March 31, 2014

Bouyancy Control

Thumbnail image for Bouyancy Control

Dalam praktek diving, faktor penting yang harus dikuasai oleh penyelam adalah teknik bouyancy control, yaitu pengendalian daya apung untuk mencapai bouyance netral.

Jika tidak dapat mengontrolnya, maka kemungkinan besar penyelam akan mengalami kesibukan di dalam air, karena harus melawan dorongan dari air laut jika bouyance positif, atau harus sibuk melawan gravitasi jika bouyance negatif. 

Tidak akan nyaman dalam menikmati keindahan diving sama sekali, juga stamina akan segera terkuras habis karena terlalu banyak kegiatan yang tidak perlu.

Ketika bouyance netral, berapapun kedalamannya, tubuh akan tenang berada di titik itu. Tidak tertarik untuk ke atas maupun ke bawah.


Lanjutkan membaca "Bouyancy Control" »

February 16, 2014

Penyebar Berita

"Jangan BC/Share berita yang tidak tau kebenarannya"

Tidak hanya hari ini, kegemparan dan kepanikan sering datang disebabkan oleh mereka yang tidak mau berpikir dengan baik. Setiap kali ada bencana, selalu ada yang menambahi beban pikiran yang menyebabkan lebih banyak kekalutan.

Contoh terdekat yang terjadi:
"Warga Sempat Panik, Dandim Kediri: Tidak Benar Ada Gas Beracun"

http://news.detik.com/read/2014/02/15/171225/2498543/10/warga-sempat-panik-dandim-kediri-tidak-benar-ada-gas-beracun

Dengan alasan "niat baik", namun sayang tidak disertai akal sehat dan kemauan berpikir sedikit lebih panjang, tentang kebenaran isi berita, dan dampak yang ditimbulkan.

Alasan "untuk jaga-jaga dan waspada" juga tidak tepat karena dampak yang terjadi justru sebaliknya.

Alasan "hanya sekedar forward kok" juga tambah konyol, karena menyediakan dirinya sebagai media penyebar kabar bohong.

Alasan "gak ada ruginya juga" justru masuk kategori brengsek, karena menunjukkan ketidakedulian pada sesama yang terimbas berita tidak jelas kebenarannya itu.

Dan lebih parahnya, setiap kali penyebar berita ini diingatkan, seseorang yang tadinya "baik", bisa menjadi lebih "defensif" (bebal) dan cenderung menyerang balik dengan senjata "kalo gak senang ya hapus saja, gitu aja kok repot"

Jika mengaku orang beriman dan masih menganggap Al-Qur'an sebagai pedoman hidup, silakan buka Surah Al-Hujurat ayat 6:

"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu."

Pakailah smartphone dengan lebih smart.

January 27, 2014

Ciri-ciri "Ibadur Rahman"

(Tulisan ini merupakan ringkasan dari Kajian Ahad Dhuha, yang diadakan di Masjid Al-Falah (MAN 3 Malang) didukung Yayasan Nurul Hayat cabang Malang, bersama Ustadz Mokhammad Yahya, Dosen UIN Malang)


1557446_10153801188770457_1315360969_n.jpg


Ahad Dhuha, 26/01/2014

----------------------------------------------------------------------------------------------


Ciri-ciri "Ibadur Rahman"


Ibad berarti hamba, yang merupakan pangkat tertinggi bagi siapapun juga selain Allah.

Sedangkan Rahman merupakan sifat Allah yang paling tinggi cintanya (excessive love).


Manusia boleh saja mengaku sebagai hamba Allah, tetapi tidak semuanya mendapat pengakuan stempel "Hambanya Sang Maha Penyayang" ini.


Pada Al-Qur'an Surah Al-Furqan (25) ayat 63 - 74 (http://quran.com/25/63-74), ditunjukkan oleh Allah ciri-ciri hamba yang diakui-Nya sebagai Ibadur Rahman. Bisa jadi Anda termasuk salah satunya.


Lanjutkan membaca "Ciri-ciri "Ibadur Rahman"" »

November 22, 2013

Orang Arab

Suatu ketika saya secara kebetulan satu lift dengan seorang Arab di sebuah hotel di Mekkah, berdua saja, saat kami sedang naik menuju ke kamar masing-masing.

Dia membuka percakapan dengan menanyakan "kenapa orang Indonesia lebih suka makan menggunakan sendok, mestinya ikut sunnah Nabi yang makan dengan tangan"

Aku jawab, "bisa jadi karena jenis makanan kami yang mengharuskan kami pakai sendok"

"Tapi katakan pada bangsamu untuk menggunakan jari tangan saat makan, banyak berkah dan kenikmatan setelahnya" (sambil mempraktikkan menjilati jari-jari tangan kanannya seperti orang yang selesai makan)

"Hmm, ya ya", jawab saya sambil mikir bagimana cara memberitahu bangsaku.

Lanjutkan membaca "Orang Arab" »

October 23, 2013

Juri Juga Manusia

Beberapa waktu yang lalu tim kami sempat mengikuti festival industri kreatif (http://www.increfest.com) yang digelar di Bandung. Salah satu produk kami menjadi finalis 7 besar dalam bidang software, yang berkesempatan untuk menang pada acara yang disponsori oleh Kementrian Perindustrian.

Hal yang menarik adalah saat talkshow bersama semua peserta lomba, dengan perwakilan dari pemerintah (Kemenperin), dari media (MNC TV), dan dari pihak pengusaha.

Dalam bincang-bincang tersebut, salah satu peserta menyampaikan fakta bahwa meskipun produk mereka menang lomba-lomba yang digelar pemerintah seperti Increfest ini, tetapi tidak ada satupun yang dapat diimplementasikan di dunia nyata.

Sebab pada dunia nyata, proyek pemerintah yang besar harus melalui proses tender. Sedangkan para pemenang tender adalah mereka yang memang sudah siap di bidang tender, cara mengolah dokumen, cara menyusun spesifikasi, dan bahkan cara-cara yang akhirnya hanya itu-itu saja pemenangnya. Hal tersebut menyebabkan para pemenang lomba yang belum tentu siap ikut proses tender selalu kalah, padahal produknya bagus-bagus dan mestinya bermanfaat.

Lanjutkan membaca "Juri Juga Manusia" »

Halaman: [1] 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 ... 86 »

Pencarian

Komentar Terbaru

April 2014

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
    1 2 3 4 5
6 7 8 9 10 11 12
13 14 15 16 17 18 19
20 21 22 23 24 25 26
27 28 29 30      

Kategori

Arsip

Aryo Sanjaya

Tinggalkan Pesan

Kisah Mahesa Jenar

Kisah dari Tanah Jawa, tentang perjalanan diri Mahesa Jenar.
Download:
Naga Sasra & Sabuk Inten
atau di sini:
download dari SaveFile.com
Theme by: Magic Paper
Didukung oleh
Movable Type 5.01


Aryo Sanjaya

Sindikasi