" /> Mahesa Jenar: January 2008 Archives

« December 2007 | Depan | February 2008 »

January 29, 2008

Yang Besar Yang Salah

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa setiap terjadi kecelakaan di jalanan, yang salah adalah yang lebih besar.

Truk yang salah kalo tabrakan dengan sepeda motor.
Sepeda motor yang salah kalo tabrakan sama sepeda onthel.
Dan sepeda onthel yang salah kalo tabrakan dengan pejalan kaki.

Apalagi kalo pejalan kaki tabrakan sama truk.

Ok, mungkin kalimat yang benar adalah: yang lebih besar yang bertanggung jawab.

Menurutku ini adalah paradigma yang dipaksakan, karena dalam prosesnya kesalahan bisa dilakukan oleh kasta yang paling rendah sekalipun.


Misalnya saat sedang mengendarai Tiger dengan santai, mendadak pejalan kaki yang sebelumnya jalan di trotoar, berbelok arah menyeberang jalan.
Terjadilah tabrakan Tiger vs Manusia.

Secara proses yang salah adalah pejalan kaki. Tapi yang menanggung biaya pengobatan tetap pengendara Tiger. *sigh*

Kemungkinan, paradigma itu diciptakan agar pengendara motor, mobil, truk, bis, tronton, pesawat dan kereta api, lebih berhati-hati kalau berhadapan dengan pengendara yang lebih rendah kastanya. Namun jika selalu dipaksakan penerapannya, yang rugi adalah yang lebih besar meskipun tidak melakukan kesalahan.

Contoh kasusnya adalah tabrakan di Malang beberapa hari yang lalu:
Satu Keluarga Tewas Terlindas Truk Gandeng

Kesalahan jelas tidak terletak di sopir truknya, namun meski demikian sopirnya yang ditahan. Secara materi dan waktu, sopirnya mengalami kerugian, belum lagi ganti rugi yang mesti dikeluarkannya jika ada.

Oleh bapak polisi sopirnya ditahan untuk menghindari amuk massa. Dari dua pilihan: ditahan atau diamuk massa, keduanya jelas merugikan sopir, karena kalau ditahan oleh polisi, pasti harus ada suatu proses[1] agar dilepaskan kembali.
[1] you know what

Hampir sama dengan kejadian itu:
Taft ditabrak bempernya,
bempernya copot,
si penabrak nyungsep di aspal bersama RX King-nya,
RX King pecah pada speedometernya.

Dengan Taft itu pula aku bawa dia ke UGD RS Soepraoen, membayari dokternya, dan mengganti biaya perbaikan sepedanya.

Di sini terjadi peperangan pikiran, sejauh mana pandangan 'yang besar yang salah' itu berlaku.
Aku bisa saja meninggalkannya terkapar di pinggir jalan saat itu, wong dia yang salah, ngebut dengan lampu mati di kegelapan, sedangkan posisiku yang sedang berhenti ditabrak.
Tapi dengan bertanggung jawab seperti itu, dia yang salah tapi aku yang rugi. *sigh*



January 25, 2008

Konser Helloween di Jakarta

Yang mau ikut ke Jakarta silakan, barengan.

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

"SOLUCITE Metal Concert Presents"

HELLOWEEN World Tour Hellish Rock 07-08

Friday, February 22th, 2008

17.00 WIB / 5 PM

At Tennis Indoor Senayan Jakarta

Opening Act :

- Burger Kill
- Straight Out
-  ..Selected
-  ..Selected

HTM :
- Festival = Rp 200.000
- Tribun = Rp 175.000

Ticket Box available at :

JAKARTA :

Solucite (7262183)
Aquarius Mahakam (7208413)
Aquarius Pd Indah (7238760)
Duta Suara Sabang (31925471)
Duta Suara Plaza Senayan (5725319)
Duta Suara Mal Taman Anggrek (5639427)
Duta Suara Mal Kelapa Gading (45853708)
Duta Suara Plaza Indonesia (31927995)
www.detik.com (7044473)
Music Klub (70934179)
Ibu Dibyo (31931178)
www.rajakarcis.com (8282137)
Music Plus Sarinah (3902759)
Music Plus Blok M Plaza (7209385)
Music Plus Mal Taman Anggrek (5639297)
Music Plus Mal Kelapa Gading (4529630)
www.tiketnonton.com (7229535)
Monster Invasion (08561771571)
www.cdbyfanatics.com (0816855726/68800441)
Twins Music (08129709469)
Pojok Karcis (7258626)
Ish Kabible (08129268837)
DapurLetter.com (0856 1112051, 021-920 69153)

BOGOR :

Duta Suara Eka Lokasari (362971)

TANGERANG :

Duta Suara Lippo Karawaci (5462066)

BANDUNG :

www.tiketnonton.com (91123913)
Hard n Heavy (42228855)

SURABAYA :

www.rajakarcis.com (70785757)
Inferno (5946750)
Paradigma Records (5914170)

YOGYA / KLATEN / SOLO :

Holy Fresh Rock (0272-554872 / 08179451138)
ANT Studio (081808854117)

MALANG :
Ticket Master (480297 / 081876837)

SEMARANG :

Strato Studio (3510057 / 08182494111)

Info :
SOLUCITE : 021-7262183

Don't Miss It, Keep On Ur Metal Spirits! Because We Always Support U!



Sumber: http://dapurletter.com/dapur_news_det.php?id=436


January 24, 2008

Sedulur Papat


Kalo mau jujur, mau mengingat-ingat, mau berpikir dan menyadari, sebenarnya kita untuk bisa hidup sampai detik ini, sampai bisa membuka blog warna coklat ini, telah beberapa kali terhindar dari mati.

Sebagai mahluk hidup, tentu tidak akan terhindar dari mati.

Menurut satu nasehat bijak, bahwa sebenarnya setiap saat malaikat maut selalu mengintai kita, geregetan ingin segera mencabut nyawa kita. Tinggal menunggu komando dari komandannya, malaikat Izroil tinggal menekan tombol enter saja.
Oleh karenanya setiap saat, setiap detik, kita harus sudah siap untuk mati. *hmmm*

Sadarkah anda, bahwa beberapa kali kita sudah terhindar dari mati?

/*
Ok, kita gak usah membayangkan adanya film spektakuler macam Armageddon yang mana Bruce Willis berhasil membatalkan kiamat,
atau Ksatria Baja Hitam yang mengalahkan monster penghancur bumi.
*/

/*
Dan meskipun semua hal sudah tercatat dalam takdirNya, tapi karena takdir berada di luar jangkauan manusia, maka kita tidak sedang membicarakan takdir.
Kita bicara sebagai manusia, yang pantas berduka kala berduka, dan bersyukur kala bahagia.
*/

Dalam catatan ingatanku saja, sudah beberapa kali aku terhindar dari mati:

[1] terhindar dari petir

Saat aku masih kecil, imut dan menggemaskan, mungkin kelas 5 SD, ketika hujan yang semula turun deras menjadi agak reda, aku berjalan menuju kebun pisang milik kakekku.
Kebunnya terletak di seberang jalan tepat di depan rumah. Aku menuju sebuah gudang kayu di dalam kebun itu.
Mungkin saat itu aku sedang membuat karya seni (waktu kecil aku orangnya kreatif lho), jadi membutuhkan tambahan bahan kayu. Entah sudah dapat atau belum, tapi baru beberapa saat di situ aku kemudian kembali pulang. Dan baru beberapa langkah meninggalkan jalan, terdengar ledakan yang keras sekali, dengan dua kilatan cahaya terang, yang dari pandanganku seakan jatuh di tengah-tengah jalan. Silau.
Aku belum sadar apa yang terjadi, sampai orang-orang ramai keluar, dan pohon-pohon pisang di kebun kakekku berjatuhan, tumbang dengan kondisi panas dan empuk.
Malamnya kakekku mengadakan selamatan, entah nyelametin pisangnya yang roboh, atau aku yang tidak ikut roboh.


[2] lolos dari kecelakaan

Selama menjadi pengendara motor, mulai dari Astrea Prima sampai kini Tiger, sudah berulang kali mengalami kecelakaan yang nyaris (dan lazimnya) menyebabkan kematian.
Detailnya tidak aku ceritakan di sini, karena akan memperluas topik bahasan ;))


[3] terlepas dari gendam

Di dekat pelabuhan Makassar (jl. Nusantara), aku sudah dikepung tiga orang kekar. Dengan hanya dilihati oleh satpam (atau polisi? *lupa*), aku ditarik menuju ke sebuah gang. Entah kenapa, aku menurut saja. Di tanganku sudah memegang jam tangan emas milik mereka.
Namun beberapa meter lagi dari gang, terjadi sebuah perkelahian di jalanan, yang mana menyebabkan ketiga 'pengawalku' melepaskan tangannya dan berlari menuju perkelahian itu.
Aku sempat mengembalikan jam tangan emas itu ke salah satu orang itu, dan bergegas kembali ke kapal.

dan beberapa kejadian 'aneh' lainnya, yang hampir merenggut nyawa.

Kebetulan, mungkin itu jawaban paling logis yang mudah dipikirkan.
Beruntung, adalah jawaban yang lebih melegakan.

Dalam falsafah Jawa, ada yang namanya sedulur papat limo pancer, dengan sedulur papat antaranya adalah kakang kawah dan adi ari-ari. Pancer adalah diri kita sendiri.

Saat masih kecil, sedulur papat masih akrab dengan kita, sehingga setiap ada bahaya, mereka ikut membantu menyelamatkan.
Makanya jika terjadi suatu kecelakaan, anak bayi lebih sering ditemukan selamat daripada para orang dewasa.
(hal ini dibantah dengan logika: bahwa bayi pasti dilindungi oleh orangtuanya, sehingga bayinya selamat sedangkan orangtuanya tidak)

Namun demikian, bagi yang masih akrab dengan sedulur papat-nya, akan terasa ada bisikan, atau feeling, atau hal-hal lain yang membantu melindungi kita dari marabahaya.

Karena itu di budaya Jawa yang mulai terkikis, setiap hari weton (hari lahir, 35 hari sekali) diadakan selamatan untuk menghormati kakang kawah dan adi ari-ari ini. Dengan cara inilah kita tetap bisa akrab dengan mereka.
Kegiatan ini masih sering dilakukan di desa saya, namun jumlahnya sudah semakin berkurang.

Jika dilihat dari sisi agama, tentu saja hal ini tidak sesuai dengan aqidah.
Jika dilihat dari sisi logika, jelas tidak masuk akal.

Karena itu lihatlah dari sisi budaya Jawa ;)
 

January 21, 2008

Angkot Di Malang




Angkot atau angkutan perkotaan, seakan menjadi urat peredaran ekonomi di suatu kota. Meskipun terkesan hanya diperuntukkan bagi kalangan bawah ke bawah, angkot tetap menjadi bagian integral suatu perkotaan.

Dulu sewaktu pertama kali datang ke Malang (1997), saat mendaftar kuliah di kampus Elang, angkot yang saya tumpangi adalah GML (Gadang - Mergan - Landungsari), dari terminal Landungsari menuju jalan Tidar.

Saat itu suasana Malang masih asri, sejuk, jalanan masih sepi (terutama GML yang melewati jalanan sawah), dan pintu angkot masih harus dibuka tutup kalau ada penumpang yang naik atau turun. *bernostalgia*

Beberapa tahun pertama tinggal di Malang, saya kuliah dan bepergian selalu menggunakan angkot. Sejak ongkosnya masih 300 rupiah, jauh dekat sama saja.
Saat itu jumlah penumpang angkot hampir selalu penuh sesak. Angkot yang idealnya kiri 4 kanan 6, dipatok kiri 5 kanan 7. Sopir tidak peduli dengan kenyataan bahwa dimensi tubuh penumpang bervariasi, selama target belum terpenuhi dia akan terus ngetem.
Bahkan di tengah-tengah angkot, di antara 2 bangku yang sedemikian sempit, diberi bangku kecil untuk duduk 2 orang lagi, satunya hadap depan, satunya menghadap ke belakang, dengan feature dengkul berjejer di kiri kanannya.


Namun saat ini, angkot sedang dalam masa suram. Meski saat ini 1 penumpang membayar 2.000 rupiah, namun jumlah penumpang sudah menurun drastis.

Jumlah penumpang semakin hari semakin sedikit. Sekarang ini kalau melihat angkot berseliweran (terutama yang rute ke tengah kota), jarang sekali menemui angkot dengan penumpang penuh seperti dulu. Format kiri 4 kanan 6 sudah sulit tercapai. Paling juga kiri 1 kanan 2. Itupun yang 1 di pinggir pintu dan yang 2 mojok di belakang.
Sepi.

Menurutku fenomena ini dipicu oleh beberapa hal:

[1] angkot mahal. 2.000 rupiah kalo PP sudah 4.000. belum lagi yang 2 kali angkot.
[2] angkot kelamaan ngetem.
[3] angkot jalannya merambat.
[4] angkot mengoper ke angkot lain, dan mesti bayar lagi (saya beberapa kali mengalaminya)
[5] angkot waktunya terbatas banget (GML sampai jam 6 sore aja)
[6] angkot panas (plus poin #2 dan #3)


Para penumpang lebih banyak yang alih profesi, menjadi pengendara motor.

Ya, volume kendaraan bermotor di Malang kian hari semakin padat. (ditambah 1 motornya Aris yang baru saja beli kemarin, SupraX).

Berkendara di Malang meski bukan jam sibuk, seharian penuh kecuali malam hari, membutuhkan kesabaran ekstra, karena dengan banyaknya motor yang seliweran, kewaspadaan juga harus ditingkatkan.

Beberapa faktor yang mempengaruhi peningkatan volume sepeda motor:

[1] masyarakat ekonominya kian membaik. motor seakan sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari sebuah keluarga.
[2] dealer motor kejar target, hingga mengobral penjualan. dengan membawa uang 300 ribu sudah bisa membawa pulang sepeda motor.
[3] angkot sudah semakin ditinggalkan.
[4] sepeda motor lebih privat
[5] dst

Harusnya pihak regulator (pemkot?) mampu menyeimbangkan antara kenaikan jumlah sepeda motor dan penurunan penumpang angkot, di antaranya:

[1] menaikkan harga karcis parkir, sehingga orang malas naik motor dan lebih memilih naik angkot.
[2] memperbaiki kondisi sistem perangkotan.
[3] semakin membatasi target dealer, jadi motor yang turun ke jalan bisa dikontrol.
[4] memperketat permohonan surat ijin mengemudi.
[5] memperbanyak razia sepeda motor (untuk mendukung poin #4), karena menurutku masih banyak pengendara tanpa SIM.

Demikian presentasi kali ini, semoga bermanfaat.

Sekian.

January 15, 2008

Dragon Ball

DragonBalls.jpg Dragon Ball diIndonesiakan sebagai bola naga, yang diperebutkan dalam anime Dragon Ball, dengan sang jagoan Son Goku.

Terdiri dari 7 buah bola kecil (sebesar bola kasti), yang jika dikumpulkan jadi satu akan mampu menyummon (memanggil/mendatangkan) Shenlong, Dewa Naga.

Ketika Dewa Naga sudah muncul, dia akan mengabulkan apapun permintaan dari si penyummon. Dengan ketentuan:

[1] hanya satu permintaan sekali summon
[2] permintaannya belum pernah diajukan (di summon sebelumnya)
[3] permintaan harus alamiah

Ketika permintaan selesai dikabulkan, ketujuh bola akan menyebar kembali ke segala penjuru bumi, berubah menjadi batu selama 365 hari. Menunggu ditemukan kembali untuk dipersatukan, dalam rangka menjadi rebutan oleh para jagoan di anime ini.

Meskipun berandai-andai itu tidak baik menurut Islam, tapi jika sebagai penyummon, apa yang akan kamu minta?

Aku bakal minta gigiku diutuhkan kembali.


* gambar dari WikiPedia


January 13, 2008

Saksi Sejarah


Sodara-sodara sebangsa dan setanah air,

Saat ini menjelang detik-detik meninggalnya penguasa sebuah tirani,
yang pernah mengendalikan bangsa ini 32 tahun lamanya.

Entah suatu masa nanti,
di tahun dua ribu ratus sekian, bahkan tahun tiga ribu sekian, hari ini masuk ke dalam catatan sejarah sebagai bagian dari dinamisme Indonesia.

Dan kita adalah saksinya.


* setelah ngobrol dengan mas Nono, bernostalgia tentang masa demo 1998 di Malang dan Surabaya.


January 10, 2008

Vandalisme Wikimapia


Akhirnya, kampung halamanku, tanah kelahiranku, tampil dengan cukup jelas di Wikimapia, setelah sekian lama hanya tampil buram saja:

wikimapia_demak.png

Lokasi

Tim dari Google Map tentu bekerja keras untuk menampilkan keseluruhan gambar permukaan bumi melalui satelit.

Sejak Mei 2006, Wikimapia sampai sekarang telah menampung banyak data-data nama tempat, yang diisikan sendiri oleh pengunjung, yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh pengunjung lainnya.

Prinsipnya, semakin banyak pengunjung, semakin banyak data yang dimasukkan, akan semakin bagus fungsi Wikimapia. Dari FAQ-nya:

The more people who know about WikiMapia the better it will be - information will be fresher and more accurate!

Tapi dari yang terjadi, banyak sekali isian yang tidak pada tempatnya, dan tidak bermanfaat bagi orang lain.

Informasi sekecil apapun memang diperbolehkan, tapi bukan isian ngawur, garing, gak penting dan gak berarti lainnya, semisal:
  • "ini rumah yayang"
  • "rumahq"
  • "will be my-ex soon"
  • "gw pernah di sini"
  • ...
dan seabreg entrian sampah lainnya, menjadi sebuah vandalisme yang merusak 'fasilitas umum'.

Pemberian nama pemilik rumah, nama jalan, sekolah, masjid, gereja, tempat umum, dan informasi lain, tentu sangat bermanfaat ketika ada pengunjung yang mencari info lokasi di daerah tersebut. (termasuk para teroris *jreng*)

Meskipun aku baru sekali ke rumah Phi di Jakarta, meski begitu ruwetnya daerah Jakarta Timur, namun dengan bantuan informasi yang diisikan oleh pengunjung Wikimapia lain, aku dapat dengan cepat menemukan rumah Phi:

wikimapia_phi.png

Namun dengan adanya vandalisme, informasi yang ada menjadi tumpang tindih dan lebih sulit dicari. Sedangkan untuk melakukan 'perusakan' itu adalah gratis dan menyenangkan demi kepuasan pribadinya sendiri.

Beruntung, Wikimapia menyediakan 3 level user (unregistered, registered dan advanced). Bagi registered dan advanced user, dapat melakukan penghapusan entri-entri yang diketahui adalah sebuah vandalisme.

Karena orang 'sana' sulit membedakan mana yang entri sampah atau bukan, maka kita di sini, diharapkan berpartisipasi menjaga fasilitas umum ini agar tetap bersih dan dapat dipergunakan sebagaimana seharusnya.

*bersih-bersih lagi*


January 9, 2008

Goresan


Membaca postingan cacak programmer THR 30 juta ini, mengingatkan aku pada kondisi MBP-ku yang tergores karena jam tangan.





Mengurangi keindahan.

Tapi tidak berpengaruh pada kehandalan.


January 8, 2008

Lomba Desain Stiker


Akhirnya datang juga, stiker Apple Computer, kiriman dari Papababi, Jakarta.

Sebenarnya stiker ini sudah datang dan aku pasang sejak beberapa hari yang lalu, namun karena kondisi Taft tidak layak foto --belum dicuci, baru sekarang kesampaian aku tampilkan.








Menurut Papababi, logo Apple yang putih itu bisa berarti siapa saja, orang beli iPod Shuffle juga dapat. Tapi logo Apple yang warna-warni itu berarti yang punya adalah Mac Freak. Halah mbuh opo kuwi.

Rencananya logo Apple putih itu akan aku remove, jadi kaca bagian kanan ada space kosong. Enaknya diisi apa ya?
MahesaJenar.com? *berasa mulai kumat narsisnya*

Berikut ini adalah hasil desain stiker barusan aku buat, jelek kan?
mahesajenar_sticker.jpg

Bagi yang jago desain, dengan ini diumumkan lomba desain stiker MahesaJenar.com.

Harga kompetitif, uang muka 0%, dan jika beruntung, anda tidak usah membayar sama sekali ;))


January 5, 2008

Ponsel Dalam Berkendara

Sebuah survei membuktikan bahwa menyetir sambil menelepon dapat mengurangi kecepatan berkendara. DetikInet

Sudah sering aku menemukan hal ini, ketika di lampu merah si sopir asyik ber-SMS, maka saat lampu sudah hijau, responnya masih malas-malasan untuk berjalan. Meskipun berjalan, juga melambat, sok sopan gitu dia. Klakson Taft pun segera menggema, disusul acungan bogem dan lemparan kursi ke sopir tadi. *hiperbolis nih*

Bahkan saat telepon menggunakan handsfree, meskipun kedua tangan masih berfungsi memegang setir, tapi konsentrasi jadi terbagi.

Terlalu banyak konsentrasi ke kendaraan akan menyebabkan lemot di pembicaraan.
Terlalu banyak konsentrasi ke telepon, jadi berbahaya di jalanan.

(Survei yang lain menyatakan wanita mempunyai kelebihan melakukan dua atau lebih kegiatan secara simultan, tapi hal ini di pembahasan yang berbeda ;)) )

Intinya sudah dapat dipastikan bahwa penggunaan ponsel sambil berkendara itu berbahaya, namun masih saja ada yang nekat melakukannya. Termasuk aku :">

Saat melaju 80kmh dari Probolinggo kemarin, aku masih ber-SMS dengan si kekar ini. Padahal meleset sedikit saja, puluhan logam berjalan dari arah depan siap melumat.

Atau juga memecah konsentrasi pada apa yang ada di jalur kita, seperti pengendara ini.

Jadi, perubahan perilaku sebaiknya dilakukan sebelum datangnya penyesalan, ok.
 

January 2, 2008

Pencarian Musik Di Multiply


Bagi para tukang pembajak lagu (dalam hal ini adalah Para Pencari Mp3), tentu merasa kehilangan dengan dihapusnya fitur Search Music di Multiply Search.

Kalo dulu, untuk mencari musik tinggal login ke Multiply, masuk ke Multiply Search, pilih Search Content -> Music, dan ketik judul lagunya, klik Search, dan horee... tinggal download, (dan sedikit berbasa-basi 'thank you' pada si pemilik account).

Tapi sekarang, fitur itu sudah tiada :(

Sudah lama sih hilangnya, sekitar pertengahan Desember kemarin. Tapi berhubung banyak yang curhat mengenai hal ini, jadi aku tekadkan untuk membahasnya.

Pada dasarnya search di Multiply menggunakan Google Search, sehingga tanpa melalui Multiply, pencarian tetap dapat dilakukan langsung melalui Google, asal masih mengarah ke Multiply.

Keyword yang aku gunakan biasanya:

site:multiply.com download mp3 "judul lagu"

Judulnya dengan tanda petik dua, agar lebih strict. Misalnya:

site:multiply.com download mp3 "bulan separuh"

Tes, tes, dicoba

Akantetapi, hasil searchnya kalo diklik akan menghasilkan respon: Not Found.

Yeah, memang diblokir oleh Multiply. URL hasil pencarian dapat dicopy, lalu paste di address bar, kemudian enter.

Sekian, and keep hijacking!


Beberapa Hal Tentang Blogwalking


Blogwalking, atau blog berjalan, ... eh, salah ya? ...

Blogwalking merupakan kegiatan menelusuri serangkaian blog, yang biasanya tercatat di dalam Blogroll ataupun dari daftar komentar suatu postingan, atau dari pesan di Shoutbox, atau bisa dari mana saja sih :D

Berjalan dari satu blog ke blog yang lain, mungkin begitu lebih tepat.

Kegiatan ini lazim dilakukan dalam suatu blogsphere pada umumnya, dan suatu kelompok blogger pada khususnya, untuk saling mengetahui perkembangan blog blogger yang lain.

Meskipun zaman sekarang sudah ada yang namanya RSS reader dan Aggregator, namun untuk kondisi tertentu, kunjungan langsung ke blog tujuan masih wajib dilakukan. Tidak semua informasi dan kenarsisan ditampilkan di RSS.
Beberapa hal positif mengenai blogwalking:

  • Semakin banyak tahu perkembangan dunia blog
  • Banyak membaca, banyak informasi, lazimnya jadi banyak ilmu
  • Banyak melihat postingan, yang bagus tulisannya dengan gaya sastra sampai pusing bacanya, hingga yang merusak grammar sampai pusing juga bacanya. Dari sini dapat mempengaruhi (memperbaiki) gaya penulisan si pembaca, yang biasanya bukan seorang penulis. Kata Om Budi, menulis belum menjadi kebiasaan bangsa Indonesia.
  • dst

Di samping hal di atas, ada hal menarik bagiku:

  1. Ketika kita meninggalkan pesan saat blogwalking, memungkinkan adanya kunjungan balik dari si pemilik blog ke blog kita.
  2. Semakin banyak #1, maka semakin ramai traffic blog kita.
  3. Semakin banyak #2, sangat mungkin blog kita dilink oleh orang lain.
  4. Semakin banyak #3, inlinks blog kita meningkat, normalnya pagerank kita juga meningkat.
  5. Semakin banyak #4, blog kita lebih sering muncul di search engine, saat orang lain mencari sesuatu yang berhubungan dengan blog kita.
  6. Semakin banyak #5, semakin memperbanyak #2.
  7. (terjadi loop di #2 sampai #6)
  8. Menjadi seleb blog.

Tapi karena aku jarang melakukan kunjungan balik, jarang blogwalking, maka dari #1 saja sudah tidak tercapai. Ketika menemukan blog yang menarik, biasanya aku masukkan ke dalam RSS reader, dan dari situlah aku mengikuti postingannya. Jarang komentar. Walhasil, hanya penggemar setia saja yang mampir ke sini. *getok Slamet*

Namun bagi yang ingin 'sukses' di blogsphere Indonesia, dari beberapa 'seleb blog' yang aku perhatikan sejak permulaan, rajin blogwalking adalah salah satu cara yang manjur, yang kayaknya luput dari pembahasan di Seminar Blog kemarin.

Happy blogging, Be creative!

Pencarian

Komentar Terbaru

October 2025

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31  

Kategori

Arsip

Aryo Sanjaya

Tinggalkan Pesan

Kisah Mahesa Jenar

Kisah dari Tanah Jawa, tentang perjalanan diri Mahesa Jenar.
Download:
Naga Sasra & Sabuk Inten
atau di sini:
download dari SaveFile.com
Theme by: Magic Paper
Didukung oleh
Movable Type 5.01


Aryo Sanjaya

Sindikasi