" /> Mahesa Jenar: September 2012 Archives

« January 2012 | Depan | October 2012 »

September 17, 2012

Sebab dan Akibat

Jika berpijak pada akal, maka hukum tertinggi yang dapat diterima oleh manusia adalah hukum sebab akibat. Segala sesuatu akibat yang terjadi merupakan dampak dari suatu sebab. Misalnya:

  • Benda jatuh karena gravitasi
  • Kayu hangus karena terbakar api
  • Manusia kaya karena rajin menabung
  • dan seterusnya.

Urutan kejadian sebab dan akibat ini sering disebut dengan logika.

Sedangkan kemampuan akal dalam bentuk logika ini adalah terbatas, baik dari masing-masing manusia (individu), maupun manusia secara keseluruhan (kesadaran bersama pada lingkungan tertentu, atau jaman tertentu).

Akal memerlukan belajar, penelitian, dan data-data untuk menambah informasi, kemudian digunakan sebagai pengetahuan baru untuk meningkatkan kemampuan akal. Dengan adanya kemampuan untuk bertambah inilah membuktikan bahwa akal manusia tidak maksimal, karena ternyata masih ada hal untuk ditambahkan. Jika sudah maksimal tentunya sudah tidak dapat bertambah lagi. Sesederhana itu.


Seandainya ada yang tidak dimengerti oleh akal, hal tersebut dianggap misteri, atau lebih mudah lagi dianggap sebagai "tidak masuk akal", yang ketika suatu saat sudah diketahui oleh akal, menjadi hal yang wajar saja.

Seringkali akal tiap manusia juga berbeda. Hal yang dianggap tidak masuk akal dan misteri bagi sekelompok orang, namun dianggap wajar dan logis sekali oleh kelompok yang lain.

Namun di atas akal, masih ada spiritual yang memiliki hukum tak terbatas, hukum yang menyatakan "sebab adalah ciptaan Alloh, dan akibat juga ciptaan Alloh, yang keduanya biasanya dimunculkan berpasangan".

Sekilas mungkin sama saja dengan hukum sebab akibat, namun berbeda saat sebab dan akibat tidak muncul bersamaan, atau tidak dalam bentuk yang dapat dimengerti oleh akal. Alloh berhak untuk mengganti waktu kemunculan "sebab" terhadap "akibat". Atau memunculkan "sebab" dalam bentuk yang tidak dimengerti oleh akal, dan "akibat" yang juga belum tentu dipahami oleh akal.

Misalnya:

  • Saat belum ditemukannya pesawat, manusia terbang antar benua adalah hal yang tidak masuk akal. Tetapi karena berkembangnya akal, manusia terbang menjadi hal yang lumrah.
  • Nabi Ibrahim dimasukkan ke dalam api dan tidak terbakar adalah tidak masuk akal. Dan karena akal belum berkembang ke arah itu (sampai saat ini) maka kejadian tersebut tetap dianggap tidak masuk akal.
  • Manusia yang menabung menurut logika akan menjadi kaya, tetapi jika dilihat pada realita, belum tentu yang terjadi adalah demikian.

Hal-hal tersebut akan menyisakan pertentangan logika, atau minimal berupa tanda tanya, seandainya kita hanya berhenti mengandalkan logika saja, yang terbukti terbatas dan masih terus berkembang.

Kesalahan yang sering manusia alami adalah memaksakan diri untuk selalu menggunakan logika dalam kehidupannya. Dampak dari yang demikian adalah tersiksanya diri sendiri, karena salah sendiri berusaha menanggung semua menggunakan otaknya.

Andaikan kita mau melibatkan Alloh dalam setiap hal, sebagai tempat curhat, tempat sharing, tempat mengembalikan segala persoalan, sedangkan Dia adalah Maha Tak Terbatas, kehidupan tidak akan seberat yang kita bayangkan menggunakan logika kita sendiri.

Logika yang mengatakan "Bekerja keras akan kaya" adalah masuk akal menurut otak, tetapi jika dipaksakan seperti itu akan membebani diri sendiri jika sebab atau akibatnya tidak terjadi. Berapa banyak yang bekerja keras tetapi tidak kaya, dan berapa banyak yang kaya tanpa bekerja keras? Itu semua hak Alloh untuk menciptakan keduanya (sebab dan akibat) terpisah, atau dalam bentuk yang tidak dipahami oleh akal.

Yang terbaik adalah: jadikan bekerja sebagai kewajiban yang datang dari Alloh (bukan sebab) dan yakini bahwa hasil dari itu semua adalah pemberian dari Alloh (bukan akibat).

Demikian, semoga kita termasuk hambaNya yang tidak tertipu oleh akal sendiri. Aamiin.


September 16, 2012

Kultwit: Kerispedia


16/09/2012 00:05:07     http://t.co/KuqujeHV Pada 2005 UNESCO memberi gelar: Masterpiece of the Oral and Intangible Heritage of Humanity kepada keris. #kerispedia
16/09/2012 00:05:41     Keris adalah asli nusantara, banyak ditemukan di daerah yang pernah dikuasai oleh Majapahit (Filipina, Kamboja, Brunei, dst). #kerispedia
16/09/2012 00:05:58     Keris tertua ditemukan pada abad ke-6 dan dikenal sebagai keris Buda, berbentuk pendek dan gemuk, masih tanpa pamor. #kerispedia
16/09/2012 00:06:34     Meski banyak ditemukan relief keris di candi Budha/Hindu di Jawa, tapi tidak ditemukan itu di candi di India dan negara lain. #kerispedia
16/09/2012 00:07:04     Di Mahabarata & Ramayana tidak ada senjata keris, hanya di pewayangan Jawa memunculkan ada keris, karena adanya adaptasi cerita. #kerispedia
16/09/2012 00:07:33     Keris lazimnya berukuran 33cm sampai 38cm. Jika ada yang lebih kecil dari 16cm itu namanya jimat keris, keris-kerisan. #kerispedia
16/09/2012 00:08:12     Keris yang terbuat dari bahan selain besi dan baja + campuran pamor, tidak dapat dikatakan sebagai keris. #kerispedia
16/09/2012 00:08:53     Keris bukan diciptakan sebagai alat pembunuh! Kata "pusaka" lebih kepada pengertian simbolik (spiritual, psikologi, dsb). #kerispedia
16/09/2012 00:09:07     Buktinya adalah sampai saat ini tidak pernah ada keris yang diasah atau ditajamkan. Meskipun tetap bisa dipakai untuk membunuh. #kerispedia
16/09/2012 00:11:49     Namun demikian keris dapat menjadi "sipat kandel" /penguat diri saat maju ke medan perang, berdagang, negosiasi, dan sejenisnya. #kerispedia
16/09/2012 00:12:07     "keris" yang di Iran dan Persia meskipun bentuknya mirip dan sebagai alat pembunuh, tidak memiliki syarat dasar pembuatan keris. #kerispedia
16/09/2012 00:12:36     Keris pastilah ditempa dari bahan campuran besi, baja dan pamor, sedangkan "keris" Iran dan Persia hanya besi atau baja saja. #kerispedia
16/09/2012 00:13:17     Simbol keris begitu kuatnya, sampai pewarisan tahta, pengukuhan utusan, ijin orang tua, belum sah jika tidak disertai keris. #kerispedia
16/09/2012 00:13:44     Bahkan jika pernikahan yang mempelai pria berhalangan hadir, tetap dianggap sah diwakili oleh kehadiran keris mempelai pria. #kerispedia
16/09/2012 00:14:43     Penyimbolan yang sangat penting itu, menjadikan keris sangat dihargai. Namun bagi pihak yang tidak mengerti, dianggap klenik. #kerispedia
16/09/2012 00:15:50     Bahan yang unik (meteorit/titanium/dsb) dan proses yang sulit (penempaan berlapis) membutuhkan keahlian dan keuletan luar biasa. #kerispedia
16/09/2012 00:16:17     Ketelitian sangat tinggi dibutuhkan dalam proses pembuatan keris, beda sedikit saja sudah berpengaruh pada nama dapur keris. #kerispedia
16/09/2012 00:17:28     Penyatuan logam dengan tingkat pemuaian beda, dengan sistem berlapis, adalah teknologi abad jadul masih digunakan hingga kini. #kerispedia
16/09/2012 00:17:49     Ternyata lapisan-lapisan tersebut (semacam plywood masa kini) menggunakan sistem 2 pangkat n, ada yang 64 lapis, 128 lapis, dst. #kerispedia
16/09/2012 00:18:19     Banyak disiplin ilmu terlibat dalam kerisologi: seni, budaya, sejarah, bahasa, metalurgi, sampai pada metafisik dan spiritual. #kerispedia
16/09/2012 00:19:08     Dari sisi seni, dapat diperhatikan estetika, tatahan, pegangan, bahkan warangka, indah untuk dipandang, apalagi dimengerti. #kerispedia
16/09/2012 00:20:14     Sisi budaya: menarik mempelajari cara menggunakan keris (sesuai momen yang terjadi) memiliki tata cara yang telah pakem. #kerispedia
16/09/2012 00:21:17     Sejarah: mempelajari keris otomatis mempelajari tangguh (masa) keris dibuat, mengerti urutan berdirinya kerajaan, dst. #kerispedia
16/09/2012 00:21:46     Dari sisi bahasa, karena menggunakan berbagai istilah jadul, akan memperkaya bahasa saat mempelajari keris. #kerispedia
16/09/2012 00:22:19     Dari sisi metalurgi, mempelajari keris berarti minimal tahu jenis logam pembentuk keris tersebut. Apakah dari besi cor, dll. #kerispedia
16/09/2012 00:22:59     Spiritual: Mpu adalah motivator agar manusia mendekatkan diri kepada penciptaNya, melalui pamor tertuang pada keris tersebut. #kerispedia
16/09/2012 00:23:39     Karena kurangnya pengertian, keris lebih terkenal sisi mistisnya saja. Hingga mempelajari keris dianggap belajar mistis. #kerispedia
16/09/2012 00:24:02     Memang ada keris yang bertuah, tetapi itu tidak dimonopoli oleh keris. Akik, sabuk, jubah juga dapat mengandung unsur tersebut. #kerispedia
16/09/2012 00:24:47     Mempelajari keris tidak berbenturan dengan agama. Justru patut dicurigai kenapa kita seakan "dilarang" mempelajari keris. #kerispedia
16/09/2012 00:24:56     Dan baru geger seandainya negara sebelah mengakui keris sebagai budaya mereka. #kerispedia
16/09/2012 00:25:09     Tahun 2006 ada 12 paguyuban keris, 2012 sudah ada 74 paguyuban di bawah naungan SNKI (Sekretariat Nasional Keris Indonesia). #kerispedia
16/09/2012 00:25:37     Di Bali sudah ada himbauan pemerintah untuk 1 keluarga minimal memiliki 1 bilah keris, wujud pelestarian budaya. Di Jawa? #kerispedia
16/09/2012 00:25:43     Kembali ke pertanyaan klasik: jika bukan kita yang memelihara keris, lalu siapa lagi? #kerispedia
16/09/2012 00:25:53     -end of kultwit, disarikan dari Ensiklopedi Keris oleh Bambang Harsrinuksmo. #kerispedia


Enhanced by Zemanta
English: An image displaying various way on we...


Pencarian

Komentar Terbaru

October 2025

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31  

Kategori

Arsip

Aryo Sanjaya

Tinggalkan Pesan

Kisah Mahesa Jenar

Kisah dari Tanah Jawa, tentang perjalanan diri Mahesa Jenar.
Download:
Naga Sasra & Sabuk Inten
atau di sini:
download dari SaveFile.com
Theme by: Magic Paper
Didukung oleh
Movable Type 5.01


Aryo Sanjaya

Sindikasi