September 19, 2005

Rossi Nabrak Melandri?

Akhir cerita yang memprihatinkan, Melandri dan Rossi jatuh bersamaan, dalam posisi 3 dan 4...

Sebelumnya Rossi berada pada posisi start ke-11, dan hanya dalam 4 putaran lap, mampu melampaui 7 pembalap di depannya, sehingga dia pada posisi 4, tepat di belakang Biagi, Capirosi, dan Melandri (ketiganya salip-salipan dengan acak).

Karena Rossi bisa menjadi juara dunia meski hanya finish pada posisi 4, maka dia gak terlalu bernafsu nyalip mereka. Doi bertahan aja di posisi itu.

Tetapi, pada beberapa lap berikutnya, Melandri melakukan kesalahan, sehingga berada pada posisi 3, tepat di depan Rossi.

Karena kecepatan mereka seimbang, sehingga beberapa tikungan ke depan, mereka sering berhimpit. Dan, pada suatu kesempatan, Melandri mau keluar lintasan (dari sisi kiri mau ke kanan) untuk menyalip yang di depannya. Sedangkan Rossi tetep bertahan di jalurnya (nututi Melandri). Akhirnya mereka serempetan dan nggeblak bareng...

Bagi pemirsa di TV, melihat kalo kecelakaan itu gara-gara Rossi yang mau nyalip dari sisi dalam, dan nabrak Melandri...

Banyak tim lain yang protes pada kelakuan Rossi ini.

Entah mana yang benar, tapi yang jelas, this is race... a fast game... full of risk... kalo gak pengin jatuh ya jangan ngebut, kalo gak pengin ngebut ya pelan aja, kalo pelan ya boleh dong disalip, kalo ternyata jatuh, ya itu resiko...

Ada yang bilang, karena Melandri di depan, itu hak dia untuk cepat atau pelan, Rossi mesti ngikut aja... kok bisa?

Justru teori itu bisa dibalik: karena Rossi ada di belakang, itu hak dia untuk nabrak, Melandri musti terima aja... gimana?

Ketika Pelanggan jadi Raja

Hukum ekonomi berkata: "Raihlah untung sebanyak mungkin dengan modal sesedikit mungkin"

Dan itu memang benar, secara hukum ekonomi, dan berlaku hampir di seluruh daerah.

Tapi ketika suatu saat hal tersebut melanggar moral, manakah yang lebih didahulukan?

Aku merasa exciting ketika berhasil konek internet dengan hp, dengan menggunakan nomor cadangan. Dan setelah berlanjut sekian lama, terpikirlah cara menggunakan modal sesedikit mungkin. Akhirnya sukses, dengan modal satu perdana, dapat internetan sepuasnya.

Puas?

Secara ekonomi, ya...

Secara teknis, iya...

Secara moral?

Hm.... emang gak boleh ya?

Sekarang pun aku posting ini dengan koneksi gratisan, dengan nomer kiriman dari saudara BNL, dengan argumenku adalah, salah sendiri operator gak mbatesi akses internet gratis.

Atau ini hanya taktik mereka?

Don't know... pelanggan adalah raja...

September 15, 2005

Seni = Budaya = Agama ?

Sluku-sluku bathok
Bathoke ela-elo
Si Romo menyang solo
Leh olehe payung kutho
Tak gendher lho-lho lobah
Wong mati ora obah
Yen obah medeni bocah
Yen urip goleko duwit

---------------------------------

Bagi sebagian masyarakat Jawa, lagu kanak-kanak yang udah mulai kuno dan usang tersebut, masih dikenal sebagai lagu permainan (dinyanyikan saat bermain).
Sekilas, tidak ada kesan dan pesan yang terkandung dalam tiap bait lagu tersebut, karena tidak banyak yang tau tentang sejarah penciptaan lagu tersebut.
Konon (ga ada bukti dan pembuktian) bahwa lagu itu diciptakan oleh salah satu ulama, anggota Walisongo. Kalo bukan Sunan Kudus ya sunan Drajad, aku lupa ceritanya. Keduanya dikenal sebagai seniman pencipta lagu untuk syiar.
Mereka biasa membuat suatu kesenian, yang di dalamnya terkandung ajakan, sehingga masyarakat tertarik untuk mau memahami ajaran Islam, sehingga lebih mudah untuk menyebarkan ajaran ini.

Kesan yang 'ndeso' pada lagu tersebut, justru membuat lagu tersebut diterima kalangan bawah.

Tidak pasti apa arti makna lagu tersebut. Menurut cerita yang pernah aku dengar, lagu tersebut merupakan kiasan dari dzikir.

Benar atau salah, i'm not sure...

CodeHolic

Pagi-pagi, VB
Siang dikit, Access
Lebih siang dikit, ASP.NET
Siang banget, Delphi
Sorenya PHP
Menjelang malem, CFM
Malem sampe dini hari, HTML

Coder Juga Manusia

Belantara modul dan include kita telusuri
Berbagai event dan submit kita alami
Lebih 1000 looping kita lewati
Dengan tombol Run semua kita mulai

Meski harga minyak melambung tinggi
Coder tetap rendah hati
Sabar meniti baris per baris
Sekedar mencari titik koma
yang mestinya ada di luar tanda petik

Suram wajahmu
Kusut rambutmu
Menjelang jam setengah satu

Kopi dingin sebagai dopingan
Ngerjai teman meja sebelah sebagai hiburan
Nutup telinga sebagai perlindungan
Dari acara TV yang sok terkenal

Ingin kuteriakkan
Coder juga manusia

Halaman: « 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 [85] 86 87 88 »

[depan]

Pencarian

Komentar Terbaru

November 2018

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30  

Kategori

Arsip

Aryo Sanjaya

Tinggalkan Pesan

Kisah Mahesa Jenar

Kisah dari Tanah Jawa, tentang perjalanan diri Mahesa Jenar.
Download:
Naga Sasra & Sabuk Inten
atau di sini:
download dari SaveFile.com
Theme by: Magic Paper
Didukung oleh
Movable Type 5.01


Aryo Sanjaya

Sindikasi