Berburu Dokter Kandungan
Dalam masa-masa sekarang ini, salah satu agenda kegiatan adalah mengumpulkan referensi sebanyak-banyaknya mengenai dokter kandungan di Malang Kota. Meskipun tindakan ini seharusnya dilakukan pada awal-awal kehamilan, namun saat itu sudah kadung 'manut' sama referensi dari seorang teman untuk ke dokter kandungan X.
Memang secara kedokteran, pelayanan kedokteran yang sekarang sudah sangat baik. Namun sebagai pemula, kami membutuhkan lebih daripada itu. Interaktif, mungkin itu yang kurang. Sehingga biasanya kami datang, ditanya ada keluhan atau tidak. Tidak ada, lalu USG, dicetak, selesai, pulang. Selalu seperti itu.
Karenanya perlu dipertimbangkan referensi dari lebih banyak lagi sumber. Terutama jika berhubungan dengan pre, pasca, dan proses kelahiran, mesti selektif dalam memilih dokter kandungan (dan impactnya adalah tempat bersalin). Dan semakin dikumpulkan menjadi semakin banyak, sehingga aku share di sini agar bisa dimanfaatkan oleh yang lain, atau mungkin ada yang bisa ikut menambahkan koleksi Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di bawah ini.
Note:
- Peta lokasi adalah peta pada wikimapia.org yang mungkin saja belum update gambarnya, mungkin 2 atau 3 tahun yang lalu, sehingga bisa jadi gambarnya agak berbeda dengan saat ini.
- Rumah yang dimaksud ada di sekitar tanda + dalam peta.
1. Dokter Imam Wahyudi, Kawasan Jalan Ijen, Jl. Puncak 3, buka tiap hari Senin, Selasa, Kamis, Jum'at, jam 18 - 20, peta lokasi.
2. Dokter Siti Chandra, Kawasan Soekarno Hatta, buka tiap hari kerja, jam 18 - selesai, peta lokasi.
3. Dokter Sardjana, Kawasan Sawojajar, JL. Danau Toba E VI/15, buka tiap hari kerja, jam 18 - selesai, peta lokasi.
4. Dokter Laksmi Himawan, Kawasan Dieng Plaza, peta lokasi.
5. Dokter Samodra S, Rumah Sakit Lavalette atau di Jl. Garbis 14.
6. Dokter I Wayan Arsana, Jl. Ciliwung 43.
7. Dokter Anastasia Tyas R, Jl. Candi Trowulan 36.
Segitu yang dapat dikumpulkan. Urutan 1 - 7 bukan berarti pilihan, karena tidak bermaksud mengurutkan :)
Terutama karena belum semuanya dikunjungi.
Beberapa kriteria yang mungkin dipegang:
- Teliti (tidak sembrono)
- Orientasi kemanusiaan (bukan komersil yang mengada-adakan yang seharusnya tidak perlu)
- Pengalaman (yakin dengan aksinya, bukan coba-coba)
Silakan ditambahkan jika memiliki referensi lainnya. Terimakasih dihaturkan.

Komentar Terbaru