

Balas Komentar Ini
gatholoco pada December 28, 2009 12:24 PM menulis:

salam kenal


bagi2 dunk
saya tertarik cerita ini.......
yng tau dari awalnya gimana ya sampai saridin jadi muridnya sunsn kalijaga...........


thx

Balas Komentar Ini
Aryo Sanjaya pada March 2, 2010 5:31 PM membalas gatholoco:

Karena bayinya Saridin, ditemu oleh Sunan Kalijaga di pinggir kali ;)

Balas Komentar Ini
Hengky Kurniawan Jati pada April 2, 2010 11:46 PM membalas Aryo Sanjaya:

Maaf, saya hanya menambahkan sedikit saja. Yg mgkn org blm byk tau. Nama pjg Syeh Jangkung adlh : "Syeh Jangkung Panoto Gomo". Sebenarnya "Saridin" itu adalah putra kandung Kanjeng Sunan Kalijaga sendiri yg krn sesuatu hal dititipkan kpd Sunan Muria. Sunan Kalijaga mempunyai beberapa istri. Itulah sebabnya Sunan Kalijaga amat sayang kpd "Saridin". Dialah putra sekaligus murid yg sangat di sayangi.

Balas Komentar Ini
Tri pada January 13, 2010 12:46 PM menulis:

Salam kenal.
Aku Tri, saat ini bersama beberapa teman membuat komunitas pustaka di desa lendah Kulonprogo Yogya.Di desa itu ada Makam Kyai Landoh. Salah satu peninggalan beliau di desa Lendah itu adalah Masjid Al Furgon. Orang-orang sana menyebutknya juga Syeh Jangkung. Setelah baca dan search di internet, Makam Syeh Jangkung juga ada di Pati ya. Lha terus yang di Lendah itu siapa? Bisa dapat info lebih tentang syeh jangkung atau Saridin ini?
Aku dan teman-teman sedang menggali data tentang makam Kyai Landoh di Lendah tsb untuk koran desa.
Nuwun.

Balas Komentar Ini
mz ryaaan pada February 12, 2011 8:33 AM membalas Tri:

aq dgr2 gtu juga, soale rumahku di deket makam kyai landoh yg ada di Lendah, Kulonprogo, Yogya...
Hla yg ziarah kalow parkir di depan rumah... Cerita2 gtu,.
Nah, kalo yg kyai landoh di situ itu siapa?

Balas Komentar Ini
Arjo Ali pada January 23, 2010 7:10 PM menulis:

Salam Kenal..
aku pengen ngoleksi kaset ketoprak serial "Saridin/Syeh jangkung" yen ora salah Ketoprak Sri Kencono, Pati...Pemeran Saridin = Tumijantoro, mohon info seko sedulur2, toko kaset ngendi nek Pati sing isih adol kaset kuwi.Meh 15 tauh ono kalimantan, aku rindu karo serial Saridin. Matur Suwun.....Seko: Cah Karangwage

Balas Komentar Ini
ondo rante pada April 16, 2011 10:37 PM membalas Arjo Ali:

nk karangwage ono seng duwe cd lengkap ketoprak saridin,balek nak karangwage takon arip (didon) anakke parasi sepeda de'Karsono (~~)

Balas Komentar Ini
Arjo Ali pada January 23, 2010 7:15 PM menulis:

Salam Kenal..
aku pengen ngoleksi kaset ketoprak serial "Saridin/Syeh jangkung" yen ora salah Ketoprak Sri Kencono, Pati...Pemeran Saridin = Tumijantoro, mohon info seko sedulur2, toko kaset ngendi nek Pati sing isih adol kaset kuwi.Meh 15 tauh ono kalimantan, aku rindu karo serial Saridin. Matur Suwun.....Seko: Cah Karangwage

Balas Komentar Ini
Aryo Sanjaya pada January 23, 2010 10:47 PM membalas Arjo Ali:

Menawi kerso monggo kulo aturi mendet MP3 Syeh Jangkung wonten blog meniko: http://apdnsemarang.wordpress.com/
Sugeng midangetaken

Balas Komentar Ini
husaini almujarrod pada January 28, 2010 6:08 PM menulis:

Mbah jangkung walaupun sudah meninggal tapi tetap menjadi panutan hususnya pada masyarakat pati. Semoga mendapat ridloNya, Amin.

Balas Komentar Ini
DULUR LANANG pada January 28, 2010 8:57 PM menulis:

Nyuwun sewu, numpang ngangsu kaweruh, saya asli PATI jawa Tengah menurut kulo saridin niku tiyang sing lugu tapi nggadahi ilmu laduni langsung saking kang moho agung amergo nduweni ati ingkang resik lan apik, monggo do tumut langkahe saridin ..HIDUP SARIDIN!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Balas Komentar Ini
Wahyu Cokroningrat Amiastro pada March 18, 2010 1:26 AM menulis:

Asalamu'alaikum wr.wb. nyuwun agunging pangaksamai, salam kenal, mohon maafdan mohon ijin sudah lancang berbagi tauatan, pertama krn rasa penasaran dg eyang saridin, kedua baru bs pesbukan, jg ijin perkenan mengajukan pertemanan, nuwun ~O)

Balas Komentar Ini
S Margo Mulyo pada April 19, 2010 4:50 PM menulis:

Sugeng sonten.
Kulo Asli sakeng Bangkle - Blora.
Mbok menawi taseh wonten ingakng gadah " Kaset / VCD Ketoprak " kepareng kintun kabar kaleh kulo, Kulo sanget remen sanget kisah Saridin meniko.
menopo ingkang mangertosi Alamat ingkang sadean kaset / VCD khususipun kisah Saridin jangkep.
Mbok menawi saget kinton kabar dateng :
S Margo Mulyo
PT. Sinar Surya Graha Persada
Devisi HSE Supervisor.
Perkantoran Gading Bukit Indah Blok. H / 5
Jln. Gading Bukit Raya Kelapa Gading
Jakarta - Utara . 14240
Phone : 021 - 45843954 - 55 Ext. 401

Balas Komentar Ini
dea pada May 5, 2010 10:53 AM menulis:

ceritanya kok lain mas, sama di ketoprak. klo di ketoprak saridin tinggal di desa miyono, bertetanggaan dgn desa landoh. trus waktu saridin di suruh baca kalimat syahadatpun dia bisa mengucapkan kalimat itu, bukannya malah lari manjat pohon kelapa trus terjun kebawah. klo saridin disuruh manjat pohan kelapa sama sunan kudus itu waktu saridin tidak jadi di hukum gantung sama adipati pati, karena saridin sudah masuk keluarga kesultanan mataram, disamping itu sunan kudus tidak berani menggantung saridinpun itu di karenakan saridin sudah menyandang gelar syeh yang di dapat dari sultan ngerom.

Balas Komentar Ini
JAKA pada June 1, 2010 7:15 PM menulis:

irwan riau cerita saridin cerita yg mendidik karena walaupun saridin hanya menguasai sedikit ilmu, tapi sangat diyakini,dipahami,dilakoni,sehingga hati dan bicaranya sama sehingga yang dikatakan akan jadinyata,terwujud.tapi walaupun ilmu banyak keyakinan kurang,tidak dipahami tidak dilakoni,mulut dan hati selalu berbeda .ilmunya takakan berguna.doanya tidak akan terkabul. :O)

Balas Komentar Ini
Eko Heri pada June 3, 2010 12:15 PM menulis:

Alhamdulillah setelah sekian lama nyari2 donlutan mp3 ketoprak lakon saridin akhirnya ketemu juga disini http://apdnsemarang.wordpress.com/category/kethoprak-2/serial-syeh-jangkung/andum-waris/

Balas Komentar Ini
tectona pada June 11, 2010 4:37 PM menulis:

tolong dimuat pula kisah yang lain, misalnya Api Dibukit Menoreh.

Balas Komentar Ini
eko soepriyanto pada June 21, 2010 8:52 PM menulis:

aku iki tulen pati karanglegi, yen krungu jeneng saridin lan sunan kalijogo yo eling meneh go, tempo doeloekoe, nanging aku bangga legenda regionalku dikenal dunia, amin, wsl, piye leh kang din

Balas Komentar Ini
Zen (muhammad zainudin pada July 11, 2010 8:29 AM menulis:

Asslmlkm..wr.wb.. Bakda syahadat.solawat,taawudz dan basmalah.. Hikmah adanya para Wali di indonesia mengajarkan islam. Dan islam mengajarkan rukun apapun ras,suku,agama nya.. Dan Islam menghormati itu.. Kalo' tentang ibadah di surat Al kafirun ada ayat nya.
lakum dinukum waliyadin. Dan
Islam adalah agama yg sempurna.. Dalil nya jelas Ada di Alqur'an.
ikutilah ajaran Nabi Muhammad S.a.w.
Dan berpedomanlah dg Al Qur'an dan hadist Nabi Muhammad S.A.W.
dg di ijma'&qiyas yg sebenar nya..
gada aliran ini/Itu.. Mo kyai,ustad,mubaligh.. apapun aliran nya/gelar/pangkatnya. ALLAH Gak melihat itu.. Tetapi orang yg bener2 iman&taqwa dg yg sebenernya.. Itulah kekasih Allah..
Sempurnakan islam dengan wejangan syahadat yang sebenar nya.. Dg melaksanakan syariat dan haqiqat.. Dan ma'rifat lah kepada Allah dg jalan yg sebenarnya. Di zaman carut marut nya moral& bnyk nya musibah dimana.. Sedih nya ibu bumi pertiwi kita melihat bangsa ini.. Di zaman kolobendu ini Allah telah mengirim sirrulah dan para malaikat nya dg berbagai peringatan.. Monggo kita selamatkan diri,keluarga dan bangsa ini.. Rukun kan bangsa dan satukan umat islam digerbang zaman Al mahdi ini.. Ikuti wejangan syahadat oleh
syeh Al fatah yasin Dg alamat; padepokan Alang Alang kumitir.. di Rejo qaton. Raman Utara . LAMPUNG TIMUR LAMPUNG..
Nb: bagi ahli ma'rifat yg sejati monggo. Pasti ngerti siapa sejati nya yg mendegani (menunggu/memperkarsai) padepokan tersebut..

Balas Komentar Ini
gordon pada August 25, 2010 9:12 PM menulis:

gimana cara mengetahui keaslian dari lulang kebo landoh?

Balas Komentar Ini
Putune Saridin pada September 15, 2010 11:19 AM menulis:

Untuk Mengetes ke aslia nya bawa aja ke Pemotongan kerbau...He3x

Balas Komentar Ini
FERY SETIOKO pada October 2, 2010 5:44 PM menulis:

Sebelum nya maaf; kalau boleh tau nama syeck jangkung bukan saridin tapi siapa nama aslinya: tolong kasih tahu ya kalo udah pernah tawasulin beliau.
;

Balas Komentar Ini
mamase pada October 6, 2010 5:10 PM menulis:

sejarah tinggal sejarah yang penting bagaimana kita bisa menyikapi..ber tauhid lah kepada yang di atas

Balas Komentar Ini
darno pada October 10, 2010 10:12 AM menulis:

namanya saridin "manusia"
Yang kagak sadar ama kesaktiannya ya si pemegang kekuasaan dan sunan sapa tuh dan tent;unya kita yang lag ngebaca blog ini heheheheheheheh :D

Balas Komentar Ini
Dwi pada October 11, 2010 11:47 PM menulis:

Saridin syeh jangkung. Minta fotonya boleh gaaa?

Balas Komentar Ini
Kokok Purwoko pada October 12, 2010 12:09 AM menulis:

Saridin masuk televisi (TPI)pada hari Senin 11 Oktober 2010 jam 21.00 s/d 22.30 dengan judul "Syeh Jangkung" akan tetapi setelah melihat, kecewa berat ... karena ceritanya tidak seperti di kaset kethoprak. (terkesan kaku)

Balas Komentar Ini
Abdul Mun'im pada October 16, 2010 2:48 PM menulis:

Sangat bermanfaat.... dan mohon bisa saya jadikan bahan makalah saya...
ijinkan saya mengkopi

Balas Komentar Ini
onetwo pada October 27, 2010 9:02 AM menulis:

gimana cara dapaten lulang kebo landoh? apa aku bisa memiliknya? dimana?

Balas Komentar Ini
bambang hengky pada November 12, 2010 9:26 AM menulis:

salam sejahtera nama saya bambang hengky,profesi saya pengkarya film,saya sangat tertarik dengan kisah saridin (syeh jangkung)saya terobsesi ingin memvisualkan cerita itu lewat film tv (ftv) dalam bentuk dokudrama ,barang kali sedulur ada masukan sebagai bahan riset membuat naskah film.saya sudah buat beberapa karya film .dokudrama dan kisah nyata
1.jejak kyai sadrach.2perjalanan hidup kartini (wanita terpilih)3.sadam (lengger terachir)4.samin surosentiko (melawan ketidakadilan).dan beberapa film dokumenter lainya .dalam forum ini jika ada yang mau berbagi informasi saya sangat berterima kasih.kirim saja ke emailku.

salam:
seger waras

Balas Komentar Ini
bambang hengky pada November 12, 2010 9:31 AM menulis:

salam sejahtera nama saya bambang hengky,profesi saya pengkarya film,saya sangat tertarik dengan kisah saridin (syeh jangkung)saya terobsesi ingin memvisualkan cerita itu lewat film tv (ftv) dalam bentuk dokudrama ,barang kali sedulur ada masukan sebagai bahan riset membuat naskah film.saya sudah buat beberapa karya film .dokudrama dan kisah nyata
1.jejak kyai sadrach.2perjalanan hidup kartini (wanita terpilih)3.sadam (lengger terachir)4.samin surosentiko (melawan ketidakadilan).dan beberapa film dokumenter lainya .dalam forum ini jika ada yang mau berbagi informasi saya sangat berterima kasih.kirim saja ke emailku.

salam:
seger waras

Balas Komentar Ini
Kokok Purwoko pada January 14, 2011 11:47 AM menulis:

Apa betul kisah Saridin ada terselib atau bisa dihubungkan dengan Kyai Ondo rante dari Kayen?

Balas Komentar Ini
toni pada March 1, 2011 10:19 AM menulis:

kemarin aq habis jiarah ke makam mbah din, di sana aq melihat dua buah kelapa, yang konon di buat tapa larung di laut jawa

Balas Komentar Ini
Elha Husnan pada March 2, 2011 1:39 PM menulis:

Baru denger nama ini kemarin, dan saya langsung tertarik. Tiba-tiba saja, mbah google menuntun saya sampai ke blog ini. Terima kasih referensinya.

Oh ya, saya juga menulis tentang Saridin. Dipun aturi mampir, http://elhahusnan.wordpress.com.

Balas Komentar Ini
belabelo pada March 9, 2011 1:15 PM menulis:

kalau sedulur pingin jiaroh kemakamnya , disana masih ada peninggalannya berupa barang pribadinya masih utuh , kebetulan saya pernah diajak jiaroh ke syech jangkung, sangattttt....... luar biasa .......................................

Balas Komentar Ini
BaitoPATI pada May 8, 2011 7:53 AM menulis:

aku raiso omong akeh2, entuk raentuk pokoke tak copas ckaka

Balas Komentar Ini
Maggali Prijohutomo pada May 16, 2011 3:00 PM menulis:

Kalo cerita mengenai Manggoloyudo Sudiro kagungan nopo mboten mas, awit rumiyin ketika masih kecil itu belum paham banget ceritanya. Menawi kagungan lan ngertos hambok dipun ceritakaken.

matur suwun

Balas Komentar Ini
sarden pada May 24, 2011 8:57 PM menulis:

aku wong kayen asli cedak karo makame mbah din, nak menurutku yo cerito mbah din ki yo mung dongeng ra iso dipertanggung jawabkan kebenarannya. Mbuh ono opo ora sosok sing jenengen saridin mau

Balas Komentar Ini
jagad pada July 4, 2011 9:13 PM menulis:

saya orgkyen asli tau kisah2 syeh jangkung.yg smpean ceritakan byk yg salah.

Balas Komentar Ini
paus pada July 4, 2011 10:03 PM menulis:

tolong dong pak di ceritakan sampai beliau ini wafat....trus beliau itu berguru kepada siapa saja :)

Balas Komentar Ini
ketels pada July 23, 2011 2:36 AM menulis:

iso dunlud mp3'ne nek ndi pak?

Balas Komentar Ini
Sahronie pada October 27, 2011 12:28 AM menulis:

idiologinya memang bagus

Balas Komentar Ini
dheny pada December 28, 2011 9:38 AM menulis:

sing nulis crito yoo lugune pol, sing ceto jelas penak nk diwoco ngono too kang, kisah crito liyane tp nk nulis cerioto sing mak nyus loo...hehe :)) :)) :)) hep mingkem :-@

Balas Komentar Ini
Bariklana pada February 17, 2012 9:19 AM menulis:

Pengen deh baca ceritanya sultan Hadiwijaya
tolong y klo da:).....

Balas Komentar Ini
Bariklana pada February 17, 2012 9:19 AM menulis:

Pengen deh baca ceritanya sultan Hadiwijaya
tolong y klo da:).....;;)

Balas Komentar Ini
tobi,in pada May 25, 2012 10:21 PM menulis:

Sebelum nya aku mnt ma,af mngkin klo pnglman dan perjlnan aku ,,belum seberapa tp ,,mlht blog ini dan sering, mndngr crt dari sejarah atau prjlnan ma,af orang ,orang terdahulu ...mang ada, dan nyata tentunya ,krn adanya kisah krn suatu perjlnan..
Aku mlh ikut sneng msh ada yg melegendariskan cerita
atau kisah....

Balas Komentar Ini
orang juwana pada June 13, 2012 12:00 AM menulis:

mslh percaya apa tdk akan kekebalan orng2 dl.sy percy sekali.gk usah jauh2 ke Syeh jangkung.kakek sy sendiri tdk hanya cerita dr ayah tp orng tua2 sekampung cerita akan keampuhannya.dijaman pki orng dng mudah mefitnah seseorang terlibat dlm pki.dlm operasi ganyang pki.orng yg terlibat akan dikejar dan ditembak.polisi mengejar kakek sy sampe kewalahan.krn bisa menghilang.dan ayah sy pernah dibisiki dr belakang pdl gk keliatan orngnya disaat polisi dtg mencarinya.suatu saat tertangkap & dieksekusi peluru tdk mempan ketubuhnya.ada temen 1 sepeguruan dng kakek orng cibolek margoyoso pati memberi tau rahasia syarat agar pelurunya bisa tembus.jd orng2 terdahulu punya kesaktian semacam itu tdk diragukan lg,krn mereka bynk tirakat(puasa).aplgi jamanya Saridin dan para Wali 9.saat inipun aku menyimpan barang pusaka trmsk LULANG KEBO LANDOH.aku seorang muslim bila hati kt lengah bl mermain dng pusaka2 spt itu kt akan masuk dlm kesyirikan.hati kt dijaman skrng beda dng kekuatan iman orng dahulu2.sy cerita bkn bermaksud apa2.hanya kasih gamabaran orng terdahulu punya kelebihan khusunya orng jawa.tp semua kt hrs akui tiada kekuatan yg melebihi kekuatan Allah..tanpa seijiNYA orng jaduk2 tk berdaya apa2...

Balas Komentar Ini
sasya pada July 23, 2012 7:55 PM menulis:

ceritanya bisa dilengkapkan gak ? soalnya cerita ini sangat menarik :)>-

Balas Komentar Ini
haryono pada July 24, 2012 2:32 PM menulis:

Sebagai orang Pati Asli walopun sekarang sdh gak lagi,cerita saridin sdh mendarah daging sejak kecil dan aku yakin cerita saridin benar adanya karena petilasan2nya ada.Apa ada cerita tentang Baron skeber yang berhubungan dgn pati.

Balas Komentar Ini
Darsono pada July 27, 2012 5:58 AM menulis:

Jadi pgn ikut komen, saya org pati ,em mengenai kisah saridin yg kita dgr terutama dr ketoprak (saya punya mp3 lengkap sekitar 4gb monggo kalau minta) kisah itu tidak otentik krn pd masanya tdk ada yg menulis ttg kisahnya kecuali sebuah koar-koar lokal history tp jg tdk boleh dikesampingkan kuwalat kapok kuwe beliau itu wali bukan bajingan beberapa persen tentu ada benernya sebagian lg pasti jg ada mlesetnya,tp yg perlu kita garis bawahi kenapa kita lebih berkesan pd hal mistik yg ada di diri saridin (hal bodoh) kenapa bukan soal keyakinan,ketauhidan, rasa dan ajaran sosialnya kepada rakyat dan pejabat, loyalitas sebagai murid,guru ,warga negara bahkan ditiap-tiap tempat yg ia singgahi etc pd masanya

Balas Komentar Ini
sukar pada September 1, 2012 7:15 PM menulis:

tepangaken kula tiyang enggal menawi sederek sedaya butuh kisah saridin/ondo rante kula gadah nanging wonten ing memori hp.
kisah saridin 10 seri ondo rante 11 seri.
cekap sementen matur suwun.

Balas Komentar Ini
alfit pada November 3, 2012 9:35 AM menulis:

ada ga cerita sultan agung tani..

Balas Komentar Ini
joependi pada June 28, 2013 10:52 PM menulis:

emang...? cerita saridin ini ada....? (kok janggal rasanya....(soalnya saridin dalam cerita ini hidup dimasa pemerintahan SULTAN AGUNG MATARAM ditahun 1630-an. apalagi membawa-bawa nama sunan KALIJAGA yang hidup dimasa RADEN PATAH DEMAK BINTORO DITAHUN 1460-an....klo cerita saridin ini benar berarti SUNAN KALIJAGA INI BERUMUR SEKITAR 200TAHUN... LOGIS NGGAK YA.....TRIMS..

Balas Komentar Ini
ocha pada January 4, 2014 3:56 PM menulis:

ƗƗɐ•̃⌣•̃ƗƗɐ•̃⌣•̃ƗƗɐ ,,,,

Balas Komentar Ini
Rama Jaka Surya pada April 21, 2014 5:59 PM menulis:

cerita yg sangat menarik ttg Syekh Jangkung
inyong kenal nama ini sewaktu lagi di rumah temen di Lenteng Agung-Jkt.
Waktu itu hendak mau berbincang dgn leluhur Syekh Abdul Jalil (dapat petunjuk nama Syekh Abdul Jalil ketika ada di Sendang Wujud Beji Depok, setelah mandi di LEBAK CEWENE (lebak= tuh air yg menggenang, org2 menamakan sendang/kolam/beji dsb, Cewene = pemandian. Lebak Cewene diyakini air nya membawa manfaat (ttg cerita Lebak cewene ada di Uga Wangsit Silihwangi) setelah selesai mandi di lebak cewene yg terdapat 2 sendang yg pertama sendang kahuripan (rasa nya air nya dingin) dan yg kedua sendang kejayaan (rasanya air nya hangat)yg hadir syekh Abdul Jalil (di mandala (tempat/rumah transit) untuk bermeditasi, memang di rumah tsb terdapat lukisan syekh abdul jalil-CIGANJUR. Setelah inyong telusuri di CIGANJUR ada petilsan beliau di jalan warung sila.

kita kembali ke Syekh Jangkung, yg hadir memperkenalkan diri, yg aneh wujud badan sakojur beliau itu hitam kelam (aku berfikir beliau ini pasti ada yg tidak beres, krn seorang tingkat wali allahu tentunya bersih. inyong hendak meselidikkii maksud inyong menyelidiki knp tubuhnya hitam). Beliau bercerita, memang makam nya di pati, beliau suka singgah di pintu 3 taman ragunan pasar minggu, tp berhubung tempat itu kotor (suka berbuat maksiat) gk betah dan ikut pindah di jalan warung sila bersama syekh abdul jalil. Setelah inyong selididididii maksudnya selidiki antara Syekh Jangkung dgn Syekh abdul jalil, ponakan dgn paman. Kalau Syekh Jangkung arahnya dari Siti syarah binti Maulana Ishak + Sunan kali jaga, lahir sunan muria + dewi samaran, lahir syekh jangkung. Siti Sarah punya adik bernama Sayyid Abdul qodir + Dewi Asiyah bin Jaka Gandar (sunan Malaya) lahirlah Syekh Abdul Jalil/Sunan Jepara/Syekh siti jenar ... akhir cerita syekh Jangkung berhasil inyong sembuhkan sehingga kini beliau tubuhnya menjadi bersih dan bersinar (entah krn kesalahan apa pada masa dulunya) dan inyong belajar dari beliau bagaimana caranya bekerja di lebak cewene, spt arahan uga wangsit silihwangi "budak angon pergi ke lebak cewene, membuka lahan baru, nusantara bersatu lagi, nusantara jaya lagi, ratu adil yg sejati ...

Balas Komentar Ini
Rama Jaka Surya pada April 21, 2014 7:09 PM menulis:

cerita yg sangat menarik ttg Syekh Jangkung
inyong kenal nama ini sewaktu lagi di rumah temen di Lenteng Agung-Jkt.
Waktu itu hendak mau berbincang dgn leluhur Syekh Abdul Jalil (dapat petunjuk nama Syekh Abdul Jalil ketika ada di Sendang Wujud Beji Depok, setelah mandi di LEBAK CEWENE (lebak= tuh air yg menggenang, org2 menamakan sendang/kolam/beji dsb, Cewene = pemandian. Lebak Cewene diyakini air nya membawa manfaat (ttg cerita Lebak cewene ada di Uga Wangsit Silihwangi) setelah selesai mandi di lebak cewene yg terdapat 2 sendang yg pertama sendang kahuripan (rasa nya air nya dingin) dan yg kedua sendang kejayaan (rasanya air nya hangat)yg hadir syekh Abdul Jalil (di mandala (tempat/rumah transit) untuk bermeditasi, memang di rumah tsb terdapat lukisan syekh abdul jalil-CIGANJUR. Setelah inyong telusuri di CIGANJUR ada petilsan beliau di jalan warung sila.

Balas Komentar Ini

Isi Komentar




  Isi Smiley


Pencarian

Komentar Terbaru

April 2014

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30      

Kategori

Arsip

Aryo Sanjaya

Tinggalkan Pesan

Kisah Mahesa Jenar

Kisah dari Tanah Jawa, tentang perjalanan diri Mahesa Jenar.
Download:
Naga Sasra & Sabuk Inten
atau di sini:
download dari SaveFile.com
Theme by: Magic Paper
Didukung oleh
Movable Type 5.01


Aryo Sanjaya

Sindikasi