" /> Mahesa Jenar: August 2007 Archives

« July 2007 | Depan | September 2007 »

August 30, 2007

Touring Ke Paralayang

Informasi yang basbang dan tidak aptudet, karena mesti menunggu persetujuan (dan ketidaksetujuan) beberapa peserta untuk ditampilkan wajahnya di posting ini.

Anyway, sekali-kali posting berupa gambar, jadi tidak melulu berisi teks.




Album yang laen:

Arti Sebuah Maaf

Kami atas nama polisi Diraja Malaysia menyatakan permintaan maaf yang setulus-tulusnya kepada bangsa Indonesia pada umumnya, dan khususnya kepada Donald Luther Kolopita atas insiden yang terjadi sebelumnya, dan meyakinkan adanya proses hukum atas polisi yang terkait dengan insiden tersebut.
Maaf, kalimat itu karangan saya sendiri >:)

Mungkin seandainya kalimat yang mirip-mirip seperti itu diungkapkan oleh Malaysia kepada Indonesia, tidak perlu ada sweeping, demo dan permainan urat syaraf antar dua negara.

Tapi kenapa Malaysia enggan meminta maaf? apa susahnya?
Lalu kenapa Indonesia menuntut permintaan maaf? apa untungnya?

Sedangkan fakta kejadian belum sepenuhnya terungkap ke permukaan. Belum ada kejelasan kejadian dan latar belakang yang mendasarinya.

Kalau (misalnya) Malaysia meminta maaf, dan setelah ditelusuri TPF (tim pencari fakta) ternyata pak Donald yang salah, apa ndak malu sendiri Indonesia?

So, utamakan fakta. Maaf atau perang itu urusan nanti.

August 24, 2007

Menarik Nafas Panjang

Istilah lainnya adalah menarik nafas dalam-dalam, secara harfiah istilah ini menggambarkan kegiatan menghirup (inhale) udara dalam jangka waktu yang lebih lama dibandingkan biasanya, untuk kemudian menghempaskan keluar (exhale) dengan lebih cepat. Istilah ini sering dijumpai pada novel atau cerita tulis lainnya.

Memang banyak kegiatan pernafasan yang melakukan penarikan nafas panjang, tapi bukan termasuk dalam istilah 'menarik nafas panjang' ini. Kegiatan yoga dan seni pernafasan juga melakukannya.

Dulu waktu belajar seni pernafasan, ada yang namanya pernafasan segi empat, yaitu tarik nafas perlahan sebanyak 8 hitungan, tahan selama 4 hitungan, keluarkan secara teratur sebanyak 8 hitungan, tahan lagi sampai 4 hitungan, baru kemudian tarik lagi sebanyak 8 hitungan. Begitu seterusnya secara teratur.

Komposisi tidak harus 8:4:8:4, boleh juga 6:3:6:3, atau 10:5:10:5, asalkan teratur. Satuannya adalah ketukan yang kalau aku biasanya kira-kira setengah detik, atau lebih cepat, asalkan teratur.
Perhitungannya dilakukan dalam otak, jadi harus terus berkonsentrasi bagi pemula.

Saking konsentrasinya, misalnya kalau malam tidak bisa tidur, lakukan olah pernafasan ini, dan karena berkonsentrasi menghitung periode ketukan, gak lama kemudian akan tertidur dengan sukses. Tapi itu dulu, masih culun dan beban pikiran belum seberat sekarang. *malih curhat*

Kembali ke istilah 'menarik nafas panjang', dalam novel biasanya digunakan untuk menggambarkan kegundahan suasana hati seseorang. Misalnya sedang mendapat masalah, maka menarik nafas panjang sudah dapat menggambarkannya.

Dalam kehidupan nyata, aku lihat memang seperti itu. Dan aku rasakan.

Bagi yang pernah mengalami beban perasaan, ketika ada ganjalan yang menyesak dalam dada, maka menarik nafas dalam lalu menyentakkannya dapat mengurangi himpitan beban itu. Hanya sementara, karena beberapa saat kemudian himpitan itu akan datang kembali.

Kenapa seperti itu?

Gak nemu artikelnya :(
 

August 22, 2007

Sepeda Motor Ndelosor

Bukan motorku :D

Ceritanya ketika sedang berkendara dengan nyaman, menikmati luapan asap truk, desingan klakson bus, manuver gerakan angkot, mendadak ada benturan yang mengenai knalpot tigerku. Lumayan keras karena roda belakangku sampai zig-zag sebentar. Alhamdulillah posisi sepeda masih bisa aku kendalikan.

Aku menoleh ke belakang, sebuah Yamaha (Jupiter?) masih nggobit (apa sih bahasa Indonesianya nggobit? = zig-zag dengan cepat dan tidak terkendali, mungkin oleng ya?), yang kemudian motor tersebut tersungkur di aspal, dengan pengendaranya ikut terkapar di tengah jalan.

Beruntung (untungnya) semua sepeda motor di belakangnya bisa langsung berhenti dengan sukses. Sedangkan semua yang di depannya langsung ngacir meninggalkan TKP, -mungkin- tidak mau terkena masalah. Lha gak nyampe 50 meter dari situ ada pos polisi.

Karena merasa berbenturan, aku berhenti untuk mencari tau apakah jatuhnya itu karena nabrak aku. Atau oleng dulu baru kemudian nabrak aku. Sekalian ikut menolong.

Beberapa orang yang berhenti ikut menolong mengangkat korban ke pinggir jalan, yang ternyata sudah tidak bisa bangun, hanya bisa mengerang 'aduh-aduh' dan 'kepala saya pusing', disambung 'aduh-aduh' lagi. Matanya merem terus, dan ketika helmnya dibuka, dari telinganya keluar darah yang cukup banyak. Berarti benturan di kepalanya cukup keras. Satu lagi bukti manfaat helm selain untuk mencegah tilang.

Aku dan satu orang pengendara lagi pergi ke toko terdekat untuk membeli air putih, tapi ketika kami kembali si korban sudah dinaikkan ke angkot yang dibawa oleh 2 orang polisi. Si korban tergeletak sendirian di lantai angkot, dengan sopirnya di depan, polisi membawa motor si korban, dan polisi satunya mengatur lalu lintas yang sempat macet. *detail banget sih*

Dari keterangan pengendara lain yang ada di belakang korban, tidak ada yang tau pasti penyebab jatuhnya korban. Mereka hanya melihat motor korban mendadak oleng dan jatuh. Aneh.

Dulu juga ada truk gandeng di kawasan situ yang mendadak nyemplung ke sungai di sebelahnya. Kejadian itu hanya selang beberapa menit ketika aku sampai di TKP. Posisi nyemplungnya pas melintang di sungai, tidak ada bekas menabrak pembatas jalan di sekitar situ, seperti ada kekuatan lain yang sengaja menjatuhkannya di situ. *mulai deh*

Tapi untuk kasus sepeda motor itu, kronologi menurut analisa sok tauku adalah:
- Korban hendak nyalip aku, sedangkan jalur kanan sedang padat.
- Sepeda motor di depanku jalannya melambat, aku juga ikut melambat.
- Korban karena terlanjur kenceng jadi bingung antara: ngerem, banting ke kanan, atau tabrak aku.
- Dia pilih ngerem tapi terlambat, sehingga motornya oleng, nyerempet aku, zig-zag dan jatuh.

Apapun itu, berdoa dan waspadalah dalam perjalanan.

*eh, tadi pagi aku sudah doa belum ya?*

بِسـمِ اللهِ الذي لا يَضُـرُّ مَعَ اسمِـهِ شَيءٌ في الأرْضِ وَلا في السّمـاءِ وَهـوَ السّمـيعُ العَلـيم

August 21, 2007

Bourne Si Agen Amnesia

Akhirnya tuntas sudah perjalanan si David Webb a.k.a Jason Bourne, kembali ke kampung halamannya di New York, setelah mengalami petualangan menegangkan dan membingungkan dalam film trilogi The Bourne Identity, The Bourne Supremacy dan The Bourne Ultimatum. Trilogi ini diadaptasi dari novel karangan Robert Ludlum yang juga berupa trilogi.

2 film pertama aku tonton di Bioskop TransTV, yang disiarkan berbarengan dengan film ketiga di bioskop 21.

Film ketiga ini aku tonton saat acara double-date dengan pasutri muda: Arief dan Pika, malam minggu kemaren di Malang Town Square.

bourne_ultimatum.jpgInti cerita film ini adalah ... hmm... ini bukan review, resensi, spoiler, dan sejenisnya, hanya sekedar kesan secara keseluruhan.

Seorang agen CIA yang ikut program Treadstone, namun gagal dalam sebuah misi pembunuhan di atas kapal. Untuk menutup jejak, pemilik program hendak membunuh si Bourne ini. Tapi karena Bourne memiliki kemampuan di atas rata-rata, pengejaran dan pembunuhan atas dirinya selalu gagal.

Yang mengesankan dalam diri Bourne adalah kemampuannya untuk survive, meski dia mengalami amnesia, lupa siapa dirinya. Yang dia tau adalah dia punya kemampuan spy, bisa bahasa banyak negara, dan ahli bela diri Aikido (eh, bener Aikido ya? *sotew* )

Dalam film yang dipenuhi aksi beladiri dan tembak-tembakan ini, tidak ada satupun adegan ketawa-ketiwi, semuanya berwajah tegang dan penuh curiga.

Kalo adegan duel tangan kosong, gerakannya cepat dan gentle, langsung hadap-hadapan. Das des das des.

Aksi kejar-kejaran dan bikin kacau jalanan, keluar masuk negara, gonta-ganti passport, analisa keadaan yang cermat, trik-trik dan manuver yang mengesankan banyak mewarnai film ini.

Untuk tau siapa dirinya, Bourne mengejar pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab, yang kebetulan para petinggi CIA. Dalam kegelapan identitas dirinya, dia juga dikejar para pembunuh bayaran, CIA dan polisi lokal.

Akhir dari perjalanan adalah ketika program Treadstone berhasil dibongkar ke publik, dan Bourne serta Nancy kembali ke Amerika.

Hal-hal menarik dari film ini:
- Apakah agen Jason Bourne adalah saingan agen James Bond? (sama-sama inisial JB)
- Wajahnya Nancy kalo diperhatikan mirip dengan wajah Bourne, apakah mereka jodoh? ;))

Jadi, satu lagi produk Amerika digandrungi oleh masyarakat Indonesia, satu lagi orang menikmati dibohongi sutradara.

August 20, 2007

Merchandise Gajah Dari Oki

Baru bangun tidur sebelum makan pagi (berarti belum mandi, gosok gigi, dan lain sebagainya yang mendahului), datang sebuah paket kecil dari Oki melalui ekspedisi TIKI. Segera cari obeng dan tang untuk membongkar peti. Dan isinya adalah ini:



Mug dan pin Kampung Gajah.

Terimakasih Oki.

buat para homok Malang:
- mug cuman 1, kalahkan aku dulu dalam 10 jurus kalo mau ngambil itu
- datang dan ambil pin ke kantorku, jumlahnya lebih dari cukup kok buat kalean

August 17, 2007

Upacara Lewat YM

Karena gak ada tempat buat upacara, kita melewatkan detik-detik proklamasi di depan Yahoo! Messenger.

17/Aug/2007 10:01:41 AM Aryo Sanjaya (elang526): upacara ndek tipi
17/Aug/2007 10:01:48 AM Aryo Sanjaya (elang526): jam 10 pas
17/Aug/2007 10:01:54 AM Aryo Sanjaya (elang526): saiki penembakan meriyam
17/Aug/2007 10:02:20 AM green***d: sep aku lagi hormat senjata iki
17/Aug/2007 10:02:25 AM Aryo Sanjaya (elang526): kamerane sampe kepyur
17/Aug/2007 10:02:45 AM green***d: yo mesti to
17/Aug/2007 10:02:55 AM green***d: lah meriam seng ditembak
17/Aug/2007 10:03:28 AM Aryo Sanjaya (elang526): proklamasi
17/Aug/2007 10:03:52 AM green***d: wah seng moco peyok
17/Aug/2007 10:04:06 AM green***d: kune aku wae seng moco
17/Aug/2007 10:04:14 AM green***d: kudune aku wae seng moco
17/Aug/2007 10:05:23 AM green***d: ayo ndongo
17/Aug/2007 10:05:44 AM Aryo Sanjaya (elang526): njaluk ndang rabi
17/Aug/2007 10:05:59 AM green***d: amin
17/Aug/2007 10:06:05 AM green***d: lah aku njaluk opo kiro2?
17/Aug/2007 10:06:16 AM Aryo Sanjaya (elang526): haduh, sing nggowo hendikem yo peyok, mosok digeser cepet pol, suwe pisan

17/Aug/2007 10:06:40 AM green***d: presidene rodok ngantuk
17/Aug/2007 10:07:02 AM green***d: kameramene gak melu ndongo ketoke
17/Aug/2007 10:07:39 AM green***d: ndongo maneh
17/Aug/2007 10:11:14 AM Aryo Sanjaya (elang526): asekk
17/Aug/2007 10:11:16 AM Aryo Sanjaya (elang526): paskibra
17/Aug/2007 10:11:40 AM green***d: ojo lali hormat
17/Aug/2007 10:11:59 AM Aryo Sanjaya (elang526): tangan karo sikil kok ora seirama ngono
17/Aug/2007 10:12:05 AM Aryo Sanjaya (elang526): ora sreg
17/Aug/2007 10:12:27 AM Aryo Sanjaya (elang526): tangane telat
17/Aug/2007 10:12:43 AM green***d: perasaan wes rumus iku
17/Aug/2007 10:12:53 AM Aryo Sanjaya (elang526): rumuse elek
17/Aug/2007 10:12:54 AM green***d: phites gak tau online yo?
17/Aug/2007 10:13:01 AM Aryo Sanjaya (elang526): wes suwe ra tau
17/Aug/2007 10:13:16 AM green***d: kamerane akeh kewane
17/Aug/2007 10:13:25 AM green***d: do semliwer
17/Aug/2007 10:13:47 AM Aryo Sanjaya (elang526): pokok ora nyokot pas ngerek gendero
17/Aug/2007 10:14:41 AM Aryo Sanjaya (elang526): nah, koyok langkahe komandan upacara iku, tegap tangan karo sikile
17/Aug/2007 10:15:08 AM green***d: lek menclok nang irung yo opo?
17/Aug/2007 10:15:08 AM green***d: pas ngerek pisan
17/Aug/2007 10:15:21 AM green***d: iyoe tentara soale
17/Aug/2007 10:15:33 AM Aryo Sanjaya (elang526): lek kukur-kukur paling diwasoh engko ndek njero
17/Aug/2007 10:16:00 AM green***d: awas kesandung
17/Aug/2007 10:16:36 AM green***d: wimar wes tangi?
17/Aug/2007 10:16:41 AM Aryo Sanjaya (elang526): durung koyoke
17/Aug/2007 10:16:43 AM Aryo Sanjaya (elang526): sepi iki
17/Aug/2007 10:17:25 AM Aryo Sanjaya (elang526): paskibra sing liane yo cuman ngetutne thok?
17/Aug/2007 10:17:45 AM green***d: yo mesti
17/Aug/2007 10:17:57 AM green***d: lek melu ngibarno kabeh lak yo ruwet
17/Aug/2007 10:17:59 AM Aryo Sanjaya (elang526): nah iku pasukan abang, kan penak disawang
17/Aug/2007 10:18:12 AM green***d: iku tentara tenan
17/Aug/2007 10:18:16 AM green***d: akabri pak bos
17/Aug/2007 10:18:37 AM green***d: bendhino latihan baris
17/Aug/2007 10:18:43 AM Aryo Sanjaya (elang526): lho ndak ngono, sikil ngidek lemah iku tangan notok nduwur
17/Aug/2007 10:19:01 AM Aryo Sanjaya (elang526): lek paskibra kan sikil ngidek lemah disek, tangane sik durung notok
17/Aug/2007 10:19:10 AM green***d: walah pengamat tenan
17/Aug/2007 10:19:45 AM Aryo Sanjaya (elang526): jasik ayu sing nggowo bendera
17/Aug/2007 10:19:50 AM green***d: http://www.flickr.com/photos/thekuan/1074970912/in/pool-realwomen/
17/Aug/2007 10:19:54 AM green***d: iku lo ayu
17/Aug/2007 10:21:05 AM Aryo Sanjaya (elang526): medeni tampange
17/Aug/2007 10:21:24 AM Aryo Sanjaya (elang526): mlayu lek ketemu ngono kuwi ndek prapatan bengi2 dewean
17/Aug/2007 10:21:27 AM green***d: weik
17/Aug/2007 10:21:44 AM Aryo Sanjaya (elang526): *hormat, bendera dikerek*
17/Aug/2007 10:22:44 AM Aryo Sanjaya (elang526): suarane terompet koyok mbliyut yo?
17/Aug/2007 10:23:10 AM Aryo Sanjaya (elang526): weik pas
17/Aug/2007 10:23:22 AM green***d: iku seng nyebul rodok luwe
17/Aug/2007 10:23:32 AM green***d: yo pas to
17/Aug/2007 10:23:41 AM green***d: wong latihane pirang2 tahun
17/Aug/2007 10:24:12 AM Aryo Sanjaya (elang526): awas ono sing semaput ora iki
17/Aug/2007 10:25:23 AM green***d: mesakno seng dipepe
17/Aug/2007 10:25:30 AM green***d: jakarta panas lo
17/Aug/2007 10:26:02 AM Aryo Sanjaya (elang526): lek ngelak iku ono air mancur ndek tengah
17/Aug/2007 10:26:30 AM green***d: kon podhonyemplung nang kono kan adem
17/Aug/2007 10:26:53 AM Aryo Sanjaya (elang526): gemblengane ndek cibubur 2 bulan
17/Aug/2007 10:27:30 AM green***d: iyo, pokok ra dadi bubur ae
17/Aug/2007 10:28:35 AM green***d: gambar apik
17/Aug/2007 10:28:36 AM green***d: http://www.flickr.com/photos/10933549@N06/1054113689/
17/Aug/2007 10:30:31 AM Aryo Sanjaya (elang526): iku fotone adike son go ku
17/Aug/2007 10:30:41 AM Aryo Sanjaya (elang526): sing biasane dadi laler
17/Aug/2007 10:32:49 AM Aryo Sanjaya (elang526): lagu-lagu
17/Aug/2007 10:32:57 AM green***d: pat kai/
17/Aug/2007 10:33:20 AM Aryo Sanjaya (elang526): iyo potone pat kai iku
17/Aug/2007 10:34:12 AM green***d: weleh2
17/Aug/2007 10:34:19 AM green***d: pat kai selingkuh to
17/Aug/2007 10:38:37 AM Aryo Sanjaya (elang526): silakan terjemahkan lagu ini
17/Aug/2007 10:38:47 AM Aryo Sanjaya (elang526): isek ndelok ora?
17/Aug/2007 10:38:56 AM green***d: iseh
17/Aug/2007 10:39:03 AM green***d: ndelok lativi
17/Aug/2007 10:39:16 AM green***d: olimpiade fisika
17/Aug/2007 10:39:49 AM Aryo Sanjaya (elang526): harah, iku khusus sing otake kanggo
17/Aug/2007 10:40:02 AM Aryo Sanjaya (elang526): awake dewe maen feeling thok
17/Aug/2007 10:40:24 AM green***d: awakmu ndelok tipi opo lo?
17/Aug/2007 10:41:44 AM Aryo Sanjaya (elang526): indosiar
17/Aug/2007 10:41:57 AM green***d: lah kene lativi
17/Aug/2007 10:42:03 AM green***d: ora podo to
17/Aug/2007 10:42:51 AM Aryo Sanjaya (elang526): ora
17/Aug/2007 10:43:02 AM Aryo Sanjaya (elang526): kari indosiar, sctv karo metro
17/Aug/2007 10:43:09 AM Aryo Sanjaya (elang526): liane wes mencelat dewe-dewe
17/Aug/2007 10:43:19 AM green***d: iyoe
17/Aug/2007 10:43:35 AM green***d: kene malah gak iso ganti chanel
17/Aug/2007 10:44:10 AM Aryo Sanjaya (elang526): rusak maneh remote?
17/Aug/2007 10:44:40 AM green***d: ora, ora ngerti nang endi remote
17/Aug/2007 10:44:59 AM green***d: trus lek enek juga sungkan mindahe
17/Aug/2007 10:47:06 AM Aryo Sanjaya (elang526): iku mesakne sing ndek lapangan, ngenteni nyanyine mari
17/Aug/2007 10:47:45 AM green***d: kon guyu terus wae cek garing untune
17/Aug/2007 10:48:07 AM green***d: jo, nang kantor iki download gak po2 to?
17/Aug/2007 10:49:57 AM Aryo Sanjaya (elang526): gpp
17/Aug/2007 10:50:09 AM Aryo Sanjaya (elang526): asal wajar
17/Aug/2007 10:50:16 AM Aryo Sanjaya (elang526): koneksine 2 MB
17/Aug/2007 10:50:27 AM Aryo Sanjaya (elang526): 2 kali lipat raya dinoyo
17/Aug/2007 10:51:05 AM green***d: gak, cuman jupuki foto nag flickr
17/Aug/2007 10:51:25 AM Aryo Sanjaya (elang526): gpp, ra kroso
17/Aug/2007 10:51:32 AM Aryo Sanjaya (elang526): tak kiro arep download avatar
17/Aug/2007 10:51:46 AM green***d: emang wes enek?
17/Aug/2007 10:51:52 AM green***d: jaremu oktober
17/Aug/2007 10:51:55 AM Aryo Sanjaya (elang526): book 1 & 2
17/Aug/2007 10:52:20 AM green***d: walah podo karo nang omah
17/Aug/2007 10:52:27 AM green***d: lagu ne syukur
17/Aug/2007 10:52:30 AM green***d: nag tipi
17/Aug/2007 10:52:44 AM Aryo Sanjaya (elang526): iyo
17/Aug/2007 10:52:53 AM Aryo Sanjaya (elang526): ndek kene lagune yamaha mio
17/Aug/2007 10:53:27 AM Aryo Sanjaya (elang526): "kini tlah kutemukan rasa percaya diri, dengan yamaha mio semua terkendali, bersama mio tak perlu ragu lagi"

August 16, 2007

Bendera Lusuh

Pagi ini aku baru masang bendera merah putih di depan rumah, satu hari menjelang ulang tahun negara ini. Amat sangat telat dibandingkan dengan masa kecilku dulu di desa, yang setiap rumah sudah (wajib) masang bendera satu minggu sebelum tanggal 17, dan diturunkan lagi satu minggu setelahnya. (kalo malam dimasukkan rumah sih)

Di desaku dulu ada petugas kelurahan yang keliling desa, ngecek benderanya sudah terpasang dengan baik dan benar atau tidak, dalam kondisi bersih apa tidak, cukup tinggi apa tidak, dan berbagai syarat lain. Kalo tidak sesuai, bendera beserta tiangnya akan dicabut dan dilempar ke dalam rumah. (ini terjadi pada tetanggaku).

Bukan cuma bendera dan tiangnya yang dipermasalahkan, tapi pagar harus sudah berwarna putih bersih, entah menggunakan cat bagi si kaya, atau dilaburi gamping bagi yang kurang mampu.

Masalahnya gak semua warga desa itu orang mampu, yang buat makan keseharian aja ngepas. Biasanya disiasati oleh yang bersangkutan dengan patungan bersama tetangga di belakang rumahnya. Kalo tidak punya tetangga, terpaksa meminjam (uang/bendera) dari yang punya.

Feodal sekali kayaknya, membuat warga seakan terjajah oleh aparat sendiri. Entah kalo sekarang, apakah masih seperti itu. Sudah lama tidak mudik dalam rangka 17 Agustusan.

Karena acara 17 Agustus selalu disambut dengan stressing seperti itu, menjadikan hari kemerdekaan seakan sesuatu yang sakral.

Dulu aku sering merinding kalo lagu kebangsaan Indonesia dikumandangkan dalam upacara, dan juga lagu 17 Agustus yang hanya terdengar setahun sekali itu.

Tapi itu dulu.

Sekarang nampaknya sudah tidak segegap gempita dulu. Apakah ini pertanda rasa nasionalisme yang menurun?

Meski definisi nasionalisme sendiri masih dipertanyakan bahkan oleh koh purba ini, namun ada sesuatu yang berbeda dengan masa lalu dalam menghadapi hari kemerdekaan.

Di diskusi radio yang aku dengarkan selama perjalanan pagi tadi, salah satu cara mengukur tingkat nasionalisme bangsa ini adalah ketika dihadapkan dengan bangsa lain. Misalnya saat pertandingan sepak bola piala asia kemaren, semangat nasionalisme dan perasaan cinta tanah air dari berbagai elemen bangsa akan muncul.

Atau saat ajang olimpiade biologi di Kanada, dimana tim Indonesia meraih medali emas. Di sana bendera merah putih dikibarkan, menandakan masih kuatnya nasionalisme tim itu membawa nama Indonesia.

Pada masa kemerdekaan dulu, semangat nasionalisme terlihat jelas karena ada bangsa lain yang sedang dihadapi dalam perang.

Kalo masa sekarang, hanya pada even tertentu saja.

Tapi gimana dengan hari kemerdekaan, namun masang bendera saja telat, benderanya lusuh karena sudah lama dicari dan ketemu di bawah jemuran, lalu diikat pada sebatang bambu kusam yang tidak seberapa tinggi, diikat dengan seutas kawat, nempel pada pagar besi. Seperti terlihat di bawah ini:



Anyway, Dirgahayu Republik Indonesia, aku bangga jadi wargamu.

August 10, 2007

Matikan HP Plis

Manusia adalah tempat salah dan lupa.
Tapi kalo salah terus, itu berarti sengaja.
Dan kalo lupa terus, itu berarti sengaja.

Sudah kesekian kalinya, hampir setiap sholat jum'at selalu ada HP yang bunyi.

Kenapa harus saat sholat? kok gak pas ketika masih khotbah aja?
Lebih ideal lagi kalo sebelum masuk masjid HP di-silent, atau lebih baik lagi di-turn-off, sediakan waktu buat Tuhan.

Sudah jelas tertulis di atas pintu masjid tulisan hitam di atas putih: "Matikan Handphone"

Kalo soal mengganggu, bagiku sih tidak mengganggu, aku masih bisa khusyuk kok, meskipun dengan jelas terdengar deringan ringtone berulang-ulang sampe kemudian mati dengan sendirinya. (lho, ngaku khusyuk tapi masih perhatikan bunyi HP).

Tapi bagi orang lain, bisa jadi bunyi yang berulang-ulang itu mengganggu konsentrasi sholat. Yang tadinya membayangkan siksa neraka malah mbayangkan ringtone itu bawaan HP apa ya, Nokia apa Siemens?

Masih untung selama ini ringtone yang bunyi standar semua, ndak ada yang pake Kucing Garong atau Atas Nama Cinta atau sejenisnya. Bisa keringat dingin tuh yang punya.

Lagian orang yang nelpon itu apa ndak mikir, bahwa yang ditelponnya sedang dalam masa jum'atan? Mbok ya dipikir.

*lagi sensi*

August 8, 2007

Kiriman Dari Google

Akhirnya, kartu kiriman dari mbah/om Google nyampe kemaren, yang isinya adalah nomor PIN untuk account Google AdSense-ku. Butuh waktu sekitar 3 minggu bagi kartu itu untuk menyebrangi benua dan samudra agar sampai di tanganku.

Ini kartunya:


(Depan)


(Belakang)

Q: Loh, aku punya situs yang berisi iklan AdSense?
A: Punya donk, tuh di kolom paling kanan di bagian paling bawah blog ini.

Q: Loh, itu menghasilkan uang?
A: Ya tidak donk, lha wong yang tampil iklan layanan masyarakat terus gitu.

Q: Loh, bukannya yang dikirimi kartu PIN cuman yang sudah dapat uang $50 lebih?
A: Ya emang.

Q: Loh, terus?
A: Jalan ini lurus aja, di tangga pertama nanti turun, nah, di sebelah kanan itu kamar mandi.

Q: Loh, bukan itu, lalu dapat uangnya dari mana?
A: Aku juga gak tau, tiba-tiba saja accountku mendapatkan earn yang melonjak bulan kemaren.

Q: Loh, kenapa begitu?
A: Gak tau kok.

Q: ...

Kalo dari reportnya AdSense, jumlah terbesar (hampir keseluruhan) earn yang aku dapatkan berasal dari AdSense for Search, yaitu fitur search Google yang diletakkan dalam situs kita, seperti yang aku letakkan di BengkelProgram dan blog ini.

Aku buat account AdSense target utamanya bukan cari earn, itu hanya efek.

Selain pingin tau apa dan gimana AdSense, juga untuk menambahkan fitur Google search di webku. Eh ternyata fitur ini dibayar setiap ada yang menggunakan dan mengklik hasil pencarian.

Dan fitur search ini sudah ada sejak 2 tahun yang lalu, tapi kenapa baru bulan kemaren ada earn yang masuk?

Dugaan sementara, ada satu atau lebih orang, yang pingin menyediakan fitur search di webnya, kemudian melihat dari webku, meng-copy code-nya, dan meletakkan di webnya.
Lalu fitur itu digunakan oleh orang banyak, dan tanpa disadarinya setiap kliknya memasukkan dollar ke accountku.

Seharusnya dia membuat account sendiri di Google AdSense. Andai dia tau.

Tapi itu hanya dugaan, berdasarkan pengalamanku duluu waktu Google masih culun, saat aku masih suka utak-atik web, pingin menambahkan fitur macam-macam di webku. Salah satunya yang menarik adalah fitur search di webnya orang.

Aku ambil code-nya, dan memakainya tanpa tau kalo itu menghasilkan uang bagi pemilik code-nya.

Malah sempat kirim surat, minta ijin sama sang pemilik website itu. Gak dijawab :(

Lalu sekarang gimana ya?

Apa dibiarkan saja dollar mengalir ke accountku tanpa tau siapa yang pake code-ku?

August 6, 2007

Ketika Media Hanya Kejar Berita

Belum lama ini ramai dibicarakan tentang penemuan menggemparkan yang dilakukan oleh KRMT Roy Suryo, mengenai ditemukannya rekaman video dan lirik asli lagu Indonesia Raya yang terdiri dari 3 stanza, yang katanya berhasil ditemukan di servernya negara Belanda sana.

Banyak media yang memblow-up berita ini sebagai sesuatu yang wuah, dan banyak pula masyarakat Indonesia yang berterimakasih kepada yang terhormat ahli telematika bapak KRMT Roy Suryo. Salah satunya ada di rubrik Opini kolom Gagasan Jawapos hari ini, Senin 6 Agustus 2007, halaman ke-4.

Tidak ada yang salah dengan semua ini, malah seakan mencharge kembali semangat patriotis kita dalam bela negara.

Tapi gerah rasanya, menyaksikan betapa masyarakat kita mudah dibodohi oleh media, dan para media yang hanya kejar berita, dan pakar telematika yang kejar pesona.

Sebelum penemuan ini diekspose oleh media (paling tidak aku sudah baca di 4 media besar: Detik, Jawapos, Media-Indonesia dan OkeZone) sudah jauh hari video yang katanya ditemukan di server Belanda itu, sudah bergentayangan di YouTube, dan tentu saja sudah ribuan masyarakat kita yang melihatnya.

Sedangkan mengenai lirik Indonesia Raya yang ada 3 stanza itu, banyak yang menyatakan sudah mengetahuinya sejak SD!

Tahun 2005 malah sudah pernah ditampilkan di blognya Jay, dan juga di milis ini.

Jadi apanya yang penemuan dan penelitian sampai ke Belanda?
Dan karena dalam statemennya ikut membawa nama Yayasan Air Putih, seakan penelitian ini hasil kerjasama dengan yayasan tersebut.

Link-link berikut ini sebagai pendukungnya:
- Rekaman Asli Lagu Indonesia Raya Ditemukan di Belanda
- Roy Suryo Temukan 3 Versi 'Indonesia Raya'
- Klip Indonesia Raya Versi Pertama Ada di YouTube
- Indonesia Raya
- Air Putih Akhirnya Buka Mulut

Jadi, biarkan saja sang pahlawan kesiangan (pinjam istilahnya CEO Capoeng) akan terus berkoar, asalkan media informasi di negara ini tidak hanya kejar berita, tapi juga berfungsi sebagai filter informasi, tentu kejadian seperti ini dapat diminimalkan.

Dirgayahu Indonesia. Merdeka.

August 3, 2007

Kehabisan Solar

Kemaren aku pulang kantor sudah telat, tapi akhirnya lebih telat lagi karena si Taft mogok kehabisan solar.

Ini adalah mogoknya yang pertama kali karena kehabisan solar. Kalo mogok yang karena sebab lain sih sudah sering :p

Sempat berhenti beberapa kali di tengah jalan, lha mesin mati mendadak. Tapi kalo dibiarkan beberapa menit, bisa distarter lagi, jalan lagi, terus dapet beberapa puluh meter ke depan, eh mati lagi.

Klakson dan tatapan tanda tanya orang-orang yang lewat aku abaikan aja. Emangnya gue egp.

Gak mungkin aku dorong sendirian kan, lha yang pegang setir terus siapa.

Sampai depan kampus Widya Gama, aku keluarin dirigen dari bawah kursi, berisi cadangan air radiator. Airnya aku buang di trotoar (ampun deh, jorok dan ngawur, tapi sepi orang kok, daripada dibuang di aspal), lalu aku naik angkot ke SPBU terdekat. Agak sulit mencari angkot ABG di malam hari, sehingga perjalanan pulang-pergi lebih banyak dipake buat nunggu angkotnya.

Setelah berjuang memasukkan solar dari dirigen ke tangki tanpa corong, masuklah solar seharga 20 ribu minus yang kececer di aspal.

Dengan keberuntungan yang berlimpah, begitu distarter Taft langsung nyala. Alhamdulillah.

Lazimnya untuk golongan diesel, tidak sebegitu mudahnya menghidupkan mesin yang mati kehabisan solar. Gak seperti mesin yang menggunakan bensin, yang begitu diisi langsung bisa distart.

Dalam dunia solar dikenal istilah 'masuk angin', dimana ada udara dalam ruang pembakaran yang menyebabkan proses kompresi menjadi terhalang. Perlu dilakukan kegiatan memompa untuk membuang angin yang berada di situ. Kegiatan memompa ini selain membutuhkan waktu, yang terpenting adalah butuh tenaga dan semangat.

Dan tadi malam tidak diperlukan langkah itu.

Begitu bisa jalan, aku bawa Taft ke SPBU tadi. Aku tadinya mau isi full-tank, tapi menginjak angka 150 ribu kok masih lancar aja. Dan begitu mendekati angka 200 ribu aku minta dipaskan 200 ribu aja deh.

Kata orang kekar ini, tangki Taft fullnya adalah 50 liter. Kalo harga solar adalah 4.300, maka fullnya adalah 4.300 x 50 = Rp. 215.000. Kalo 200 ribu berarti sudah masuk ke 46,51 liter, dan itu masih belum full.
Sedangkan sebelumnya sudah aku isi sekitar 4 liter. Jadi bisa dipastikan bahwa saat mogok, Taft berisikan solar < 1 liter.

Edan tenan.

Padahal untuk solar, seperempat tangki adalah batas bahaya, harus segera diisi kalo tidak ingin mogok karena masuk angin.

Dan kenapa aku sampai kehabisa solar sampe segitunya? padahal _seingatku_ baru kemarin aku isi 50 ribu.

Penyebab utama adalah karena indikator status solar di dashboard itu tidak berfungsi dengan benar, karena ada kerusakan pada PCB di dalam dashboard. Tanpa status solar ini, bisanya hanya main kira-kira, apakah solarnya masih cukup atau tidak.

Beli PCB ini di mana ya? karena ke toko Mini Motor yang di Kota Lama yang katanya paling lengkap juga tidak ada.

Mesti berburu ke Surabaya nih kayaknya.

Pencarian

Komentar Terbaru

October 2025

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31  

Kategori

Arsip

Aryo Sanjaya

Tinggalkan Pesan

Kisah Mahesa Jenar

Kisah dari Tanah Jawa, tentang perjalanan diri Mahesa Jenar.
Download:
Naga Sasra & Sabuk Inten
atau di sini:
download dari SaveFile.com
Theme by: Magic Paper
Didukung oleh
Movable Type 5.01


Aryo Sanjaya

Sindikasi