September 24, 2005

Kebodohan Terstruktur

Setelah nyekrip sekian lama, energi coding masih menyala di sekitar tubuh ini... tapi karena tugas di kantor udah ok, akhirnya aku menyalurkan energi itu untuk ngecek script PHP di webku sendiri...

Setelah periksa sana-sini, akhirnya aku nemu hal yang perlu dibenarkan di webku, yaitu adanya tag-tag HTML dalam postingan komentar pengunjung.

Terpikir membuat script, yang akan memperbaiki tag-tag ngaco itu, dan dalam beberapa baris, yakinlah aku bahwa itu dah selesai.
Tapi herannya, dengan tanpa melalui SOP yang ada, aku langsung running script itu di web, yang lalu dengan lincah memperbaiki tag error.

Akan tetati, datanya gak jadi bener, malah ... kosong...

Kalo saat ini anda berkunjung ke webku, semua komentar di sana, yang muncul cuma nama, email dan tanggalnya... sedangkan isinya, has gone... :(

Udah berusaha restore, dengan ngemel pak admin... dan ... beberapa langkah lanjutan, sesuai SOP...

Okeh, sedang berusaha... :)

Teknologi gak Ramah Lingkungan

Udah tau BlogMap?

ck, itu lho, buat nampilkan peta lokasi anda, dan nampilkan siapa aja blogger yang ada di sekitar anda.

Idenya bagus, teknologinya juga.

Tapi sayangnya, implementasinya yang gak memuaskan.

Coba anda kunjungi ini, alamate http://www.feedmap.com/, lalu submitkan blog anda. Taruhannya: 20% berhasil, 70% gagal, dan 50% adalah luck.

Kalo dilihat dari pesan error yang diberikan oleh script, kelihatan banget kalo teknik scriptingnya kurang matang. Error yang unhandled mestinya diperbaiki, bukan malah ditampilkan...

Btw, idenya bagus, semoga diperbaiki di kemudian hari. Bravo Ted.


September 23, 2005

Kehidupan Digital

Setelah beli jam digital di Toga Mas kemaren, semakin melengkapi kehidupan digitalku.

Jamnya bagus, transparan, futuristik, warna millenium (sok tau, soale warnae perak sih)... Setiap selang satu jam selalu bunyi TIT, dan tiap jam 8 pagi bunyi TIT TIT TIT (waktunya siap-siap kerja)...

Jam itu lumayan berguna, tapi belum mampu menggeser tuntas jam analog di tanganku.

Tidak seperti keyboard yang udah menggeser bolpen di tanganku. Asli, aku sekarang kalo nulis jadi kayak tanda tangan, urek-urekan...

Sekarang kalo belanja juga udah gak pake uang... bukan ngerampok, nyolong, atau kartu kredit... tapi pake debit BCA. Hehehe, nyu, ra sido nggawe CC tah?

September 22, 2005

Spiritualisme di TV

Kian hari, stasiun TV banyak menayangkan acara yang bersifat agamis. Dan masih sama dengan yang pernah rame kemarin, yang menayangkan hal-hal mistis (PnP/Uji Nyali/dll), sasaran dari acara-acara ini adalah umat muslim.

Secara teori, semua acara di TV adalah untuk menaikkan rating, yang berimbas pada keuntungan dari iklan. Namun dengan muatan agamis seperti itu, tentu dampaknya tidak berhenti pada pendapatan iklan saja.

Mungkin aku gak bisa komentar banyak tentang acara TV dengan jenis ini, karena sudah lama sekali aku gak nonton TV dengan menghadap. Selama ini aku cuma melirik TV yang ada di belakangku.

Dari beberapa acara jenis ini yang aku tahu, antara lain adalah Rahasia Ilahi (IndoSIAR), Kuasa Ilahi (SCTV), Insyaf (TransTV), dan ....
Tayangan agamis ini beragam pemaketannya, dan muatannya, namun secara garis besar adalah untuk tujuan syiar, dan menarik perhatian penonton.

Tayangan ini menurutku bisa jadi pisau bermata dua, bagi masyarakat. Jika pengemasannya tidak melalui langkah yang bener-bener valid, justru malah melenceng dari tujuan semula.
Misalnya, demi membuat acara menjadi sangat menarik, pada akhirnya ditampilkan nilai mistis/keajaiban yang tidak proporsional, meski gak terkesan dibuat-buat.

Proporsional di sini, maksudnya adalah, jangan sampai umat Islam yang belum paham benar dengan dasar agama, menjadi salah pemahaman, karena terpengaruh dengan tayangan tersebut.
Contohnya, penggunaan jimat penolak syetan, wirid dan amalan-amalan kesaktian, yang perlu penjelasan lebih mendalam untuk menggunakannya, tidak cukup hanya dari tayangan itu saja.

Dari yang pernah aku tonton dari awal sampai akhir, tayangan Rahasia Ilahi menurutku menampilkan tayangan yang proporsional, dan apa adanya. Dan yang membuat aku kerasan nonton acara ini adalah efek-efek serta screen playing yang udah profesional, dan bagus banget. Ular berkepala manusia, manusia berkepala srigala, dll, yang meski masih agak kikuk, tapi lebih bagus dari efek grafik di Tuyul dan Mbak Yul.

Gitu aja, met nonton, semoga anda diberkati. Amin...

Look at me, ... i'm jazzer... II

Seorang Jazzer berkata padaku: 'sebutkan satu musik jazz yang kamu tau?'

(kalimatnya udah di-translate ke bahasa Indonesia)

Aku bilang: banyak, sampai gak hapal (emange lagi kuis?)

Paling-paling nama artisnya, seperti Louis Amstrong, ... Norah Jones... hmm... Queen?

Sama juga, kalo aku ditanya musik R&B yang aku tau, ... banyak, tapi gak apal...

Kalo musik Rock juga banyak, dan kebetulan aku pake kaos Helloween, jadi aku ingat Helloween, lagunya Forever And One, Secret Alibi, dan Power...
Linkin Park: My December ... , Crawling, ...

Musik Campursari, hm, aku ingat si Didi Kempot dengan Sewu Kuto, Terminal Tirtonadi, Tanjungmas, ... Nurhana dengan Bojo Loro, Ojo Lamis, dll...

SWGTL!

Sama dengan posting versi sebelumnya, semua musik sama, dan gak ada yang membuat lebih hebat jika mendengarkan salah satunya, gitu loh...

Open your eyes, your mind, and your heart
(Nescafe)

Halaman: « 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 [83] 84 85 86 87 »

[depan]

Pencarian

Komentar Terbaru

March 2017

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
      1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31  

Kategori

Arsip

Aryo Sanjaya

Tinggalkan Pesan

Kisah Mahesa Jenar

Kisah dari Tanah Jawa, tentang perjalanan diri Mahesa Jenar.
Download:
Naga Sasra & Sabuk Inten
atau di sini:
download dari SaveFile.com
Theme by: Magic Paper
Didukung oleh
Movable Type 5.01


Aryo Sanjaya

Sindikasi