« Minggu Yang Melelahkan | Depan | Pornografi Cuma Sebagian Kecil di Internet »

Meluruskan Sejarah

Saat ini, di kalangan masyarakat Jawa, terutama di daerahku (Demak) dan kawasan pantai utara lainnya, nama Mahesa Jenar dikenal sebagai seorang prajurit dari kerajaan Demak, yang melanglang buana mencari keris pusaka Naga Sasra dan Sabuk Inten yang hilang dari perbendaharaan kerajaan Demak.

Mahesa Jenar dianggap sebagai pendekar yang benar-benar ada, dan telah membantu proses transisi pemerintahan kerajaan dari Demak ke Pajang.

Mahesa JenarPadahal, Mahesa Jenar hanyalah tokoh rekaan (fiktif) dari penulis silat Singgih Hadi Mintardja, dalam cerita Naga Sasra dan Sabuk Inten. (rangkaian cerita dapat didownload di sini)

Meledaknya pemuatan cerita ini di radio, novel, TVRI, dan sebagi lakon dalam setiap pementasan kethoprak, menjadikan cerita ini begitu merasuk ke dalam masyarakat Jawa, sampai-sampai banyak yang yakin bahwa itu adalah cerita nyata.

Detail cerita yang meyakinkan, hubungan sejarah dan lokasi yang benar-benar ada, nama-nama tokoh yang terkenal, bahkan senjata dan aji-aji (ilmu kesaktian) yang benar-benar ada, membuat cerita ini diterima sejajar dengan cerita sejarah.

Aku sendiri sejak awal juga menganggap bahwa Mahesa Jenar itu benar ada, meskipun tidak begitu yakin. Silakan lihat di Perjalanan Hidup Mahesa Jenar.

Nama supporter sepak bola dari Semarang juga menamakan diri Mahesa Jenar, sedangkan nama stadion sepak bola di Solo menggunakan nama Manahan, nama samaran Mahesa Jenar saat sembunyi dari kejaran pasukan Lembu Sora.

Juga terkenal sebuah sumpah dari Mahesa Jenar: "Aku ora bali ing kraton Demak Bintoro kalamun durung biso nggowo keris Nogo Sosro lan Sabuk Inten" (Aku tidak kembali ke kerajaan Demak Bintoro kalau belum bisa membawa keris Naga Sasra dan Sabuk Inten)

Sumpah itu aku jadikan sebagai judul blog ini.

Posisi S.H. Mintardja sebagai pegawa negeri dalam bidang kesenian Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Yogyakarta, tidak mengherankan kalau beliau mengetahui banyak tentang sejarah kerajaan Demak dan yang terkait dengannya, misalnya Majapahit, Mataram dan Pajang.

Lalu, anggapan masyarakat bahwa Mahesa Jenar itu benar ada, memang tidak ada salahnya. Namun bisa saja hal tersebut suatu saat akan membingungkan sejarah.

Misalnya sudah beberapa kali orang menanyakan padaku: "Apa hubungannya Mahesa Jenar dengan Syeh Siti Jenar?"

Ya jelas gak ada hubungannya. Yang satu nyata dan satunya lagi fiktif Laughing

Aku mempergunakan nama Mahesa Jenar sebagai nama domain ini, karena itu adalah tokoh favoritku. Memiliki sifat dan pandangan hidup seperti yang sebagaimana aku inginkan.

Sumber:
KEMBALINYA MAHESA JENAR
SH Mintardja Telah Tiada

Gambar dari sini: http://www.otakudang.org/index.php?/categories/14-N-S

37 Komentar

anak_bungsu pada November 14, 2006 7:55 AM menulis:

** Aku mempergunakan nama Mahesa Jenar sebagai nama domain ini **

Sudah ijin pa belom ?? ntar urusannya panjang lho

Aryo: Lha, nama itu sudah menjadi konsumsi publik kok, Ma, jadi menurutku boleh dipake oleh siapa saja. Sama seperti kamu pake nama Rahma, ndak perlu minta ijin ke pembuat novel yang ada tokohnya bernama Rahma kan?

Balas Komentar Ini
koeaing! pada November 14, 2006 9:58 AM menulis:

Boeng, doewa2nja boekanka fiktief itoe ?

Aryo: Setahoe saja, jang satoe bener-bener njata dan terdjadi, karena ada banjak pengikoetnja hingga saat ini. Jang mendjadikannja fiktief adalah proses penjelesaiannja jang simpang-sioer.

Balas Komentar Ini
vnz pada November 14, 2006 6:14 PM menulis:
sumpah dari Mahesa Jenar: "Aku ora bali ing kraton Demak Bintoro kalamun durung biso nggowo keris Nogo Sosro lan Sabuk Inten" (Aku tidak kembali ke kerajaan Demak Bintoro kalau belum bisa membawa keris Naga Sasra dan Sabuk Inten)

Sumpah itu aku jadikan sebagai judul blog ini.

Dari derau yang kutangkap sepertinya sumpahmu yang sebenarnya adalah,
"AKU ORA BALI ING OMAH WONG TUWOKU ING DEMAK KALAMUN DURUNG BISO NGGOWO BOJO"

*manggut-manggut*

Aryo: alaah, ngaku aja kalo kamu yang bersumpah seperti itu

Balas Komentar Ini
isdah junker ngalam pada November 15, 2006 11:42 PM menulis:

bagi dunk donlutannya... hehehe... ntar aku kasih one piece yang kepotong deh... gimana?

GOMU GOMU NO... BAZOKAAAAA...

Aryo: lho, bukane sumber kita sama?
kapan kita sowan nang nico maneh?

Balas Komentar Ini
isdah junker ngalam pada November 15, 2006 11:43 PM menulis:
Catatan: komentar anda mungkin tidak akan langsung muncul. kami butuh mengecek bahwa komentar anda bukan spam. refreshlah dalam beberapa detik berikutnya.

bilang aja kalo kelemahan movabletype

Aryo: kelemahan dan kelebihan itu beda tipis loh. bisa aja kalo itu adalah kelebihan movabletype, karena sulit di-spam

Balas Komentar Ini
joko pada November 16, 2006 10:47 AM menulis:

sama Jenar Maesa Ayu (nulise bener ra yo?) apa hubungannya ya? Wah waktu SD dulu aku terkagum² sama si Mahesa jenar ini lho, sampai² pingin tangannya bisa mecah batu kayak di cerita :p

Aryo: Yang bener Djenar Maesa Ayu, seorang penulis cerpen/novel. Hubungannya mungkin baik-baik aja
Kalau dulu aku malah lebih terobsesi sama Wirosobo, si ganteng yang pendekar dan pinter meniup seruling

Balas Komentar Ini
oon pada November 16, 2006 11:15 AM menulis:

jenar smacam margakah ya?
btw jenar artine opo pak manteb?
aku kira syeh siti jenar lanjutannya mahesa jenar :p

Aryo: Mahesa=Kerbau (kalo sekarang 'Maeso'), Jenar=Merah, tapi merahnya kerbau itu kan beda.
Btw, kok penulisan 'oon' gak seperti biasanya?

Balas Komentar Ini
jaylangkung pada November 17, 2006 12:00 AM menulis:

ini pernah tak tanyain ke sampean om, untunglah sekarang di jelaskan

Aryo: lho bukannya waktu itu sudah aku jawab?
atau mungkin jawabanku ngawur? seperti biasanya?

Balas Komentar Ini
koeaing! pada November 17, 2006 8:26 AM menulis:

....boekanka itoe siti Djenar satoe antek Portugeese....

Aryo: Wadaw, nda moedeng sampae segitoe djaoeh kang. Apapoen itoe, beliaoe adala oelama jang djadi panoetan sampae sekarang, dan deket dengan soenan Kali Djaga. Saja beloem perna membatja setjara langsoeng tentang fakta hidoepnja. Selama ini tjuma beroepa katanja/konon/kisah. Sampean poenja referensi jang valid? saja minta pindjam bole?
*susah nulis kayak gitu *

Balas Komentar Ini
Andy pada December 11, 2006 3:41 PM menulis:

Mas, koq "rangkaian cerita dapat didownload di sini" nggak bisa diakses ya...
Isinya apaan sih..?

Aryo: Wah, iya, file-nya udah tak ganti nama. Makasih udah mengingatkan. Sekarang udah bisa didownload kok.
Isinya cerita silat karya SH Mintardja, tentang perjalanan Mahesa Jenar dalam mencari keris Nagasasra dan Sabukinten milik kerajaan Demak

Balas Komentar Ini
koeaingdido'akeunsiah pada December 13, 2006 11:13 AM menulis:

Ik perna batja di itoe lapoeran choesoes di satoe madja'alah iang berdjoedoel sebagih GATRA.....

Aryo: Hmm, begitu ya. Aku memang belum tau secara mendalam tentang tokoh yang satu ini. Sekarang banyak buku yang beredar membahas soal sang tokoh, tapi belum mencoba untuk membacanya nih. Makasih atas infonya ya.

Balas Komentar Ini
Irdix pada December 15, 2006 1:15 PM menulis:

hmmm....

memang.. wacana itu sebagian dari iman...

Aryo: Iman yang sesuai dengan keharusannya

Balas Komentar Ini
angga pradipta pada December 20, 2006 9:59 AM menulis:

mas aryo, klo aku yakin benar mas klo mahesa jenar itu memang ada, tapi... mungkin itu nama samaran dari seseorang yang memang nama aslinya ngak mau di munculkan dalam sejarah demak, aku yakin karna.....emmmm apayahhh, aku mengalaminya.. dan merasakan akan keberadaaan mahesa jenar dalam kehidupan ku mas, (mungkin ini gila menurut orang, tapi aku yakin mahesa jenar ada), karna aku yakin akan reengkarnasi itu ada dan sekarang dia masih hidup) gilaa ngak tuhh, mohon maaff yah mas, trima kasih

Aryo: Ya, begitulah masyarakat Jawa, kepercayaan dan keyakinan sangat kuat. Saya juga orang Jawa, jadi tau sedikit tentang hal ini.
Dengan keyakinan yang sangat, sesuatu yang seharusnya gak mungkin terjadi, bisa terjadi Ada istilah Jawanya, namun saya lupa.
Saya tidak memvonis apa yang sampean katakan sebagai hal gila atau tidak, karena kebenaran itu sifatnya relatif, kecuali kebenaran mutlak.
Kalaupun yang sampean maksud itu benar-benar Mahesa Jenar, namun yang pasti bukan Mahesa Jenar karangan SH Mintardja. Mungkin saja memang itulah benar-benar wujud/reinkarnasi Mahesa Jenar yang sebenarnya.
Tapi itu semua adalah 'mungkin', karena sedikitnya pengetahuan saya.
Kalau memang sampean punya pengetahuan yang lebih tentang hal ini, dengan senang hati saya ingin dibagi pula.

Balas Komentar Ini
dudi pada December 31, 2006 11:26 PM menulis:

lah, aku sek tas ngerti lek awakmu nduwe chm'e. tiwas selama iki aku ndelok'i lewat web'e. suwun sanget yah yo.

Iki cerita silat sing tak goleki setelah moco senopati pamungkas, tembang tanah air dan gajah mada.

Aryo: Wah, gak nyono lek modele sampean yo seneng moco ngene-ngene iki. Tak kiro wacanane sampean iku protokol TCP/IP karo seni memasak ganja

Balas Komentar Ini
mas karebet pada April 16, 2007 10:56 AM menulis:

Adakah hubungan yang kuat antara kyai ageng pengging sepuh dan syeh siti jenar...? apakah supremasi hukum di demak saat itu memang 'meghalalkan' segala cara untuk ditegakkan... lalu mahesa jenar saat itu meganut paham apa yaaa...

Aryo:
- Hubungan antara Kyai Ageng Pengging Sepuh dengan Syeh Siti Jenar, saya ndak tau, belum pernah ada referensi mengenai hal ini.
- Supremasi hukum kadang meletakkan hal yang lebih prinsipil daripada 'halal' dan tidaknya. Menegakkan aqidah dan menjaganya adalah hal penting saat itu (dan sampai kapanpun)
- Tidak pernah secara eksplisit disebutkan, namun dari yang saya tangkap, Mahesa Jenar lebih pada aliran Syeh Siti Jenar. Dari awal cerita sudah mengindikasikan hal ini.

Balas Komentar Ini
shine pada May 19, 2007 9:30 PM menulis:

masak sih

Aryo:
masak lagi

Balas Komentar Ini
Jenar pada May 21, 2007 2:01 PM menulis:

yah kalau menurut saya sech semua ini sesuatu hal yg perlu dilestarikan, karena saya sendiri seneng sekali mnelusuri hal2 seperti ini

Aryo:
Yep, dan siapa lagi kalo bukan kita

Balas Komentar Ini
Mas_Karebet pada June 14, 2007 8:41 AM menulis:

Saya Mencari Gambar Keris-keris Kerajaan Mojopahit : (Keris Kala Munyeng, Keris Kyai Sengkelat, Keris Empu Gandring, Keris Brajo Mukti, Keris Songgo Langit, Keris Nyai Pleret), sama Foto : Ratu Kidul, Sunan KaliJaga, Jaka Tingkir, Syeh Siti Jenar, Syeh Abdul Qodir & 7 Satrio Piningit.

Aryo:
Waw, lengkap banget.
Kalo udah dapet, aku minta dong

Balas Komentar Ini
izul pada June 19, 2007 3:16 PM menulis:

kalau bisa jangan hanya foto dan diare saja , mana cerpennya

Balas Komentar Ini
Pendekar_Lembah_Tengkorak pada June 23, 2007 6:40 PM menulis:

Kulo sangat senang dengan cerita Naga Sasra & Sabuk Intannya Bpk Alm. S.H. Mintardja sebab ceritanya begitu mengena dan langsung menuju ke pusat otak saraf si pembacanya, jalannya ceriatanya sangat mengena dan sangat dalam pembahasannya.

Balas Komentar Ini
Kolor_Ijo pada June 23, 2007 6:46 PM menulis:

Mas, sebenarnya tokoh Mahesa Jenar itu termasuk tokoh beneran atao cuman fiktif. Knp masyarakat begitu mengidolakan tokoh ini.

Balas Komentar Ini
arya_salaka pada July 31, 2007 8:31 PM menulis:

wah ternyata wis ono tho sing nulis tentang mahesa djenar iki.......
yen kulo sampun moco rampung,tapi kok koyone yen moco bukune langsung enak yo skalian nggo koleksi solae gadahane bapak kulo sampun ical sdanten
skalian mas yen enten api d bukit menoreh
pasti juga email nggo jenenge mahesa djenar due'e jenengan yo!padahal arep tak nggo!

Balas Komentar Ini
ikun sr pada October 14, 2007 1:03 PM menulis:

mahesa jenar tidak meluruskan sejarah. karena sejarah tak pernah bisa lurus. ia ditulis oleh berbagai kepentingan dan cita-cita. jika seseorang bisa meluruskan sejarah ia pasti orang dgn cara pkir orde baru, yang tiran itu. bandingkan saja peristiwa pra atau paska perjanjian giyanti yg ditulis oleh orang belanda, yogya, dan solo, pasti sangat berbeda. kita tak membutuhkan kebenaran tunggal dari satu peristiwa. kita hanya butuh banyak informasi dari sana. selamat buat yg setia pada karya-karya manusia entah karya import atau original jawa.

Balas Komentar Ini
dedy pada October 29, 2007 10:57 AM menulis:

DAN LAGI... ada maksud2 membelokan akidah umat islam dari isi buku S.H Mintardja tersebut, di hal 530 Doa Arya Salaka ketika melihat kesiapan laskarnya " ”Ya Allah, yang memerintah langit dan bumi. Aku serahkan diriku dan laskarku ke dalam tangan-Mu, ke dalam bimbingan-Mu. Jauhkanlah kami dari kesalahan-kesalahan, serta berilah cahaya di dalam hati kami. Berlakulah segala kehendak-Mu atas diri kami, sebab segala kehendak-Mu pasti berlaku. Kami adalah domba-domba yang menggantungkan nasib kami kepada penggembalanya yang Maha Pengasih dan Pengampun.” dgn sebab doa tersebut tiba-tiba Arya Salaka merasa mendapat kekuatan yang luar biasa. Sebagai seorang pemuda yang perkasa, ia cukup mempunyai bekal lahir dan batin dalam pekerjaan yang dilakukannya kali ini.

dan masih banyak lagi

wasalam

Balas Komentar Ini
dedy pada October 29, 2007 11:04 AM menulis:

PENJELASAN dgn DOMBA-DOMBA

Domba merupakan lambang yang sangat sering dijumpai di dalam Alkitab sejak jaman sebelum Daud, gembala domba yang menjadi raja Israel. Domba adalah binatang yang sangat bodoh yang tidak mampu mencari makan/minum sendiri tanpa tuntunan gembalanya, apalagi melindungi dirinya. Domba merupakan perlambangan dari manusia. Domba yang sesat/hilang melambangkan manusia yang berdosa/kehilangan kemuliaan Allah, sedangkan domba yang tidak sesat melambangkan orang yang benar, yaitu mereka yang telah percaya kepada Yesus, bertobat dari dosanya, dan kembali ke jalan yang benar. Setiap orang Kristen dilambangkan dengan seekor domba.

Gembala domba, di sisi lain, adalah orang yang mencukupi kebutuhan domba-dombanya, melindungi mereka dari serangan binatang buas, mengobati mereka yang terluka, dan menuntun mereka ke mana-mana. Sang Gembala Agung menunjuk pada sosok Yesus, dan titel 'gembala manusia' diteruskan hingga kini untuk menyebut seorang pendeta Kristen, yaitu gembala sidang.

Perumpamaan ini dijelaskan oleh Yesus dalam ayat ke-14 dan dalam kitab Lukas ayatnya yang 7:

Balas Komentar Ini
sunan kuning penebar pesona pada December 5, 2007 2:39 PM menulis:

PANTUN GELOMBANG CINTA
( JERIT HATI DAN HARAPAN RAKYAT JELATA )
Oleh : Maulana Mahbub Al - Majnun

NUSANTARA NEGERI YANG KAYA
TEMPAT KORUPTOR BERPESTA PORA
HUKUM HANYA MILIK YANG KAYA
KESEWENANG - WENANGAN MERAJALELA

SUDAH JATUH TERTIMPA TANGGA
LIHAT ORANG SUSAH MALAH TERTAWA
BENCANA JADI OBYEK WISATA
PENGGAL SAJA BIANG KEROKNYA

DUNIA DISEMBAH LAYAKNYA TUHAN
AGAMA JADI BAHAN CEMOOHAN
TAK DIRASA SEMUA PERINGATAN
NUSANTARA NEGERI KUTUKAN

BEBAN HIDUP SEMAKIN BERAT
ORANG BAIK BERUBAH JAHAT
TOBAT NASIONAL SUDAH TERLAMBAT
NUSANTARA MENUJU KIAMAT

KAMI WONG CILIK INGIN MENGADU
KEPADA SIAPA KAMI TAK TAHU
BERULANG KALI NYOBLOS PEMILU
TAPI KAMI SELALU TERTIPU

NASIB KAMI TAK PERNAH MENENTU
SAMPAI KAPAN KAMI TAK TAHU
BERHARAP - BERDOA SEPANJANG WAKTU
KAPAN LAKU GELOMBANG CINTAKU ?

KAMI WONG MLARAT PALING NGGAK KUAT
BILA MELIHAT TINGKAH POLAH PEJABAT
SEMUCI – SUCI DAN SEOLAH NINGRAT
PADAHAL DIBELAKANG, . . . . BEJAT

KAMI WONG CILIK CUMA INGIN TAHU
INI MEMANG BENAR ATAU CUMAN ISU ?
AKAN MUNCUL SEORANG RATU
YANG MEMIMPIN ATAS PERINTAH WAHYU

KEYAKINAN TAK BUTUH PEMBUKTIAN
MANUSIA BEBAS TENTUKAN PILIHAN
DIPUNCAK ZAMAN KEHANCURAN
ADAKAH JENDRAL BERHATI INTAN ?

AKU MEMANGGILMU KSATRIA NUSANTARA
KARENA DHARMAMU PADA KEBENARAN
WALAU NASIBMU TERLUNTA – LUNTA
SEMOGA ENGKAU BEROLEH PANGAYOMAN

AKU MEMANGGILMU PANDITA NUSANTARA
KARENA LAKUMU - LAKU YANG SUCI
WALAU DIHEMPAS BADAI DERITA
SEMOGA HIDUPMU SELALU DIBERKATI

MANUSIA PICIK GAMPANG BERMUSUHAN
LANTARAN NAIF MEMAKNAI FIRMAN
BILA TAK TURUN WAHYU KEPEMIMPINAN
PENAFSIRAN EGO MENJADI TUHAN

UMAT MENCARI – CARI DISAAT SEKARAT
SOSOK MANUSIA YANG MENERIMA WAHYU
MELURUSKAN KEMBALI AJARAN NABI MUHAMMAD
BUKAN WAHYU AGAMA BARU

NUSANTARA TAK SABAR MENANTI
TERBITNYA FAJAR - SANG MENTARI HARAPAN
LANGKAH AVATAR SANGAT HATI – HATI
GELAP MALAM PENUH JEBAKAN

SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
TAK TERJANGKAU SEMUA PREDIKSI
JUGA ILMU PENERAWANGAN TERTINGGI

KELUAR MASUK PURA MANGKUNEGARAN
ALLHAMDULILLAH ORA KONANGAN
KELUAR MASUK RUMAH PEJABAT
TETAP SAJA TIDAK TERLIHAT

SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
TAK TERJANGKAU SEMUA PREDIKSI
JUGA PENERAWANGAN GAIB TERTINGGI

KECUALI OLEH MEREKA YANG DIKEHENDAKI
DIANTARA HAMBA – HAMBA SEJATI
YANG RELA MEMPERSEMBAHKAN DIRI
DEMI TEGAK HUKUM - KEADILAN ILAHI

NUSANTARA TAK SABAR MENANTI
SATRIO PININGIT RAHASIA ILLAHI
SEDERHANA, TAK BANYAK KONSEP TEORI
CUKUP MENGAMBIL YANG TULUS SUCI

RATU ADIL ALIAS IMAM MAHDI
TAK PUNYA AMBISI MEMIMPIN NEGERI
MANUSIA LUGU MBOTEN MITAYANI
HANYA JALANKAN AMANAH ILLAHI

RATU ADIL ALIAS IMAM MAHDI
TAK PUNYA AMBISI MEMIMPIN NEGERI
CUKUP MENCETAK KADER MUMPUNI
LALU MENGHILANG BAK DITELAN BUMI

KITA SAMPAI DIBATAS WAKTU
KEBENARAN SEJATI MENUNTUN LAKU
LETAKKAN SEMENTARA PEMAHAMANMU
KITA DENGARKAN PENUTURAN WAHYU

BAGI YANG SUNGGUH MEMBUKA HATI
DENGAN POLOS TANPA PRASANGKA
SATRIO - PINANDITA SIAP MENEMANI
SAMPAIKAN KEBENARAN APA ADANYA

TABIR MASA MEMBUNGKUS RAHASIA
KAYAKAN CERITA AKAN NUANSA
BERDETAK JANTUNG KARENA ASA
MENGUJI NYALI JIWA PERKASA

WAHAI APARAT - PENEGAK HUKUM NEGARA
WAHAI ULAMA – PANDITA NUSANTARA
WAHAI PUTRA – PUTRA TERBAIK BANGSA
APAKAH AKAL DAN NURANIMU BUTA !!

Semarang,15 November 2007
Ditemani Gudang Garam Surya
Gudang air mata,Garam kehidupan, Surya pencerahan
Bravo IMAM MAHDI, para kekasih tak sabar menanti

Hidayah datang tak pandang bulu
Merasuk kedasar keyakinan,sepenuhnya atas kuasaNYA
salam bagi semua “orang gila” Semoga kita segera bersua.
Puisi ini adalah puisi orisinil penulis, yang diilhami dari mimpi 7 kali berjumpa IMAM MAHDI alias RATU ADIL alias SATRIO PININGIT alias AVATAR alias SATRIO PINANDITO SINISIHAN WAHYU alias
“MALIKUL MUQSITH”
Allah Subhaanahu Wataaala memberi GELAR KHUSUS sosok orang yang menerima wahyu diakhir zaman ini dengan gelar dan panggilan “MALIKUL MUQSITH”
MALIKUL – MUQSITH bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia kurang lebih berarti RAJA ( PENEGAK ) KEADILAN alias RATU ADIL.
Dia menerima wahyu untuk meluruskan kembali ajaran Nabi Muhammad yang sudah banyak di selewengkan, ditambah – dikurangi serta di putar balikkan. Wahyu yang diterima bukanlah wahyu KENABIAN sehingga jelas tidak membawa AGAMA BARU, dan orang yang menerima wahyu ini sangat tidak pantas dan SALAH BESAR jika di sebut NABI BARU.
IMAM MAHDI adalah sebutan atau istilah yang lain untuk sosok yang dipanggil ALLAH dengan MALIKUL MUQSITH ini, ia NYATA dan memang benar – benar ADA. IMAM MAHDI berarti pemimpin pemberi petunjuk . RATU ADIL juga menerima wahyu kepemimpinan dalam arti RATU ADIL adalah orang yang memang dipilih ALLAH dan DIPERINTAH untuk memimpin dan membenahi negeri ini (NUSANTARA). Dalam konteks Indonesia yang sempit, beliau menjadi RATU ADIL dan dalam kapasitas yang lain dalam konteks dunia yang lebih luas beliau menjadi IMAM MAHDI.


Di zaman kelak Ratu Adil memimpin, kebenaran dan HUKUM ILAHI akan benar – benar ditegakkan. Meskipun beliau seorang muslim yang taat menjalankan syariat, tapi beliau memiliki toleransi dan apresiasi yang tinggi dengan semua pemeluk agama dan semua aliran kepercayaan. Beliau mengayomi semua golongan dengan keadilan, kebenaran, dan kejujuran. Beliau didampingi oleh ruh - ruh para Nabi dari semua AGAMA BESAR di dunia, baik Isa, Muhammad, Musa, Daud, Adam, Sri krisna, & Sidharta Gautama. Selain itu turut mendampingi beliau ruh leluhur Pulau jawa yaitu Sunan Lawu alias Brawijaya Pamungkas, Eyang Sabdo Palon dan Naya Genggong. Selain itu turut mengawal beliau ruh-ruh seluruh raja NUSANTARA yang bertaqwa .Juga banyak ratusan ruh wali-wali dari semua agama di sepanjang sejarah umat manusia . Allah tidak tanggung – tanggung dalam menurunkan seluruh KEKUATANNYA untuk mewujudkan tata kehidupan dunia yang lebih spirituaL dan lebih manusiawi. Kekuatan Allah itu dititipkan sebagai fas•••tas perjuangan kepada IMAM MAHDI – RATU ADIL dan PASUKANNYA. Alangkah berbahagia jika anda yang membaca tulisan ini bisa ambil bagian menjadi pasukan MALIKUL MUQSITH ini.

Penulis sebelumnya adalah orang yang skeptis akan RATU ADIL yang menurut penulis itu Cuma MITOS. Tetapi petunjuk mimpi yang beruntun sebanyak 7 kali dalam kurun waktu th. 2005 – 2007, telah merubah pandangan dan keyakinan penulis secara drastis dan radikal - karena disetiap mimpi, gambarannya begitu jelas dan gamblang. Serta “ndilalah” semua informasi dari ketujuh petunjuk mimpi bisa terekam rinci dalam ingatan penulis. Selain berisi banyak informasi, petunjuk mimpi itu juga memberi beberapa terapi atau METODE PEMBERSIHAN JIWA TERBAIK MENURUT VERSI ALLAH SWT, sehingga berpengaruh dahsyat bagi lahir batin penulis.

Tulisan ini adalah media bagi penulis untuk berbagi pengalaman dan mempromosikan keyakinan yang nyata. Dan semoga berguna sebagai sarana untuk menjembatani pemahaman masyarakat terhadap keberadaan Beliau yang sebenarnya memang nyata adanya. Penulis prihatin dengan banyaknya orang yang mengaku – aku menerima wahyu tanpa bisa memberi bukti kongkrit yang meyakinkan bahwa mereka (yang ngaku-ngaku itu) benar – benar menerima wahyu. Sebagai panduan agar masyarakat tidak dibodohi maka penulis ingin menginformasikan bahwa orang yang menerima wahyu :

1. Kenal akrab dengan Malaikat Jibril sebagai Malaikat Penyampai Wahyu. Dan tahu secara rinci tentang Jibril- termasuk bunyi redaksi tasbih malaikat jibril kepada Allah.Begitu pula bacaan tasbih dari Malaikat – Malaikat yang lain, Imam Mahdi yang sanggup berkomunikasi dengan mereka pasti tahu bacaannya semua.


2. Jika benar seseorang menerima wahyu, dia pasti juga mengalami pembersihan jiwa langsung dari Allah sebagaimana Nabi Muhammad mengalaminya. Mengapa ? karena untuk menerima wahyu suci, jiwa seorang penerima wahyu HARUS disucikan dulu oleh Dzat yang Maha Suci untuk sanggup menerima wahyu yang suci.

3. Sebagai sesama penerima wahyu, seorang IMAM MAHDI atau apapun istilah dan namanya pasti sangat mengenal SELUK BELUK nabi - nabi sebelumnya yang juga menerima wahyu. Meskipun dalam konteks IMAM MAHDI wahyu yang turun bukanlah wahyu kenabian, tetapi pasti seorang IMAM MAHDI mengenal dengan rinci rahasia yang dimiliki Nabi Muhammad, begitu juga nabi – nabi sebelumnya. Sebagai cara untuk mengetes misalnya :
a. Seorang IMAM MAHDI pasti tahu dan bisa menunjukkan bacaan tasbih Nabi Daud kepada Allah.
b. Imam Mahdi pasti tahu hadist – hadist Nabi Muhammad yang di palsukan atau yang TAK PERNAH SAMPAI kepada kita karena sebab – sebab tertentu padahal dulu hadist itu benar – benar ada.
c. Imam Mahdi pasti tahu kapan dan pada usia berapa Nabi Isa wafat, dan tahu bunyi doa yang dipanjatkan Nabi Isa saat diizinkan Allah menghidupkan orang yang sudah mati.

4. Bila benar seorang RATU ADIL sejati yang menerima WAHYU KEPEMIMPINAN, dia pasti :
a. Mengerti kunci untuk membuka harta karun NUSANTARA dan seluruh kekayaan alam yang berguna untuk membangun kemakmuran rakyat.
b. Sanggup meluruskan sejarah perjalanan bangsa yang diputarbalikkan.
c. Mengerti cara yang paling tepat dalam memimpin dan mengatur INDONESIA.

Minimal pertanyaan - pertanyaan diatas jika bisa di jawab oleh siapa saja yang mengaku - aku dan ia bisa menunjukkan dengan meyakinkan, maka BER BAI’AT LAH karena seorang IMAM MAHDI yang sejati pasti bisa menjawab semua pertanyaan yang sangat mendasar dan eksistensial itu.
Baiklah, kami kira masih banyak petunjuk mimpi yang tidak semuanya bisa saya ungkapkan-kecuali jika anda meyakini karena didorong oleh rasa pencarian sejati layaknya seorang pencari kebenaran ALLAH yang hakiki.

Cukup sekian semoga tulisan ini bisa berguna……amin.
Sekian..


Tertanda,
01’12’2007
Sunan Kuning Penebar Pesona
Indonesia

Keyakinan lebih besar dari kajian seribu kitab.
Terima kasih telah menyebar luaskan informasi diatas,
salam

Balas Komentar Ini
panggiring pada February 9, 2008 7:40 PM menulis:

mas jenengmu koq yo Sunan Kuning ki lo bukanya Sunan Kuning adalah tempat pelacuran di kalibantheng semarang sana?

btw,
mengenei tulisanmu tentang Imam Mahdi, kabarnya dalam beberapa tahun akan datang, semoga. dan akan berkuasa selama 7 tahun. kehebatanya seperti Sulaiman.

yah semoga saja benar, agar rakjat Indonesia khususnya & dunia Islam pada umumnya tidak hanya menjadi komoditas politik

Aryo:
yah, selain mengharapkan adanya bantuan dari Imam Mahdi, alangkah baiknya kita sendiri yang membantu diri sendiri, dan menjadikan Imam Mahdi sebagai harapan, bukan acuan.

Balas Komentar Ini
ednoyusri pada February 18, 2008 7:29 PM menulis:

sungkem kagem poro sepuh,kulo nderek mawon salam buat orang gila yang dalam arti tergila gila sungguh sangat berbeda

Balas Komentar Ini
Aku pada March 10, 2008 3:22 PM menulis:

Kang, punya ga cerita Nagasasra Sabukinten versi Video / Audio?

Balas Komentar Ini
cah bintoro pada April 2, 2008 5:53 PM menulis:

salam kangen, kenal lan kinurmatan kagem sedoyo sederek sederek ingkang taksih manjing dumateng tlatah glagah wangi demak bintoro.

saking lare asli demak engkang ngumboro dumateng negoro sanes sak lawasipun.

Balas Komentar Ini
Ali pada April 23, 2008 11:14 AM menulis:

Mas Aryo, ketika masih kecil dulu aku paling senang dengarkan sandiwara radio Nogososro Sabuk inten, yang aku kagumi Mahesa Jenar dan Aryo Saloko, sampai2 aku terobsesi punya ajian sosrobirowo. he.he, mas aryo dulu sltanya difutuhiyyah?

Balas Komentar Ini
SADONO pada May 19, 2008 2:54 PM menulis:

Mahesa djenar memang tokoh fiktif ......namun perlu dipuji klau memeng ada orang yang berjiwa seperti mahesa djenar pada saat ini.....

Aryo:
Anda benar, kita ambil tuntunannya, meskipun orangnya ndak ada


Balas Komentar Ini
Mahesa Jenar = PSIS.Bravo PSISku pada June 23, 2008 5:20 PM menulis:

Balas Komentar Ini
jaka sp pada August 9, 2008 10:13 AM menulis:

saya ingin download ceritanya darisandiwara sanggar prativi dimana ya?

Balas Komentar Ini
Rara Wilis pada August 27, 2008 4:56 PM menulis:

Buat Mas Sunan Kuning, kalau namanya Ratu Adil kayaknya itu perempuan yah? Kalau laki-laki mestinya kan Raja Adil. Bener apa gak ya?
Mbok mimpinya diceritain dong, kalau perlu dibuat berseri dan terbit setiap hari kayak "Api di bukit menoreh dulu" hehehe. Oya, syukur-syukur ada visualisasi gambar sang ratunya. Jangan-jangan di antara kita sudah ada yang kenal. Ya kan?

Balas Komentar Ini
ardhanareswari pada November 10, 2008 9:32 AM menulis:

Pak Aryo, ngefans berat sama mahesa jenar ya?jadul banget itu hehehe.Tapi BTW aku udah pernah liat keris nogososro sabuk inten nya beneran loh.Luk 13 dan ada mata intannya.Kerisnya betulan, ceritanya betulan ndak ya?.Suwun.

Balas Komentar Ini
ujang pada November 21, 2008 5:56 AM menulis:

TUHANKU memang MAHA HEBAT aku dibuatnya bingung... yang nyiptain DIA yang menghidupkan dan menggerakanpun DIA juga ... BENAR-BENAR AKTOR TUNGGAL...

Balas Komentar Ini

Isi Komentar




  Isi Smiley


Random Ayat

Jadwal Sholat

Pencarian

Komentar Terbaru

November 2008

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
            1
2 3 4 5 6 7 8
9 10 11 12 13 14 15
16 17 18 19 20 21 22
23 24 25 26 27 28 29
30            

Kategori

Arsip

Technorati

Hitung Pasaran

Masukkan Tanggal:
(maaf sementara baru bisa format YYYY-mm-dd
misal: 2007-10-20)

Tinggalkan Pesan

Plurk

Kisah Mahesa Jenar

Kisah dari Tanah Jawa, tentang perjalanan diri Mahesa Jenar.
Download:
Naga Sasra & Sabuk Inten
atau di sini:
download dari SaveFile.com
Theme by: Magic Paper

Sindikasi