Peta Di Hape
Masih tentang gadget, juga masih menjaga kesenjangan sosial, kali ini mau berbagi mengenai Google Map for Mobile.
Silakan kunjungi ini untuk kejelasan: http://www.google.com/gmm/
Syaratnya cukup simple, hape/PDA or something like that™ harus mampu menjalankan MIDLet (J2ME), dengan kemampuan MIDP2.
Dan yang lebih penting lagi, mobile device itu harus memiliki koneksi ke internet, baik itu lewat GPRS ataupun liyane.
Kalau PDA-ku sih tersambung ke LAN kantor, jadi... hmm... cepet banget :)
*dan gratis tentunya*
Cara instalasi lumayan simple: arahkan browser hape/PDA anda ke www.google.com/gmm, maka akan dilakukan proses download aplikasi J2ME, yang lalu otomatis terinstall di mobile device.
Bagi yang menggunakan koneksi GPRS, pastikan pulsa anda mencukupi ^_^
Ukuran filenya sebesar 293 KB. Kalikan dengan biaya transfer perkilobyte.
Setelah terinstall, lalu jalankan, maka tampilan Google Earth akan menghiasi gadget anda.
Buat yang sering nyasar, semoga aplikasi ini dapat membantu mengembalikan anda ke jalan yang benar.
Sekali lagi saya beritahukan, bahwa transfer data peta ini cukup besar, untuk ukuran koneksi GPRS.
Apalagi jika menggunakan provider T*lk*ms*l, mahal euy. Mending pake IM3, atau XL Explor (atau ada yang lebih murah lagi?)
Satu tampilan peta (tanpa refresh) dapat memakan trafik sekitar 200 KB. Bayangkan jika harus nyekrol kesana-sini. Duh.
Akhir kata, kalau mau bener-bener mobile, pulsa untuk GPRS haruslah banyak.
Kalau mau ngirit, ya harus ikut koneksi dedicated, misalnya LAN kantor, atau nyari HotSpot, bagi device yang memiliki fitur WI-FI *ehm*
Tapi dengan koneksi nunut seperti itu, berarti sudah tidak mobile lagi. Kecuali pinter-pinter nebeng di HotSpot orang. *colek Ririn, katanya mau ngasih proxy HotSpot kampuse*
Berikut ini tampilan yang dapat aku tangkap dari gadgetku:

Tampilan propinsi Jawa Timur.

Kampus UNMUH III, DOOME (biru) dan Masjidnya.

Tempat tinggalku. Joyogrand blok KK. Rumahku yang itu tuh...

Rumahku di Kendari. Udah 5 tahun gak kesana, banyak bangunan baru rupanya. Kangen.

Kampus Elang STIKI Malang.




Komentar Terbaru