September 13, 2005

Rossi Sanjaya

Penggemar MotoGP sekalian, kapan nonton bareng nih? kok di Malang sepi2 aja seh...?
Sedangkan dulu di Demak, selalu ada acara nonton MotoGP bersama, para pemuda sekampung... hm, tapi pemuda sekampung cuma ada 2 :)

Anyway, setiap kali nonton MotoGP, hampir bisa dipastikan, bayang-bayang cak val (panggilan akrab Valentino Rossi) akan mendominasi.
Tidak perduli bagaimana situasi sirkuit, panas/hujan, panjang/pendek, ruwer/mudah, cak val tetap jagonya.

Bisa dibandingkan, ketika musim hujan, cak berno, begitu Sete Gibernau biasa dipanggil, dikatakan sebagai jagonya, dan Alex Barros sebagai rajanya, tapi tetep aja mereka kalah sama cak val.

Pada lintasan yang ruwet, Melandri disebut sebagai jagoannya, tapi tetep aja cuma jadi nomor dua di lintasan ruwet, sedangkan nomer satunya tetep dipegang cak val.

Yang paling parah cuma di sirkuit Laguna Secca, cak val nomor dua, nomor satunya diambil tuan rumahnya, Nicki Haiden... yah, gak cuma cak val, hampir semua pembalap dari luar AS, mengalami gangguan iklim. Malah pembalap Ducati ada yang sampe kena diare segala, cuih...
Nomor tiga juga dipegang orang AS, Collin Edward, yang kebetulan satu tim dengan cak val.
Kalo orang AS masih kalah dengan cak val, sedangkan gangguan iklim sangat berat, betapa canggihnya cak val, ya kan?

Dah, besok nonton di mana ya?

Anti Mandi

Abis jalan-jalan ke KL.com, malah nemu sesuatu yang menyebalkan...

http://www.kapanlagi.com/a/0000002126.html

Mandi, Bikin Segar dan Sehat!
Menurut penelitian terbaru mandi ternyata ... bla bla bla ...

"Parjo ra tau adus..."

kujawab: "Siapa bilang, wong ketika aku lahir... brojol, trus dimandikan sama dukunnya. Nah, minimal kan aku udah pernah mandi 1 kali..."

Anyway, teman, rajinlah mandi, karena hal tersebut sangat baik untuk kesehatan tubuh.

Gegemane Lingso

"Jalannya program adalah sesuai dengan apa yang kamu lakukan, bukan sesuai dengan apa yang kamu harapkan"

"Piye iki jo, padahal iki kudune mlakune ngene...?"

Hmm, udah banyak berulang kali, kudengar kalimat itu... dan ... mungkin ke depan nanti masih akan mendengar pertanyaan itu lagi...

September 12, 2005

Look at me, ... i'm jazzer...

"Parjo iku lho, senengane india..."

Kalimat itu udah aku dengar sejak semester 1 ! bahkan kalo mau buka arsip lama, udah dari SMA aku kena kalimat itu.

Kalo dihantam dengan kalimat 'SWGTL', mungkin bisa meredam kalimat di atas. Tetapi dengan keprihatinan yang mendalam dalam jiwaku (uhuk...) kenapa sih mesti ada dikotomi jenis musik?

Bagi yang tau Aryo, pasti tau bahwa musik yang disenenginya (gak sekedar punya), jauh lebih banyak daripada india. Hampir semua aliran, ada, dan seneng. Linkin Park, Helloween, Rhapsody, Glenn, Padi, Dewa, Sheila, Didi Kempot, Nur Hana, Opick, Langgam, Dandanggulo, Raihan, Rhicard Mark, MLTR, Mohabbatein, India.*, Dangdut.*, Pop.*, Rock.*, dll, dst... dan aku enjoy dengan itu.

Justru aku kasihan ketika ada temen yang nutup telinga, mukanya pucat pengin muntah, ketika mendengar aku ngeplay musik india...

Di lain pihak, ada yang mengangkat dada, ketika sedang mendengar musik jazz... (hmm... nyindir? iya sih, tapi gak cuma buat seorang)

Teman, aku juga seneng jazz, jadi, SWGTL ;p

Intinya, nikmati musiknya, bukan gengsi dan sensasinya, ok...

September 10, 2005

Basa Basi Bosok

Judul itu istilah yang aku dapat dari seseorang, ... terajana...

Yup, basa-basi, kadang emang udah basi, bosok lagi...

"Kamu gak usah jemput, aku jalan kaki aja..."

"Ya udah aku pulang aja, di sini nanti aku mengganggu kamu..."

Adat ketimuran?
Ah, aku merasa orang timur (apapun istilahnya), aku lahir di sini, Demak, Jawa Tengah, tapi adat seperti itu, justru menghambat sopan dan santun.

Kok bisa?

Iya lah, wong megelne gitu (bagi aku)

Misalnya ada seseorang curhat ke temennya:
"Menurutmu, aku mesti gimana ngadepi masalah ini?"

Orang (yang ngaku orang timur) akan menjawab:
"Ya menurutku itu sih terserah kamu"

DUARR...

Aku pengin ngajak makan orang yang menjawab begitu ketika diajak curhat...

Kalo tentang terserah sih, ya terserah pada aku, itu jelas... tapi kan sebagai manusia, ada batasan kemampuan melihat suatu masalah, sehingga butuh masukan dari manusia lain, yang mungkin lepas dari pengetahuanku...

Ya, uwes... basa-basilah terus... bosok maren!

Halaman: « 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 [86] 87 »

[depan]

Pencarian

Komentar Terbaru

March 2017

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31  

Kategori

Arsip

Aryo Sanjaya

Tinggalkan Pesan

Kisah Mahesa Jenar

Kisah dari Tanah Jawa, tentang perjalanan diri Mahesa Jenar.
Download:
Naga Sasra & Sabuk Inten
atau di sini:
download dari SaveFile.com
Theme by: Magic Paper
Didukung oleh
Movable Type 5.01


Aryo Sanjaya

Sindikasi