« Kartu Baru | Depan | Helloween - Windmill »

Fiuhh...

Akhirnya, ini hari terakhir dari minggu yang melelahkan. Segala daya upaya telah dikerahkan, segala pengorbanan telah dikeluarkan. Stop blogging, stop ngejunk, stop funny scripting, dan banyak lainnya.

Memang targetnya simple, mengedit script yang dipindah agar sesuai dengan server baru. Tapi jumlahnya ratusan script, dan menggunakan bahasa pemrograman yang tidak familiar (PERL), dan strukturnya yang tidak teratur.

Memang orang Amerika kakehan njaluk (kebanyakan minta, red), gak seperti bigboss kalau takeover situs lain, langsung diembat seluruh script, dan kita yang nantinya mreteli script itu agar sesuai dengan server kita.

Saking seriusnya, mereka sampe mengirim 2 orang mereka untuk menemani kita di sini, duduk tepat di sebelahku. Duh, mana aku sudah lupa logat londonku lagi. 

Hari ini mereka bakal cabut, jalan-jalan dulu di Indonesia, baru nanti kembali ke NY. 

 

coding2.jpg


TrackBack

TrackBack URL for this entry:
http://www.mahesajenar.com/mt/mt-tb.cgi/61

Ada 18 komentar

vnz pada November 24, 2006 6:07 PM menulis:

Kalau aku sih nggak ada urusan sama itu Yo, Aku cuma menunggu kabar baik aja.

itu Urban legend apa beneran ya??

Aryo: Just wait n see!
Jangan lupa, kalian mesti ngasih upeti ke aku ;))

Balas Komentar Ini
aikmaniskali pada November 25, 2006 12:41 AM menulis:

asyik asyik, da sese ya? makanmakan niy....

Aryo: Yoi, sekaligus minum-minum yak!

Balas Komentar Ini
GuM pada November 25, 2006 3:12 AM menulis:

#VENUS :
ditempatmu namanya 'urban legend'.
ditempatku namanya 'mitos'.
tapi maknanya sama, 'kasat mata' ^^

Lak ngoten nggih, Mas Aryo?

Aryo: Waah, itu doa yang pesimis.
Mboten pareng mekaten, Mbak Ambar

Balas Komentar Ini
didats pada November 26, 2006 12:56 PM menulis:

yo, elu ikutan gag ke NY?

hihihi

Aryo: Jangan Dats, enakan di Malang. Di sana katanya sepi ;))
Kamu kok masih di JKT aja, lha kapan ke Uganda? ;;)

Balas Komentar Ini
Jauhari pada November 27, 2006 12:24 PM menulis:

Waduh ceritane pye kok ketemu LONDO barang? trus kok anti nek INDON (sebutan versi malay) ;;)

Ketoe proyekan DOLLAR ta cak? berarti NGEJUNK via GOMBAL net iku ono BATU dibalik UDANG to :D

Aryo: Walah, isek eling ae :D

Balas Komentar Ini
DenBagus pada November 27, 2006 8:50 PM menulis:

Wah.. kok mirip kabeh. Kowe sing endi Jo?

Aryo: Sing murup dewe >:)

Balas Komentar Ini
isdah junker ngalam pada November 27, 2006 10:43 PM menulis:

itu kareng programmer indonesia lebih afdol dari pada programmer sonoh... :-"

Aryo: Afdol? orek-orekannya?

Balas Komentar Ini
jaylangkung pada December 3, 2006 5:09 PM menulis:

weww... ora iso komentar aku... cuman kagum.. wes. ah

Aryo: Iki lak wes komentar tah Jay ;;)

Balas Komentar Ini
ferdhie pada December 8, 2006 5:16 PM menulis:

ealah, ta pikir purik, tibakno kakehan gawean ...

btw, ati2 nek ngomong PERL ga familiar, iso dikepruki wong PERL :))

Aryo: Tidak sefamiliar PHP atau VB kan ;;)

Balas Komentar Ini
the_d_student pada February 2, 2007 3:09 PM menulis:

Sepertinya [pP]erl di tulis PERL, menurut salah seorang Perl Hacker dari Aussie, Perl itu bahasa pemrograman dan PERL adalah suatu kata yang sering digunakan oleh para tukang recruit pegawai, yang pada intinya nggak tau apa apa soal Perl atau perl,

Aryo: Ya, anda benar, eh, heker perl itu juga benar, bahwa aku ndak tau apa-apa soal Perl atau perl :)
Cuman bisa coding pErL dikit-dikit.
Aku sudah membiasakan menuliskan PERL sejak pertama kali kenal pemrograman ini, karena menurutku lebih indah aja nulis PERL daripada Perl atau perl.
Mengenai Perl yang merefer ke bahasanya, dan perl yang merefer ke intepreternya, menurutku itu pendapat yang sah aja dipertahankan oleh seseorang atau komunitas tertentu.
Seperti kepanjangan LINUX = LInux is Not UniX, sah-sah aja, tapi kayaknya ndak populer sampe sekarang.
Bedanya, kalo udah tau perbedaan Perl dan perl, terasa udah ngerti [pP]erl dengan baik ;)
Juga misalnya ada yang menyatakan kalo PHP itu bahasa pemrograman, dan Php adalah enginenya, ya silakan aja.
*loh, kok jadi panjang* ;))

Balas Komentar Ini
the_d_student pada February 2, 2007 3:35 PM menulis:

denger-denger nih Komunitas Perl (mongers & dan para pendeta di perlmonks) nggak suka Perl di sebut PERL, mungkin PERL sound like yelling ya ? tapi emah sah-sah aja sih

Aryo: Sah di sini menurut aku pribadi loh, soalnya ya itu tadi, sejak semula pake tulisan PERL. Juga karena itu adalah singkatan.
Mungkin ini penyebabnya aku ndak jago-jago PERL.
*bekap mulut Ferdhie biar gak nimbrung*

Balas Komentar Ini
the_d_student pada February 2, 2007 4:05 PM menulis:

He he, maaf ya bang, ini nggak ada maksud buat gimana gitu.. tapi saya kutip "..tulisan PERL. Juga karena itu adalah singkatan..."

dan untuk itu saya kutip perlfaq1,
"What's the difference between "perl" and "Perl"?

One bit. Oh, you weren't talking ASCII? :-) Larry now uses "Perl" to signify the language proper and "perl" the implementation of it, i.e. the current interpreter. Hence Tom's quip that "Nothing but perl can parse Perl." You may or may not choose to follow this usage. For example, parallelism means "awk and perl" and "Python and Perl" look OK, while "awk and Perl" and "Python and perl" do not. But never write "PERL", because perl is not an acronym, apocryphal folklore and post-facto expansions notwithstanding."

Salam :]

Aryo: :) ok
oh ya lupa, makasih atas informasinya.
tapi sebelumnya aku juga pernah diskusi (debat?) tentang ini sih, ujung-ujungnya ya ... gitu deh :D

Balas Komentar Ini
the_d_student pada February 2, 2007 4:49 PM menulis:

sebelumnya bonus tentang salah satu debat bagus mengenai hal ini http://perlmonks.org/?node_id=510329

Gini, mungkin seorang yang spell PERL bukan berarti orang tersebut nggak tau Perl, mungkin dia hanya nggak gabung aja di komunitas Perl,
seperti yang ditulis dalam node itu, digambarkan seorang yang tau 'Advance Perl stuff' masih saja nulis Perl dengan PERL.

tapi bagaimana bisa seorang veteran Perl menyebut Perl dengan PERL padahal di **perlfaq1* aja dijabarkan bahwa Perl bukan PERL.

Dan saya kurang mengerti dengan hasil diskusi anda, yang ujung-ujungnya 'ya gitu deh', maksudnya ?

Aryo: Ya, jelas sekali bedanya perl, Perl dan PERL, kalo dilihat dari sudut pandang komunitas itu, dan programmer Perl yang laen, dan apa yang diinginkan oleh mereka, yaitu agar masyarakat luas juga menggunakannya. Hmm, hasil dari 'diskusiku' saat itu, tidak ada hasil :) Karena memang tidak ada yang bersinggungan, nothing to be changed. Bagi aku (dan yang di pihakku ^_^), penggunaan PERL sudah mewakili apa yang kita maksudkan. Ndak ada ambigu di situ. Ndak ada masalah. Nah, kecuali untuk mereka yang ada di komunitas itu, yang mana Perl dan perl MEMANG dibedakan, dan memastikan bahwa PERL is nothing dan bukan akronim, it's ok. Di sana. Dan mungkin juga di tempat anda :) Tapi di sini, kita pake PERL. Keheranan anda tentang seorang veteran Perl yang masih menggunakan PERL, karena ada penjabarannya di perlfaq1, tidak begitu aneh di sini. Sebagai info, sejak pertama kali belajar Perl, sampai sekarang, seingatku aku tidak pernah baca perlfaq. Sejak awal aku belajar dari source, dari beberapa tutorial dan referensi, dan belum pernah gabung dengan komunitas Perl manapun. Aku hanya membangun beberapa situs dengan PERL, just like that. Jadi, pendapatku bukan untuk orang lain :)

Balas Komentar Ini
Shell-Er pada February 4, 2007 10:51 AM menulis:

sejak pertama kali belajar Perl, sampai sekarang, seingatku aku tidak pernah baca perlfaq.

Kok nggak pernah baca perlfaq ? padahal itu kan MESTI di baca, sesuai yang dianjurkan oleh hacker-hacker yang nangkring di perlmonks, (misal Randall LS (pengarang Learning Perl), Damian Conway atau Mark Jason Dominus)... aneh

Aryo: Oh, aneh ya. Aku malah gak sadar kalo hal itu aneh :D
Aku juga gak begitu akrab dengan nama-nama di atas itu (mungkin pernah baca atau dengar sih).
Yang aku tau, aku udah lama pake PERL, beberapa untuk build situsnya perusahaan, situs selebritis dengan puluhan juta pageviews perbulan, semuanya running well.
So, mau membuktikan keanehan di sini? Silakan kemari ;;)

Balas Komentar Ini
Aryo Sanjaya pada February 6, 2007 1:55 PM menulis:

Hmm, diskusi tentang programming mending di sini:
http://aryosanjaya.net/2007/02/05/perl-perl-dan-perl/

:)

Balas Komentar Ini
ferdhie pada February 16, 2007 2:36 AM menulis:

Kayanya si aryo juga ga buka perlmonk deh.

Randall LS,Damian Conway,Mark Jason Dominus? ndak kenal. Klo miyabi kenal. Btw, temen2 di kampus suka nulis LERP... hmmm

Balas Komentar Ini
eskotak pada May 19, 2007 11:37 PM menulis:

lagi-lagi ribut-ribut soal istilah... jangan di jadikan kebiasaan donk... yang pentingkan esensinya, orang gak harus ngerti cara bikin komputer kan untuk bisa memakainya... apa kita juga harus mati dulu klo pingin liat Tuhan (gak nyambung yo... maap)

Aryo:
Yep, istilah itu untuk menyamakan persepsi. Jika dengan istilah yang sama dapat menimbulkan persepsi berbeda, sudah waktunya ganti istilah.

Balas Komentar Ini
Jin pada February 8, 2012 4:07 AM menulis:

makasih bnyaak atas respon-nya. Intinya yah, ngeblog-lah untuk berbagi…kalau masalah komentar, anggap saja itu adalah “balas budi” atas kebaikan kita karena berbagi (whatever….komentar manis atau pedis, samajie walau rasanya beda..hehehehe).

Balas Komentar Ini

Isi Komentar




  Isi Smiley


Pencarian

Komentar Terbaru

February 2016

Mg Sn Sl Rb Km Jm Sb
  1 2 3 4 5 6
7 8 9 10 11 12 13
14 15 16 17 18 19 20
21 22 23 24 25 26 27
28 29          

Kategori

Arsip

Aryo Sanjaya

Tinggalkan Pesan

Kisah Mahesa Jenar

Kisah dari Tanah Jawa, tentang perjalanan diri Mahesa Jenar.
Download:
Naga Sasra & Sabuk Inten
atau di sini:
download dari SaveFile.com
Theme by: Magic Paper
Didukung oleh
Movable Type 5.01


Aryo Sanjaya

Sindikasi