February 16, 2006

Oleh-oleh Valentine

Meski agak tersendat satu hari, proses ritual valentine tetap berjalan lancar. Mungkin memang seharusnya tertunda ya :)

Karena ga ingin mengorbankan bunga yang seharusnya tetap di alamnya, aku memilih memberi hadiah coklat.
Kasian kan, bunga yang seharusnya masih bersama induknya, terputus dan layu karena terpisah dari lingkungannya, karena menjadi hadiah di valentin kemaren :D

Hehehe, just kidding.

Inilah dia coklatnya:

Coklat 1

Hmm... rasanya manisss... butuh perjuangan untuk mendapatkannya




Coklat 1

bagaimanapun itu tetep coklat, yang memang lazimnya untuk di makan. Be realistic please ;)


Happy valentine all

February 12, 2006

Mengapa Harus Inul?

Masyarakat kita dan para tokohnya sudah mencapai tahap kekalutannya, terutama dalam menyikapi fenomena pornografi dan pornoaksi.

Huff, omongan dewasa. Aku kan masih 16 tahun.

Setelah kontroversi definisi baku tentang 'porno', kini merambah ke arah pelakunya.

Kapan suatu hal dikatakan porno?

Ketika seorang cowok melihat cewek makan pisang di warung, yang menyebabkan si cowok horny, apakah si cewek telah melakukan tindakan pornoaksi?

Ok, itu terlalu mengada-ada. Tapi pernah aku lihat kasus pemerkosaan di TV, disebabkan karena si pelaku selalu terbayang film yang telah ditontonnya, yaitu film India. Nah lo.

Aku setuju banget, pornografi dan pornoaksi di berantas. Setuju banget sama tindakan pemerintah yang satu ini.
Tapi yang aku lihat sekarang ini, hal tersebut sudah ditumpangi kepentingan personal dan golongan. Uang dan KKN masih bicara di sini.

Di saat majalah Playboy dipertentangkan, sudah lama aku lihat tabloid dengan gambar porno di halaman depannya, dijual bebas di bis dan toko pinggir jalan. Kenapa masih belum dibredel?

Ketika Inul dituduh sebagai ujung tombak terjadinya pornoisme dangdut, sudah lama aku lihat goyangan dangdut di TV kecil-kecilan, melakukan goyangan yang sama sekali tidak nyambung dengan beat musiknya, melakukan gerakan yang diharapkan dapat dinikmati oleh penontonnya.
Terlalu memaksakan gerakan pantat... mengapa ini dibiarkan?

Mengapa harus Inul?

Karikatur Nabi

Ketika pertama dengar kabar tentang adanya karikatur Nabi Muhammad SAW, sudah terbersit reaksi tidak senang di dada ini. Tapi sesuai sifat gemini yang selalu mencari argumen pembanding, gelora emosiku segera menemui titik keseimbangan.

Begitu juga ketika seorang rekan di cyber mengirimkan kartun-kartun itu, aku melihat dan merasa yakin, bahwa kaum kafir di barat sana memang keparat!

Memang tidak semuanya keparat, tapi banyak yang keparat!

Ups... agak kasar sih, tapi mereka memang keparat!

~ ~ ~ ~ ~

Semua sudah sama-sama tau, bahwa mereka memang tidak senang dengan keyakinan kami, tidak senang dengan sistem ketuhanan dan kenabian kami, sama seperti kita juga tidak setuju dengan sistem ketuhanan mereka.

Namun segala ketidaksenangan dan pencemoohan, harus terjadi secara internal. Silakan mereka bicarakan kejelekan agama kami menurut versi mereka, tapi lakukanlah di lingkungan dan internal mereka.
Kami juga sering membicarakan kejelekan agama mereka di lingkungan kami.

Itulah seharusnya, karena keyakinan adalah urusan internal.

Kebebasan pers bukanlah segalanya... kalau mereka masih manusia.

Seharusnya ini tidak menjadi kontroversial, setelah terjadinya penghinaan ini, maka langkah tepat untuk mengakhirinya adalah menghukum para pelaku.
Hukuman yang sesuai dapat ditentukan, yang terpenting adalah pemastian bahwa mereka telah melakukan kesalahan.

Tapi kontroversi malah terjadi, karena pihak pers tidak menyadari kesalahannya (meski sudah minta maaf, abang-abang lambe), tapi tetap tidak mau dipersalahkan.
Ditambah lagi si dewa dunia Mr George W Bush, memberi dukungan pemerintah Denmark, bahwa Amerika ada di pihaknya. Justru ini yang sekarang menjadi ancaman keamanan, bagi seluruh pihak!

Oalah bush, bush...

February 11, 2006

Happy Valentine !

Menyambut kedatangan peringatan hari yang sebenarnya bukan dari kebudayaan timur, kadang aku agak miris mengikutinya. Bukan apa-apa sih, cuma kebanyakan para tokoh agama di desaku, terlalu strict menyikapinya. Hal-hal yang sekiranya import dari tanah barat, berarti kegiatan orang kafir yang tidak layak diikuti.

Aku memang tidak setuju, kalo sebuah tradisi di daerah lain, dicopy + paste di daerah sendiri. Karena apa yang memang baik buat mereka, belum pasti baik dan wajar buat kita. Itu jelas.
Namun jika kita dapat mengambil intisarinya, mengambil hal positif dari tradisi itu, malah justru akan semakin membawa efek bermanfaat bagi kita.

Tradisi pengungkapan cinta dan kasih sayang, implementasinya tidak harus seperti apa yang mereka orang barat lakukan. Di sini kita tetap dapat mengungkapkan cinta, dengan hal yang sesuai dengan tradisi kita.
Tidak ada aturan yang mengharuskan kita menjiplak seratus persen kan.
Di sini kita bisa mengungkapkan cinta pada Ibu, Bapak, saudara, sahabat, tetangga, kucing, komputer, sepeda motor, HP, mouse, dll.

Terutama pada kekasih!

Untuk kekasih, ungkapan cintapun tidak harus french-kiss atau semacamnya (itu bagi yang ingin dan mampu nahan), yang mungkin bagi budaya di barat sana sudah menjadi kewajaran.
Kalo di sini, ungkapkan dengan sesuatu yang membuat ikatan ini menjadi semakin indah.

Hmm... apa ya... mikir dulu ah...

Anyway, Happy Valentine! blog ini dan BengkelProgram.com juga menyesuaikan diri, merubah tampilannya dengan suasana pink ;)

CPNS SEASON

Suasana yang berulang, tiap kali ada pembukaan kesempatan untuk menjadi CPNS, banyak rekan yang memfokuskan aktifitasnya untuk mengikuti lowongan ini. Baik itu yang masih belum ada kerja tetap (nganggur), sampai yang sudah bekerja.

Kebanyakan dari mereka berharap, dengan diterimanya sebagai PNS (Pegawai Negeri Sipil), kehidupan mereka akan lebih terjamin, sekarang dan terutama masa tuanya. Dengan gaji yang konstan (stabil) dari negara yang tidak mungkin gulung tikar.

Tidak masalah meski kemungkinan untuk diterima adalah sangat kecil, toh tidak ada ruginya untuk berusaha. Ya, kemungkinannya memang sangat kecil, karena lowongan yang dibuka biasanya hanya beberapa saja, sedangkan peminatnya amat sangat banyak. Itu belum ditambah dengan kemungkinan dari para pesaing yang menggunakan jalur khusus, misalnya nepotisme atau memakai uang pelicin.
Meski Bapak SBY sudah giat memberantas KKN, tapi jalur khusus ini belum hilang sepenuhnya, karena seperti kata pak RT, yang memberi dan yang menerima sama-sama mau, dan ikhlas (mungkin).

Hari ini serentak dilaksanakan ujian masuk PNS di seluruh Indonesia, pada beberapa instansi pemerintahan. Ya, semoga semua rekan saya dapat diterima (mungkinkah?) :)

Entahlah, mungkin memang perbedaan prinsip atau sudut pandang, tapi secara pribadi saya tidak tertarik untuk masuk ke dunia pemerintahan. Atau mungkin karena karakter saya yang terlalu liar? (upss...)
Sedangkan PNS memiliki protokol dan aturan yang baku. Kalau orang liar macam saya kena aturan seperti itu, daftar pelanggaran bulanan mungkin lebih banyak daripada slip gaji saya :))

BTW, beberapa waktu lalu sempat diberi kesempatan oleh 2 instansi pendidikan negeri di Malang, untuk menjadi PNS tanpa lewat pendaftaran, asal mengajukan permohonan saja. Hmm... tapi karena berbagai pertimbangan dan masukan dari Ortu dan Camer, akhirnya kedua tawaran itu tidak bisa aku terima.

Yah, semoga segalanya menjadi lebih baik!

Halaman: « 59 60 61 62 63 64 65 [66] 67 68 69 70 71 72 73 ... 87 »

[depan]

Pencarian

Komentar Terbaru

May 2015

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
          1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31            

Kategori

Arsip

Aryo Sanjaya

Tinggalkan Pesan

Kisah Mahesa Jenar

Kisah dari Tanah Jawa, tentang perjalanan diri Mahesa Jenar.
Download:
Naga Sasra & Sabuk Inten
atau di sini:
download dari SaveFile.com
Theme by: Magic Paper
Didukung oleh
Movable Type 5.01


Aryo Sanjaya

Sindikasi